Maelo Pukek, Tradisi Menangkap Ikan Para Nelayan di Pesisir Pantai Kota Padang

Maelo pukek menjadi tradisi menangkap ikan para nelayan di pesisir pantai Kota Padang.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Para nelayan di pesisir pantai Purus, Kota Padang, menangkap ikan yang biasa disebut masyarakat setempat maelo pukek, Sabtu (6/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Maelo pukek menjadi tradisi menangkap ikan para nelayan di pesisir pantai Kota Padang.

Sabtu (6/4/2019), terlihat sejumlah nelayan maelo pukek di kawasan Pantai Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar.

Tradisi maelo pukek ini bukan barang asing lagi di Kota Bingkuang ini.

Cara yang dilakukan oleh para nelayan ini dalam tradisi maelo pukek sama dengan nelayan lainnya.

Mereka menggunakan jaring yang sudah ditebar ke tengah laut menggunakan perahu sedang.

Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka Setelah Pemilu, Cek Instansi yang Paling Diminati Pelamar

Es Krim Goreng dari Dreamy Ice Cream di Padang, Harga Mulai Rp13 Ribu dengan Berbagai Varian Rasa

Nelayan membawa hasil tangkapan ikan dengan maelo pukek di kawasan Pantai Purus, Kota Padang, Sabtu (6/4/2019).
Nelayan membawa hasil tangkapan ikan dengan maelo pukek di kawasan Pantai Purus, Kota Padang, Sabtu (6/4/2019). (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Setelah jaring ditebar berbentuk setengah lingkaran, nelayan akan mulai menarik tali dari dua sisi di bibir pantai bersama-sama.

Nelayan menarik tapi jaring dengan perlahan-lahan, dan mengikatkan kain dipinggang sebagai alas tangan agar tidak sakit saat menarik pukat.

Itulah sebenarnya yang disebut maelo pukek atau bahasa Indonesianya menarik jaring.

Seorang nelayan yang ikut maelo pukek, Sayuti (59) mengatakan, dalam maelo pukek akan memerlukan setidaknya delapan orang yang akan menarik.

"Empat orang di ujung tali sisi kanan, dan empat orang di sisi berikutnya," katanya.

VIDEO- LINK Live Streaming Indosiar Piala Presiden 2019 Madura United vs Persebaya Surabaya

Ternyata Kentang Mampu Mengusir Komedo di Wajah, Berikut Cara dan Bahan yang Dibutuhkan

Dalam maelo pukek, semakin dekat jaring ditarik oleh nelayan, maka kedua sisi tali akan semakin dekat dan menyatu.

"Maelo pukek membutuhkan waktu cukup lama, paling lama membutuhkan waktu dua jam," ujarnya.

Ia mengatakan, tradisi maelo pukek ini mereka lakukan hanya pada hari Sabtu dan Minggu saja.

"Tapi ada juga nelayan lain yang ada melakukan maelo pukek setiap hari," katanya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved