Harga BBBM Naik

Harga Pertamax Rp17.000 per Liter, Konsumen di Padang Kaget tapi Belum Banyak yang Beralih

Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax (RON 92) menjadi Rp17.000 per liter ternyata belum memicu protes dari konsumen di Kota Padang.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
HARGA PERTAMAX NAIK - Petugas melayani pengisian BBM jenis Pertamax di SPBU Sawahan, Kota Padang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah konsumen mengaku terkejut setelah mengetahui harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp17.000 per liter. 

Ringkasan Berita:
  • Harga Pertamax naik jadi Rp17.000 per liter, respons warga Padang jadi sorotan.
  • Petugas SPBU ungkap belum ada protes meski harga melonjak drastis.
  • Sejumlah konsumen mengaku kaget saat tahu harga baru di lokasi pengisian.
  • Ada yang tetap bertahan pakai Pertamax, ada pula yang mulai melirik Pertalite.
  • Meski harga naik, antrean di sejumlah SPBU Padang masih terlihat normal.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax (RON 92) menjadi Rp17.000 per liter ternyata belum memicu protes dari konsumen di Kota Padang.

Petugas SPBU Sawahan, Mimi Rahmawati, mengatakan pihaknya selalu menyampaikan terlebih dahulu harga terbaru Pertamax kepada konsumen sebelum melakukan pengisian BBM.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman di tengah penyesuaian harga Pertamax yang naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp17.000 per liter sejak Rabu (10/6/2026) dini hari.

"Sebelum kami mengisi Pertamax, kami sampaikan dulu bahwa ada penyesuaian harga. Jadi masyarakat mengetahui terlebih dahulu. Setelah itu, mau tetap membeli atau tidak, tergantung keputusan masing-masing," kata Mimi kepada TribunPadang.com.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada konsumen yang menyampaikan protes terkait kenaikan harga tersebut.

Baca juga: Ratusan Kilogram Ganja Dibakar di Padang, BNNP Sumbar Sebut 150 Ribu Jiwa Terselamatkan

"Yang protes belum ada. Masyarakat paham karena kami jelaskan terlebih dahulu," ujarnya.

Bahkan, menurut Mimi, sebagian konsumen merespons kenaikan harga Pertamax dengan santai.

"Dibawa ketawa saja sama yang membeli," katanya.

Konsumen Mengaku Kaget

Meski tidak memprotes, sejumlah warga mengaku terkejut setelah mengetahui harga Pertamax mengalami kenaikan.

Salah satunya Kevin Abdullah, warga Marapalam. Ia mengaku baru mengetahui harga Pertamax naik saat hendak mengisi BBM di SPBU Sawahan.

"Jujur tidak tahu sebelumnya. Tahunya ketika hendak isi Pertamax," kata Kevin.

Menurut Kevin, sebelum kenaikan harga diberlakukan, pengisian Pertamax senilai Rp30 ribu sudah cukup untuk memenuhi tangki sepeda motornya.

Baca juga: BNNP Sumbar Petakan Jalur Rawan Narkoba, Rute Palupuh Agam Masih Jadi Favorit Pengedar Ganja

"Sekarang isi Rp30 ribu saja tidak penuh. Jauh berkurang dari sebelumnya," ujarnya.

Meski demikian, Kevin mengaku tetap akan menggunakan Pertamax.

"Tetap akan menggunakan Pertamax. Nanti disesuaikan saja dengan uang yang ada. Tidak ada kepikiran beralih ke Pertalite," katanya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved