UIN Imam Bonjol Padang

Cak Imin Lepas KKN UIN Imam Bonjol Padang, Cetak Sejarah Baru Kampus

Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang baru saja menorehkan tinta emas dalam sejarah perjalanan akademiknya. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
KKN - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, memberi kuliah umum dalam pembekalan Kuliah Kerja Nyata di UIN Imam Bonjol Padang, Senin (15/6/2026). Cak Imin menyebut bahwa skema KKN pemberdayaan masyarakat ini sejalan dengan visi besar yang tengah diusung oleh pemerintah pusat. 
Ringkasan Berita:
  • Muhaimin Iskandar langsung melepas 2.500 mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang.
  • Momen ini menjadi yang pertama dalam sejarah pelepasan KKN di kampus tersebut.
  • Rektor menyebut kehadiran Menko jadi catatan penting bagi UIN Imam Bonjol.
  • Ribuan mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai daerah di Sumatra Barat.
  • Pesan Cak Imin kepada peserta KKN menarik perhatian, apa yang disampaikannya?

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang baru saja menorehkan tinta emas dalam sejarah perjalanan akademiknya. 

Kampus Islam ternama di Sumatra Barat ini sukses menggelar acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode ke 52 yang dinilai paling monumental.

Bagaimana tidak, pelaksanaan pembekalan dan pelepasan KKN kali ini terasa sangat spesial dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

Pasalnya, momentum sakral bagi para mahasiswa tersebut dihadiri dan dilepas langsung oleh pejabat tinggi negara setingkat menteri koordinator.

Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, di Kampus 3 UIN IB Padang pada Senin (15/6/2026), menjadi magnet utama. 

Baca juga: Update Arus Lalin di Jalan Padang–Painan Hari Ini: Longsor Bungus Dibersihkan, Akses Kembali Lancar

Kehadiran tokoh nasional yang akrab disapa Cak Imin ini disambut histeris dan penuh antusias oleh ribuan pasang mata.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, tidak mampu menyembunyikan rasa bangga sekaligus harunya atas momen langka tersebut. 

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kehadiran seorang menteri koordinator secara langsung merupakan pencapaian perdana bagi kampus.

Menurut Martin, sepanjang sejarah pelaksanaan pengabdian masyarakat di UIN IB Padang, baru kali ini seremonial pelepasan dipimpin langsung oleh seorang menteri yang membidangi pemberdayaan masyarakat.

Hal ini tentu menjadi suntikan motivasi yang luar biasa besar bagi seluruh civitas akademika.

Baca juga: Perkuat Jejak di Pasar Global, PT Semen Padang Ekspor 540.771 Ton Semen dan Klinker ke Empat Negara

"Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah pelepasan mahasiswa KKN UIN yang langsung dilepas oleh Menteri Pemberdayaan Masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Muhaimin Iskandar," ujar Martin Kustati.

Martin menilai, kehadiran jajaran kementerian pusat ke Kampus 3 UIN IB Padang membuktikan bahwa eksistensi kampus mereka kian diperhitungkan di kancah nasional. 

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat luas kini sama sekali tidak ragu dengan kualitas dan kapasitas yang dimiliki oleh UIN Imam Bonjol.

Pelepasan yang mencetak sejarah baru kampus ini menandai dimulainya KKN periode ke-52. 

Tercatat ada sekitar 2.500 mahasiswa yang mengenakan seragam kompak bernuansa hitam-putih, siap diterjunkan langsung untuk mengabdi di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Baca juga: Infografik: Rp 549 Miliar untuk Kredit Industri Padat Karya

Ribuan mahasiswa tangguh tersebut dijadwalkan akan menyebar ke berbagai pelosok daerah di wilayah Sumatra Barat. 

Selama satu bulan ke depan, mereka akan dibersamai oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk mengeksekusi berbagai program kerja yang telah dirancang matang.

Pada periode historis ini, UIN IB Padang mengusung tema besar yang sarat akan makna filosofis, yaitu "An-Nahl Berdampak: Berdaya, Tangguh, dan Berbudaya". 

Melalui tema ini, pihak kampus menargetkan agar kehadiran mahasiswa memberikan dampak nyata dan maslahat bagi warga lokal.

Rektor berharap, ribuan mahasiswa yang diterjunkan tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban akademik belaka. Lebih dari itu, kehadiran mereka harus membawa perubahan positif, memberikan solusi bagi persoalan desa, serta menjadi sosok yang dirindukan oleh masyarakat setelah program berakhir.

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam orasi ilmiahnya mengapresiasi langkah konkret UIN IB Padang. Cak Imin menyebut bahwa skema KKN pemberdayaan masyarakat ini sejalan dengan visi besar yang tengah diusung oleh pemerintah pusat.

Baca juga: Pemprov Sumbar Normalisasi Aliran Sungai Padang Pariaman Pascabencana

Di hadapan ribuan mahasiswa yang memadati lokasi, Cak Imin memaparkan bahwa saat ini Presiden Prabowo Subianto sedang berupaya keras membangun fondasi Indonesia. 

Salah satu fokus utamanya adalah mewujudkan pemerataan kesejahteraan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.

Cak Imin meyakini, dari rahim kampus UIN Imam Bonjol Padang ini akan lahir pemikiran-pemikiran baru yang segar dan visioner. 

Pemikiran tersebut diharapkan mampu menjadi jalan keluar di tengah kebuntuan global, sekaligus menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam menata masa depan bangsa.

Acara pelepasan bersejarah ini pun ditutup dengan sesi foto bersama dan pelepasan secara simbolis. 

Atmosfer penuh kebanggaan begitu terasa menyelimuti Kampus 3 UIN IB Padang, menandai langkah awal 2.500 agen perubahan yang siap mengabdi dan mengukir prestasi di pelosok Sumatra Barat. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved