Anak Tenggelam di Tanah Datar

Libur Lebaran 2026, Basarnas Ingatkan Orang Tua Perketat Pengawasan Anak di Objek Wisata Air

“Korban diduga tenggelam saat mandi-mandi di tepi danau. Hingga saat ini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan,” jelasnya.

|
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Kantor SAR Padang
PENCARIAN ORANG TENGGELAM- Tim SAR gabungan saat berada di tepi Danau Singkarak, kawasan Tangah XX Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (23/3/2026). Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang meminta masyarakat lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak mandi di tepian lokasi wisata air tanpa pengawasan. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dilaporkan tengmgelam di kawasan Danau Singkarak.
  • Korban diketahui bernama Fauzan (7), warga Simpang Gunung, Kota Padang Panjang.
  • Tim rescue dari Unit Siaga SAR Tanah Datar segera diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian.
  • Korban diduga tenggelam saat mandi-mandi di tepi danau.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang meminta masyarakat lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak mandi di tepian lokasi wisata air tanpa pengawasan.

Hal ini ditegaskan menyusul adanya laporan anak hilang terseret arus di kawasan lokasi wisata air Singkarak, pada Senin (23/3/2026) siang.

Di tengah tingginya antusiasme warga mengisi masa libur Lebaran 2026, para orang tua diimbau untuk tidak lengah saat membawa anak-anak ke kawasan wisata air, termasuk Danau Singkarak.

Baca juga: Update Anak Laki-Laki Tenggelam di Solok, Tim SAR: Tenggelam Saat Mandi di Tepi Danau Singkarak

Mengingat kondisi objek wisata yang cenderung ramai dan padat pada momen libur panjang ini, pengawasan melekat menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan air maupun insiden anak tenggelam.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengimbau masyarakat, khususnya orangtua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di kawasan perairan guna mencegah kejadian serupa.

Anak Laki-Laki Usia 7 Tahun Tenggelam Saat Mandi di Danau Singkarak

PENCARIAN ORANG TENGGELAM- Tim SAR gabungan saat berada di tepi Danau Singkarak, kawasan Tangah XX Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (23/3/2026). Petugas melakukan pencarian terhadap seorang bocah berusia 7 tahun yang dilaporkan tenggelam saat mandi di pinggiran danau.
PENCARIAN ORANG TENGGELAM- Tim SAR gabungan saat berada di tepi Danau Singkarak, kawasan Tangah XX Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (23/3/2026). Petugas melakukan pencarian terhadap seorang bocah berusia 7 tahun yang dilaporkan tenggelam saat mandi di pinggiran danau. (Dokumentasi/Kantor SAR Padang)

Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dilaporkan tenggelam di kawasan Danau Singkarak, Sumbar.

Korban diketahui bernama Fauzan (7), warga Simpang Gunung, Kota Padang Panjang.

Kejadian nahas ini terjadi di Tangah XX Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.

Baca juga: Breaking News: Bocah 7 Tahun Tenggelam di Danau Singkarak Sumbar, Tim SAR Lakukan Pencarian

Informasi kejadian pertama kali diterima Kantor SAR Padang dari Camat Batipuh Selatan, Muhammad Assa’ad, sekitar pukul 13.10 WIB.

Abdul Malik, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan tersebut.

“Begitu informasi kami terima, tim rescue dari Unit Siaga SAR Tanah Datar segera diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan awal, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB saat korban tengah mandi di pinggiran Danau Singkarak.

Baca juga: Sanksi Menanti ASN Pemko Padang yang Bolos Hari Pertama Kerja, TPP Bakal Dipotong Otomatis

“Korban diduga tenggelam saat mandi-mandi di tepi danau. Hingga saat ini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan,” jelasnya.

Lokasi kejadian berada sekitar 50 kilometer dari Unit Siaga SAR Tanah Datar, dengan waktu tempuh darat kurang lebih satu jam perjalanan.

Tim yang diterjunkan membawa sejumlah peralatan, di antaranya rescue car, peralatan keselamatan air seperti life jacket, perahu karet (LCR), alat komunikasi, serta perlengkapan medis.

Abdul Malik menambahkan, operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dan dilakukan secara maksimal untuk menemukan korban.

“Tim di lapangan terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved