Semen Padang FC

Pelatih Semen Padang Tanggapi Isu Masalah Internal: Saya Bukan Orang yang Mencari Kambing Hitam

Imran mengakui situasi yang dihadapinya saat ini tidak mudah. Namun, ia menegaskan tetap bertanggung jawab penuh atas kondisi tim.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
BRI SUPER LEAGUE- Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, memberikan keterangan kepada awak media usai laga kontra Madura United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (29/4/2026). Ia menyoroti penurunan performa tim dan menegaskan hanya akan memainkan pemain yang memiliki komitmen penuh di sisa pertandingan musim ini. 

Ringkasan Berita:
  • Semen Padang FC kalah 0-1 dari Madura United di Stadion GOR H Agus Salim.
  • Usai kalah, Pelatih Semen Padang mengakui keunggulan tim tamu.
  • Imran Nahumarury mengakui situasi yang dihadapinya saat ini tidak mudah.
  • Ia menegaskan tetap bertanggung jawab penuh atas kondisi tim.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, buka suara terkait menurunnya performa timnya usai kalah 0-1 dari Madura United pada laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026.

Bermain di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (29/4/2026) sore, Semen Padang harus mengakui keunggulan tim tamu lewat gol tunggal Jose Brandao Goncalves Junior pada babak pertama.

Kekalahan ini membuat Kabau Sirah semakin terpuruk di papan bawah klasemen, tertahan di peringkat ke-17 dengan raihan 20 poin.

Usai pertandingan, Imran menanggapi isu adanya masalah internal di dalam tim. 

Baca juga: Imran Nahumarury Soal Peluang Degradasi: Secara Matematika Iya, Kami akan Berjuang Sampai Akhir

Ia tidak membantah, namun juga tidak ingin membuka secara gamblang ke publik.

“Soal ada masalah internal atau tidak, biar Allah yang tahu. Saya bukan tipe orang yang mencari kambing hitam. Biarkan beban ini saya tanggung sendiri,” ujarnya usai pertadingan. 

Imran mengakui situasi yang dihadapinya saat ini tidak mudah. Namun, ia menegaskan tetap bertanggung jawab penuh atas kondisi tim.

“Tidak mudah berada di posisi saya. Tapi saya tidak mau cengeng. Kritik dan saran saya terima,” katanya.

Menurutnya, penurunan performa Semen Padang tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut kualitas dan komitmen pemain di lapangan.

Baca juga: Madura United Bungkam Semen Padang FC 1-0, Rakhmad Basuki Puji Mentalitas Pemain di Agus Salim

“Kalau bicara sukses, bukan hanya soal kualitas ofisial, tapi juga kualitas pemain. Ini harus berjalan seimbang,” tegasnya.

Ia bahkan secara tegas menyampaikan hanya ingin memainkan pemain yang benar-benar memiliki kemauan bertarung untuk tim.

“Saya selalu bilang di latihan dan meeting, kalau ada yang tidak mau bermain, silakan angkat tangan. Saya ingin pemain yang mau berjuang untuk Semen Padang,” ungkapnya.

Imran juga menegaskan pada sisa pertandingan musim ini, dirinya tidak akan melihat nama besar pemain, melainkan komitmen mereka di lapangan.

“Untuk laga berikutnya, saya tidak peduli pemain itu punya nama besar atau tidak. Saya ingin pemain yang mau bermain untuk Semen Padang dalam kondisi apa pun,” tegasnya.

Baca juga: Asyraq Gufron Kecewa Semen Padang FC Tumbang, Bakal Berjuang Habis-habisan di Sisa Laga

Meski mendapat tekanan dari suporter, Imran mengaku hal tersebut sebagai bentuk kecintaan terhadap tim.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved