BERITA POPULER SUMBAR
3 BERITA POPULER SUMBAR: Pacu Kuda Padang Pariaman, Pemuda Tewas saat Live dan 5 Ruko Terbakar
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, optimistis Event Pacu Kudo Padang Pariaman 2026 mampu meningkatkan perputaran ekonomi
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPadang.com, diduga korban tenggelam saat melakukan siaran langsung melalui aplikasi TikTok.
Berdasarkan video yang beredar, teman korban sempat mencoba memberikan pertolongan, namun tidak berhasil.
Korban sempat dinyatakan hilang tenggelam di dalam embung dan kemudian dilakukan pencarian oleh tim gabungan dibantu masyarakat sekitar.
Kesaksian Warga yang Menonton Siaran Langsung
Wahyu (30) membenarkan adanya satu orang pemuda dilaporkan tenggelam di embung dekat dari rumahnya pada Jumat sore.
"Sebenarnya saya tidak ada di lokasi kejadian. Namun, saat itu sedang scroll TikTok di rumah dan terlihat siaran langsung itu," kata Wahyu, Sabtu (28/3/2026).
Hal yang membuat Wahyu kaget adalah kejadian tersebut berada di dekat rumahnya, dan dia juga mengenal korban yang ada di dalam siaran langsung tersebut.
Baca juga: Arus Lalin Tersendat di Simpang MTsN Ganting Padang Panjang, Polisi: Imbas Bus Menanjak Pelan
Awalnya dia menganggap siaran tersebut hanya sebatas candaan, tetapi tiba-tiba terjadi kepanikan dan siaran langsung terjeda.
Tidak menunggu lama, Wahyu pergi memanggil kakaknya dan berangkat menuju lokasi menggunakan sepeda motor.
Kebetulan saat itu kakaknya juga menonton siaran langsung tersebut, dan kemudian Wahyu dan kakaknya langsung memastikan kejadian tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian yang membutuhkan waktu sekitar 10 menit dari rumahnya.
"Awalnya saya kira bercanda, kemudian saya kepikiran dan langsung menuju lokasi. Ternyata memang terjadi sesuatu yang diberitakan. Kemudian langsung saya laporkan ke BPBD dan tim SAR," ujarnya.
Identitas Korban dan Proses Pencarian
Terkait apakah ada yang memberikan tantangan saat siaran langsung, Wahyu tidak mengetahui pasti. Hal itu dikarenakan ia menonton sebelum siaran berakhir.
"Kejadiannya ini dekat dari SMA 9 Solok Selatan. Orang yang pertama melaporkan kejadian ini memang saya, tetapi tidak menyaksikan siaran langsung tersebut dari awal," katanya.
Baca juga: 530 Koper Calon Jemaah Haji Tiba di Padang, Distribusi Berdasarkan Kloter
Kata dia, korban bernama Ahmad Frenzi yang berusia 17 tahun dan masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Hari ini korban sudah dimakamkan. Informasinya korban berhasil ditemukan pada pukul 22.30 WIB dengan kondisi meninggal," sebutnya.
Walaupun sangat jarang ke kawasan embung tersebut, Wahyu menyebut jarang ada masyarakat yang berenang atau mandi-mandi di lokasi tersebut.
Korban Ditemukan Meninggal dan Langsung Dibawa ke Rumah Duka
Terpisah, Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menyebut menerima informasi dari pelapor bernama Heru terkait adanya warga tenggelam pada pukul 16.29 WIB.
Pukul 16.44 WIB, dikerahkan sebanyak delapan personel dari tim rescue Unit Siaga SAR Solok Selatan menuju ke lokasi kejadian.
"Informasi awal, korban bernama Ahmad Frenzi sedang mandi-mandi bersama temannya di embung. Saat mandi survivor diduga tidak bisa berenang dan tenggelam," ujar Abdul Malik.
Baca juga: Pengakuan Pelaku Pungli Viral di Tepi Pantai Padang hingga Nekat Minta Uang Pengunjung
Kata dia, teman korban sempat melakukan pertolongan, namun karena kondisi air yang dalam sehingga upaya tersebut gagal.
Tim rescue Unit Siaga SAR Solok Selatan sampai di lokasi kejadian pada pukul 17.44 WIB, dan langsung melakukan pencarian.
"Korban berhasil ditemukan pukul 22.30 WIB dengan kondisi meninggal, dan kemudian dievakuasi ke rumah duka. Dikarenakan korban telah ditemukan, operasi SAR ditutup," pungkasnya.
3. Damkar Payakumbuh Bantu Padamkan Api yang Hanguskan Lima Ruko dan Tiga Kendaraan di Limapuluh Kota
Kebakaran hebat melanda Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (28/3/22026). Pemadaman dibantu petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Kabupaten Limapuluh Kota, Budi Sanjaya, saat dihubungi TribunPadang.com.
Kebakaran diketahui terjadi tepatnya di Jorong Simpang Tiga Kenanga, Nagari Sungai Antuan, Kecamatan Mungka.
Budi Sanjaya menyebut kebakaran menghanguskan lima petak rumah toko (ruko) dan tiga unit kendaraan.
Baca juga: Lima Ruko dan Tiga Kendaraan Terbakar di Mungka Limapuluh Kota, Empat Mobil Damkar Dikerahkan
Dalam proses pemadaman, tiga unit armada Damkar Limapuluh Kota dikerahkan, dibantu satu unit dari Damkar Kota Payakumbuh.
Sekitar 25 personel terlibat dalam penanganan, bersama unsur kepolisian, perangkat nagari, PLN, serta masyarakat setempat.
Kronologi
Awalnya, Posko Pemadam Kebakaran Mungka menerima laporan adanya kejadian kebakaran di Nagari Sungai Antuan, sekitar pukul 15.34 WIB.
Tidak menunggu lama, pihaknya langsung mengerahkan armada untuk melakukan pemadaman.
“Unit berangkat pukul 15.35 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.40 WIB,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Baca juga: Pacu Kudo 2026 Jadi Destinasi Liburan Keluarga, Warga: Cuma Bayar Parkir, Jadi Ramah di Kantong
Kata Budi Sanjaya, objek yang terbakar merupakan lima ruko yang berada di kawasan padat penduduk.
Berkat upaya yang dilakukan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.25 WIB setelah dilakukan penanganan intensif oleh petugas.
"Saat ini, kondisi di lokasi kebakaran telah dinyatakan aman dan terkendali," ujarnya.
Kerugian dan Jumlah Bangunan yang Terbakar
Sementara kerugian materil akibat kebakaran masih belum dapat ditaksir.
Di sisi lain kata Budi Sanjaya, penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Sedangkan untuk bangunan yang terbakar terdiri dari lima unit toko dengan kondisi empat unit rusak berat dan satu unit rusak riangan.
Kemudian kebakaran juga menghanguskan satu unit mobil dan dua unit sepeda motor.
"Selain lima ruko, satu unit mobil jenis Colt T120 dan dua sepeda motor juga ikut terbakar," ujarnya.(*)
Populer Sumbar hari ini
BERITA POPULER SUMBAR
Populer Sumbar
pacu kuda Sumbar
pacu kuda di Padang Pariaman
Pacu Kuda
Tewas tenggelam
kebakaran
Payakumbuh
Solok Selatan
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Temuan Jejak Harimau, Travel Masuk Jurang dan Korban Hanyut Banjir Pasaman |
|
|---|
| 4 Berita Populer Sumbar: Polisi Jaga Fly Over Sitinjau Lauik, Cadangan Listrik dan Banjir Pasaman |
|
|---|
| 3 Berita Populer Sumbar: Banjir Bandang Pasaman Makan Korban dan Kunjungan Mentan Amran Sulaiman |
|
|---|
| 4 Berita Poluler Sumbar: Aksi Rombongan Berhenti di Sitinjau Lauik Disoroti dan Kecelakaan Beruntun |
|
|---|
| 4 Berita Populer Sumbar: Polisi Selidiki Kecelakaan Tambang Sijunjung, Penemuan Mayat Pria di Sungai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Pacu-Kuda-Duku-Banyak.jpg)