Mudik Lebaran 2026

Pemudik ke Sumbar Melonjak 12 Persen, Gubernur Mahyeldi Prediksi Ekonomi Makin Berdenyut

Lonjakan jumlah pemudik yang masuk ke Sumatera Barat menjelang Lebaran 1447 H diprediksi membawa dampak positif

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
MUDIK LEBARAN 2026 - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi didampingi Forkopimda dan GM Angkasa Pura II BIM Dony Subardono meninjau arus mudik Lebaran 1447 H di Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (19/3/2026). Kunjungan tersebut mencatat peningkatan pemudik hingga 12 persen yang diprediksi berdampak pada perputaran ekonomi daerah. 

Ringkasan Berita:
  • Lonjakan pemudik ke Sumbar mencapai 12 persen jelang Lebaran 1447 H
  • Mahyeldi menyebut peningkatan terjadi di jalur udara dan darat
  • Arus mudik diprediksi berdampak pada perputaran ekonomi daerah
  • Pemprov siapkan jalur utama dan terapkan sistem one way
  • Pengawasan objek wisata dan transportasi diperketat selama mudik

TRIBUNPADANG.COM, PADANG — Lonjakan jumlah pemudik yang masuk ke Sumatera Barat menjelang Lebaran 1447 H diprediksi membawa dampak positif bagi perekonomian daerah. 

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menyebut peningkatan pemudik tahun ini mencapai hingga 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat memantau arus mudik di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (19/3/2026), didampingi unsur Forkopimda Sumbar dan General Manager Angkasa Pura II Kantor Cabang BIM, Dony Subardono.

“Ada peningkatan sampai 12 persen dibandingkan tahun lalu,” ujar Mahyeldi kepada TribunPadang.com.

Menurutnya, lonjakan tersebut tidak hanya terjadi pada transportasi udara, tetapi juga jalur darat. 

Baca juga: Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat, Mahyeldi Pastikan Mudik Lebaran di Sumbar Minim Insiden

Kondisi ini diyakini akan berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat di Sumatera Barat.

“Pasti berdampak, karena baik dari udara maupun darat terjadi peningkatan yang luar biasa. Apalagi libur panjang bertepatan dengan Lebaran,” katanya.

Mahyeldi menjelaskan, meningkatnya jumlah pemudik juga dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk keinginan perantau untuk kembali ke kampung halaman setelah sebelumnya tertunda, serta adanya daerah terdampak musibah yang ingin dikunjungi kembali oleh pemiliknya.

“Ada saudara-saudara kita yang kampung halamannya kemarin kena musibah, belum sempat pulang. Sekarang ini mereka sekalian melihat kondisi keluarga dan aset yang mereka miliki,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sumbar memastikan kesiapan infrastruktur dan akses transportasi guna mendukung kelancaran arus mudik. Mahyeldi menyebut sejumlah jalur utama dalam kondisi lancar.

Baca juga: Gubernur Sumbar Imbau Pemudik Taat Aturan, Minta Bupati dan Wako Pastikan Wisata Bebas Pungli

“Dari Padang ke Padang Panjang melalui Lembah Anai sudah bisa dilewati 24 jam. Kemudian Padang ke Solok via Sitinjau Lauik juga lancar, begitu juga ke Pesisir Selatan dan arah Pariaman hingga Pasaman,” ujarnya.

Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, Pemprov Sumbar juga telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) di jalur tertentu.

“Kita sudah meresmikan one way. Dari Padang ke Bukittinggi berlaku pukul 10.00 sampai 14.00 WIB, lalu dari Bukittinggi ke Padang pukul 14.00 sampai 18.00 WIB. Ini agar kepadatan bisa diminimalisir,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah bersama kabupaten dan kota juga memperkuat pengawasan di berbagai sektor, termasuk objek wisata dan transportasi penyeberangan.

“Kita minta pengawasan objek wisata ditingkatkan, termasuk angkutan ke pulau-pulau agar lebih safety. Keamanan menjadi perhatian utama,” tegas Mahyeldi.

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Pantau Arus Mudik di BIM, Penumpang Naik hingga 12 Persen Jelang Lebaran

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor bersama Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat demi memastikan kelancaran arus mudik tahun ini.

“Kerja sama ini kita harapkan bisa membuat transportasi darat, laut, dan udara di Sumbar semakin baik, serta meminimalisir insiden di lapangan,” tutupnya.(*)

 

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved