Kabupaten Solok Selatan

Harga Bawang Merah dan Cabai Rawit Naik di Solok Selatan, Beras hingga Daging Masih Stabil

Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mengalami fluktuasi pada awal Juni 2026.

Tayang: | Diperbarui:
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
BAWANG MERAH - Penampakan barang merah yang dijual di kawasan Pasar Raya, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Kamis (26/2/2026) siang. Sejumlah komoditi bahan pokok di Kabupaten Solok Selatan mengalami kenaikan harga 

Ringkasan Berita:
  • Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Solok Selatan mengalami fluktuasi pada awal Juni 2026. 
  • Berdasarkan data pemantauan pemerintah daerah, komoditas yang mengalami kenaikan paling signifikan adalah bawang merah dan cabai rawit. 
  • Kenaikan juga terjadi pada telur ayam ras dan minyak goreng curah, meski dalam jumlah yang relatif kecil.
  • Di tengah kenaikan beberapa komoditas, mayoritas kebutuhan pokok masyarakat masih terpantau stabil.

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mengalami fluktuasi pada awal Juni 2026. Kenaikan harga terutama terjadi pada komoditas bumbu dapur dan minyak goreng, sementara sebagian besar kebutuhan pokok lainnya masih terpantau stabil.

Data tersebut berdasarkan laporan gabungan Bagian Perekonomian dan SDA, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Solok Selatan per Sabtu (6/6/2026).

Bawang Merah dan Cabai Rawit Catat Kenaikan Tertinggi

Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas bawang merah dan cabai rawit.

Harga bawang merah naik dari Rp35.800 per kilogram pada pekan ketiga Mei menjadi Rp39.200 per kilogram pada awal Juni. Kenaikan serupa juga terjadi pada cabai rawit yang melonjak dari Rp37.500 menjadi Rp39.200 per kilogram.

Baca juga: Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Solok Selatan Minta Pelaku Usaha Kooperatif

Kondisi ini membuat masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.

Telur Ayam dan Minyak Goreng Curah Ikut Naik

Selain komoditas bumbu dapur, kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam ras.

Harga telur ayam ras tercatat naik tipis dari Rp29.700 menjadi Rp29.900 per kilogram.

Sementara itu, minyak goreng curah mengalami penyesuaian harga dari Rp21.200 menjadi Rp21.400 per liter.

Untuk bawang putih, harga tercatat bergerak dari Rp33.500 menjadi Rp34.300 per kilogram. Pemerintah daerah terus melakukan upaya stabilisasi harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Beras, Daging, dan Gula Pasir Tetap Stabil

Di tengah kenaikan beberapa komoditas, mayoritas kebutuhan pokok masyarakat masih bertahan pada harga yang relatif stabil.

Harga beras masih berada di angka Rp16.900 per kilogram tanpa perubahan dibandingkan periode sebelumnya.

Begitu pula dengan harga daging sapi yang tetap bertahan di level Rp150.000 per kilogram.

Baca juga: Mobil Tangki di Tanah Datar Kecelakaan, Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal

Untuk komoditas unggas, harga daging ayam ras masih stabil di angka Rp43.300 per kilogram, sedangkan harga ayam ras per ekor tetap Rp75.000.

Stabilitas harga juga terlihat pada minyak goreng kemasan yang bertahan di Rp22.800 per liter serta gula pasir yang tetap dijual Rp20.000 per kilogram.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap perkembangan harga serta ketersediaan bahan pokok di pasaran.

Langkah tersebut dilakukan melalui sinergi sejumlah instansi teknis guna mengantisipasi lonjakan harga yang lebih tinggi serta memastikan pasokan pangan tetap aman bagi masyarakat sepanjang Juni 2026.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved