UIN Imam Bonjol Padang

Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Padang Hadirkan Pakar Hukum Islam Singapura

Dr. Ihsan Muhiddin, Ph.D hadir secara daring dalam acara yang digelar Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol tersebut

Tayang:
Editor: afrizal
TribunPadang.com
DARING- Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Padang menyelenggarakan International Visiting Lecturer yang menghadirkan pakar hukum Islam dari Singapura, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan internasional ini mengangkat tema The Role of MUIS in Shaping Contemporary Islamic Jurisprudence. 

TRIBUNPADANG.COM– Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS) memiliki peran strategis dalam merumuskan fikih kontemporer. 

Walau berada di tengah negara sekuler, MUIS mampu menavigasi hukum Islam agar tetap relevan dengan dinamika sosial, sains, dan teknologi modern tanpa keluar dari koridor syariat. 

Hal inilah yang dikupas tuntas akademisi Singapura, Dr. Ihsan Muhiddin, Ph.D., sebagai narasumber utama dalam agenda International Visiting Lecturer Fakultas Syariah. 

Baca juga: Idul Adha 2026 di UIN Imam Bonjol Padang, Sembelih 3 Sapi dan 4 Kambing

Dr. Ihsan Muhiddin, Ph.D hadir secara daring dalam acara yang digelar Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol tersebut, Sabtu (23/5/2026) silam. 

Kegiatan internasional ini berlangsung secara daring dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Tema yang diangkat The Role of MUIS (Majlis Ugama Islam Singapura) in Shaping Contemporary Islamic Jurisprudence. 

Untuk mengupas tuntas topik tersebut, pihak Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Padang pun menghadirkan pakar hukum Islam terkemuka dari negara tetangga, Dr. Ihsan Muhiddin, M.Phil., M.Sc., Ph.D., yang merupakan dosen di Muhammadiyah International College (MIC) Singapore.

Pengetahuan yang disampaikan akademisi sekaligus pakar hukum Islam Singapura ini memberikan perspektif baru bagi para peserta mengenai fleksibilitas dan ketahanan hukum Islam ketika diterapkan sebagai regulasi minoritas yang harmonis dengan kebijakan negara modern.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Syariah, Dr. Alfadli, M.Ag., yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program kuliah dosen tamu lintas negara ini. 

Baca juga: Tekankan Integritas, Rektor UIN Imam Bonjol Padang Serahkan SK 48 ASN Baru

Dr. Alfadli menyampaikan bahwa kehadiran pengajar internasional sangat krusial untuk memperluas cakrawala berpikir sivitas akademika. 

“Kami sangat mendukung agenda Visiting Lecturer ini. Ini adalah momentum berharga bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas akademik dan menambah pengetahuan mendalam mengenai bagaimana hukum Islam tumbuh serta berkembang di tengah masyarakat multikultural Singapura,” ungkapnya, mengutip uinib.ac.id, Jumat (29/5/2026). 

Meski mengundang pemateri dari luar negeri, persiapan agenda ini rupanya terbilang kilat. 

Koordinator Acara, Dr. Eskarni Ushalli, Lc., M.A., mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan dan kelancaran program internasional ini. 

“Alhamdulillah, meski disiapkan dalam waktu yang cukup singkat, acara dapat terlaksana dengan sangat baik dan lancar. Ketertarikan mahasiswa terhadap pemaparan pemateri internasional ini juga sangat tinggi,” jelas Dr. Eskarni setelah kegiatan usai.

Lebih lanjut, Dr. Eskarni membeberkan bahwa kuliah dosen tamu ini bukanlah program satu kali selesai. 

Pihak fakultas telah merancang keberlanjutan program global ini dengan menyiapkan lima kegiatan sejenis yang akan dicicil pelaksanaannya setiap hari Sabtu selama dua bulan berjalan. 

Rangkaian agenda International Visiting Lecturer yang konsisten ini diharapkan dapat memperkuat internasionalisasi kampus sekaligus mencetak lulusan yang siap bersaing di kancah global.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved