Berita Populer Sumbar
4 Berita Populer Sumbar: Perjuangan Haji Penjual Baju Bukittinggi hingga Macet Sitinjau Lauik
Sejak tahun 1978, ia bersama istrinya menggantungkan hidup dari sebuah kios kecil yang menjajakan baju dan perlengkapan salat di Bukittinggi.
Baginya, keberangkatan tahun ini bersama istrinya bukan sekadar perjalanan ibadah, melainkan pembuktian bahwa uang kecil yang dikumpulkan dengan konsistensi puluhan tahun sanggup mengantarkannya memenuhi panggilan Tuhan.
Baca juga: Pertamina Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan, Nelayan Kini Mudah Dapat BBM Satu Harga
Di sudut lain asrama, Hasna (75), yang juga berasal dari Bukittinggi, tampak berbagi cerita dengan sesama jemaah. Serupa dengan Ramli, Hasna adalah pedagang pakaian yang telah lama menyisihkan penghasilannya sedikit demi sedikit.
Upaya mandirinya tersebut kemudian didorong oleh bantuan finansial dari anak-anaknya hingga kuota keberangkatan akhirnya berada di tangan.
"Uang kecil yang dikumpulkan bertahun-tahun, Alhamdulillah sekarang sudah terpanggil oleh Allah ke Mekkah," kata Hasna.
Baginya, kesehatan adalah modal utama yang ia mohonkan saat ini agar seluruh rangkaian ibadah di Arab Saudi dapat terlaksana hingga meraih predikat haji mabrur.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, M. Rifki, mencatat bahwa Embarkasi Padang pada musim haji 2026 dijadwalkan memberangkatkan total 5.402 calon jemaah haji.
Jumlah tersebut mencakup jemaah dari dua provinsi, dengan rincian 3.992 jemaah asal Sumatera Barat dan 1.354 jemaah asal Bengkulu.
Seluruhnya terbagi ke dalam 14 kelompok terbang yang akan diberangkatkan secara bertahap melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM). (*)
2. Cerita Rian Tertahan 1,5 Jam di Sitinjau Lauik, Niat ke Solok Selatan Terhambat Truk di Kelok Banto
Perjalanan Rian menuju Solok Selatan berubah menjadi ujian kesabaran setelah truk rusak di Kelok Banto, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, melumpuhkan arus lalu lintas, Kamis (30/4/2026).
Pengendara minibus merah ini hanya bisa pasrah melihat antrean kendaraan yang mengular panjang di tanjakan ekstrem Sitinjau Lauik, Kota Padang.
Saat ditemui TribunPadang.com di Kelok Banto pada Kamis (30/4/2026) siang, Rian mengaku sudah tertahan selama 1 jam 30 menit di jalur Sitinjau Lauik.
Kata dia, kemacetan dari arah Padang ke Solok mulai terjadi di Panorama 2. Kemudian di Kelok Banto, terdapat truk rusak yang menjadi pemicu kemacetan.
"Karena truk rusak ini penyebabnya, saya sudah tertahan di sini sejak pukul 11.45, hingga 13:00 WIB lewat masih berada di Kelok Banto," kata dia saat memberikan keterangan di dalam minibus warna merah miliknya.
Baca juga: Pemkab Dharmasraya Targetkan PBB Rp 3,55 Miliar, Bupati Annisa Mulai Bagikan SPPT 2026
Ia menjelaskan, datang dari Padang dengan tujuan ke Solok Selatan, namun tak menyangka terjebak kemacetan cukup lama di Sitinjau Lauik.
Populer Sumbar
BERITA POPULER SUMBAR
Populer Sumbar hari ini
Sumatera Barat
ibadah haji 2026
Menteri Pariwisata
| 3 Berita Populer Sumbar: Kunjungan Menpar, Wacana Tour de Singkarak 2027 dan Kasus Gigitan Hewan |
|
|---|
| 3 Berita Populer Sumbar: Kuasa Hukum Wanda Tolak Hukum Mati, Lansia Ditemukan Tewas di Jurang Ngarai |
|
|---|
| 4 Berita Populer Sumbar: Tabrakan Pikap vs Wuling, Pemprov Tebar 100 Sapi Kurban ke Wilayah Bencana |
|
|---|
| 4 Berita Populer Sumbar: Toyota Calya Tabrak Mobil Carry, WALHI Desak Penutupan Tambak Bermasalah |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: 2 Jemaah Haji Gagal Berangkat, Gunung Marapi Erupsi dan Relokasi Pedagang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/CJH-Calon-Jemaah-Haji-Kld.jpg)