Semen Padang FC

Semen Padang FC Masih Bermarkas di Stadion Haji Agus Salim hingga Menjelang Desember 2025

Semen Padang FC dipastikan masih akan menggunakan Stadion Haji Agus Salim, Padang, sebagai markas utama hingga menjelang Desember 2025 mendatang.

TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
SEMEN PADANG FC:  Manager Semen Padang FC, Masykur Rauf saat di wawancara TribunPadang.com di Stadion Haji Agus Salim Padang, Rabu (27/8/2025). Masykur menegaskan, sebelum renovasi dimulai, Semen Padang FC masih berpeluang melakoni lima pertandingan kandang di Stadion Haji Agus Salim 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Semen Padang FC dipastikan masih akan menggunakan Stadion Haji Agus Salim, Padang, sebagai markas utama hingga menjelang Desember 2025 mendatang.

Stadion kebanggaan masyarakat Sumatera Barat itu akan segera direnovasi pada Desember berkat dukungan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

Kepastian ini disampaikan Manajer Semen Padang FC, Masykur Rauf, saat diwawancarai TribunPadang.com terkait kelanjutan kandang Kabau Sirah, Rabu (27/8/2025).

Masykur menegaskan, sebelum renovasi dimulai, Semen Padang FC masih berpeluang melakoni lima pertandingan kandang di Stadion Haji Agus Salim.

Lawan-lawan yang akan dihadapi antara lain PSBS Biak, Bali United, Bhayangkara Presisi Lampung FC, Arema FC, dan Borneo FC.

Baca juga: Semen Padang FC Pastikan Dua Pemain Absen saat Lawan Persita Pekan Keempat Super League 

“Insya Allah, sampai menjelang Desember kita masih bisa bermain di markas sendiri. Nanti ketika renovasi dimulai, baru dipastikan kemana kita akan bermarkas sementara,” jelas Masykur Rauf kepada TribunPadang.com.

Renovasi stadion direncanakan mulai Desember 2025. Namun, satu bulan sebelum pekerjaan dimulai, manajemen akan memutuskan lokasi kandang sementara Semen Padang FC.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pindah ke Jakarta atau kota lain, Masykur menyebut belum ada keputusan resmi dari manajemen.

“Kalau soal pindah markas, itu belum ada pembahasan detail. Nanti akan dikonfirmasi ulang, sejauh mana persiapan kita menghadapi renovasi ini,” katanya.

Diketahui renovasi Stadion Haji Agus Salim dilakukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur agar sesuai standar kompetisi nasional. Bantuan dari Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum penting untuk memperbaiki fasilitas stadion yang terletak di Kota Padang itu.

Masykur berharap Semen Padang FC tetap bisa menjaga tren positif saat melakoni laga kandang terakhirnya sebelum renovasi. Dukungan suporter Kabau Sirah di Stadion Haji Agus Salim dinilai sangat penting untuk menjaga motivasi tim.

Baca juga: Semen Padang FC Surati LIB Minta Peninjauan Jadwal BRI Super League 

Dengan kepastian ini, para pecinta Kabau Sirah masih punya kesempatan mendukung tim kesayangannya langsung dari tribun Stadion Haji Agus Salim, setidaknya hingga lima laga ke depan.

Stadion Haji Agus Salim Direnovasi Total

Stadion Haji Agus Salim Padang akan segera menjalani renovasi total mulai akhir 2025.

Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, menyampaikan rencana tersebut usai meninjau langsung stadion kebanggaan warga Sumbar pada Selasa (12/8/2025).

Saat kunjungan tersebut ia didampingi jajaran staf PU, jajaran manajemen Semen Padang FC dan  Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar.

Andre menjelaskan, renovasi akan mencakup perluasan tribun tertutup di sisi kiri dan kanan, peninggian tribun timur yang juga akan ditutup, serta pemasangan kursi tunggal (single seat) untuk kapasitas 15.000 penonton.

Baca juga: Semen Padang FC Pinjamkan Kiper Muda Ikram Algiffari ke FC Bekasi City

Selain itu, rumput stadion akan diganti sesuai standar FIFA.

“Insya Allah Desember kami mulai renovasi. Dari Agustus hingga November ini, Semen Padang masih homebase di Stadion Haji Agus Salim. Tapi mulai Desember kemungkinan kami pindah ke Jakarta,” ujar Andre kepada wartawan.

Terkait anggaran, ia menyebutkan perkiraan biaya renovasi berkisar antara Rp100 miliar hingga Rp150 miliar, dan bisa bertambah.
Dana renovasi bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dengan dukungan Presiden Prabowo, Menteri PU, dan Sekretaris Negara.

Menurut Andre, renovasi total diperlukan karena stadion yang dibangun sejak 1980 itu sudah tidak layak pakai.

“Ini salah satu stadion yang masih belum layak di Liga 1. Anggaran APBD Provinsi tidak cukup, jadi kami di DPR RI mencarikan dana untuk renovasi ini,” jelasnya.

Baca juga: Jadwal Semen Padang FC Menghadapi Persita Tangerang setelah Ditahan Imbang 1-1 PSM Makassar

Proses lelang proyek ditargetkan selesai September 2025, sehingga renovasi bisa dimulai Desember. Andre menargetkan stadion rampung pada akhir 2026 dan bisa kembali digunakan untuk laga kandang Semen Padang.

"Target kita bisa selesai secepatnya, kalau bisa rampung pada akhir 2026 dan bisa kembali digunakan untuk laga kandang Semen Padang," tutupnya.

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved