Ombudsman Imbau Masyarakat Laporkan Malaministrasi Terkait Migitasi Bencana

mbudsman mengimbau masyarakat agar melaporkan jika ada potensi maladministrasi atau penyimpangan pelayanan publik dalam hal migitasi bencana.

Ombudsman Imbau Masyarakat Laporkan Malaministrasi Terkait Migitasi Bencana
Facebook Adel Wahidi Malin Parmato
Plt Kepala Ombudsman Sumbar bersama Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), dan Direktur Komunitas Siaga Tsunami (Kogami). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Merinda Faradianti

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ombudsman mengimbau masyarakat agar melaporkan jika ada potensi maladministrasi atau penyimpangan pelayanan publik dalam hal migitasi bencana dan kesiapsigaan bencana.

Hal itu diungkapkan Adel Wahidi, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Barat saat bertemu dengan Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Khalid Saifullah, dan Direktur Komunitas Siaga Tsunami (Kogami), Tomi.

"Saya melihat dalam hal migitasi bencana ini, aduan publik masih tersumbat, keluhan masyarakat belum begitu didengar.

Padahal basis partispasi masyarakat sangat penting dalam hal migitasi ini, masyarakat harus didengar dan ditindaklanjuti pengaduannya," ucap Adel Wahidi, Kamis (11/4/2019).

Jadwal Liga Eropa Perempat Final Live RCTI Dini Hari Nanti Pukul 02.00 WIB Arsenal vs Napoli

Sektor Pariwisata Dianggap sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Barat

Ia menambahkan, terdapat dua pengaduan masyarakat dalam hal mitigasi bencana ini.

"Kami siapkan diri untuk mengelola pengaduan publik itu, tahun ini ada dua aduan, pertama soal tertutup akses evakuasi di Lolong Belanti dan lambannya respon pemerintah terhadap potensi bencana tanah bergerak di Villa Tarok," lanjutnya.

Hal tersebut tentu dengan syarat, masyarakat sudah mengadu pada pihak yang berwenang. Jika tak ada respon maka masyarakat bisa melaporkan ke Ombusman.

"Bagi kami, fenomema aduan publik soal migitasi layaknya gunung es, yang melapor dua, tapi sebenarnya keluhan masyarakat sangat banyak.

Sebut saja misalnya, jalur evakuasi yang belum ada, terbatasnya ketersediaan tempat evakuasi sementara (TES) yang adapun belum terurus," katanya lagi.

Persib Bandung Berencana Coret Lima Pemain, Dikabarkan Di Antaranya Ada Muhammad Wildan Ramdani

Angin Puting Beliung Landa Padang Saat Hujan Siang Hari, Atap Rumah Melani Diterbangkan Lisus

Halaman
12
Penulis: Merinda Faradianti
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved