Idul Fitri 2026

Cek Tiga Titik Rawan Macet di Jalinsum Dharmasraya Selama Arus Mudik 2026

Titik tersebut berada di Jalinsum Simpang 4 Pulau Punjung, Simpang 4 Sikabau, dan Simpang 4 Koto Baru.

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Polres Dharmasraya
PENGAMANAN LIBUR LEBARAN- Petugas gabungan bersiaga di depan pos pelayanan Lebaran 2026 dan posko Kesehatan dalam rangka Operasi Ketupat Singgalang 2026. Polres Dharmasraya mulai memetakan titik-titik rawan kemacetan di sepanjang Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) menyambut arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Polres Dharmasraya menggelar Operasi Ketupat Singgalang 2026.
  • Terdapat tiga titik rawan kemacetan di sepanjang Jalinsum.
  • Titik tersebut berada di Jalinsum Simpang 4 Pulau Punjung, Simpang 4 Sikabau, dan Simpang 4 Koto Baru.
  • Guna mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan, kepolisian telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas secara intensif.

TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA - Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya mulai memetakan titik-titik rawan kemacetan di sepanjang Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) menyambut arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026.

Langkah antisipasi ini dilakukan guna memastikan kenyamanan para pemudik yang melintasi wilayah gerbang selatan Sumatera Barat tersebut.

Kasat Lantas Polres Dharmasraya, Iptu Wahyuli Amra, mengungkapkan bahwa pemetaan ini menjadi bagian vital dalam Operasi Ketupat Singgalang 2026.

Berdasarkan evaluasi lapangan, terdapat tiga titik utama yang diprediksi akan menjadi pusat kepadatan kendaraan.

Baca juga: Arus Mudik di Dharmasraya Mulai Didominasi Kendaraan Pulau Jawa, Polres Siagakan 3 Pos Pelayanan

"Kami telah memetakan setidaknya ada tiga titik rawan macet yang perlu diwaspadai oleh pengendara. Titik tersebut berada di Jalinsum Simpang 4 Pulau Punjung, Simpang 4 Sikabau, dan Simpang 4 Koto Baru," ujar Iptu Wahyuli Amra saat dihubungi, Senin (16/3/2026).

Ketiga lokasi tersebut diidentifikasi sebagai titik krusial karena merupakan persimpangan padat aktivitas masyarakat lokal yang bertemu dengan arus kendaraan lintas provinsi.

Guna mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan yang mengunci, pihak Satlantas Polres Dharmasraya telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas secara intensif.

"Personel kami akan terus melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas secara manual apabila terjadi kemacetan di titik-titik tersebut," tegasnya.

Penyebaran Pos Pelayanan Strategis

PENGAMANAN LIBUR LEBARAN- Petugas gabungan bersiaga di depan pos pelayanan Lebaran 2026 dan posko Kesehatan dalam rangka Operasi Ketupat Singgalang 2026.
PENGAMANAN LIBUR LEBARAN- Petugas gabungan bersiaga di depan pos pelayanan Lebaran 2026 dan posko Kesehatan dalam rangka Operasi Ketupat Singgalang 2026. (Dokumkentasi/Polres Dharmasraya)

Selain fokus pada titik rawan macet, Polres Dharmasraya juga telah mendirikan tiga Pos Pelayanan (Posyan) strategis.

Pos ini tersebar di wilayah Sungai Rumbai, Umega Gunung Medan, dan RTH Pulau Punjung.

Baca juga: Ikuti Arahan KPK, Pemkab Solok Selatan Instruksikan Mobil Dinas Tetap di Kandang Saat Lebaran

Pendirian Posyan ini bertujuan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Keberadaan pos ini diharapkan mampu mempercepat respons petugas jika terjadi kendala di jalan raya.

Sinergitas 74 Personel Gabungan

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026 ini, Polres Dharmasraya mengerahkan sebanyak 74 personel yang disiagakan penuh untuk mengawal kelancaran arus mudik dan balik.

Operasi ini juga mengedepankan sinergitas antarinstansi.

Di setiap pos, personel kepolisian akan bergabung dengan petugas dari TNI, Dinas Kesehatan, BPBD, dan Dinas Perhubungan.

Tak hanya itu, unsur dari Pemadam Kebakaran, Senkom, hingga Satpol PP juga dilibatkan guna memberikan rasa aman maksimal bagi pemudik.

Fasilitas Rest Area dan Layanan Medis

Bagi para pemudik yang merasa lelah, Iptu Wahyuli mengimbau agar memanfaatkan fasilitas yang tersedia di Pos Pelayanan.

Tersedia rest area yang cukup nyaman untuk beristirahat sejenak guna memulihkan stamina.

Baca juga: Jelang Lebaran, Bupati Dharmasraya Larang ASN Terima Gratifikasi dan Pakai Mobil Dinas untuk Mudik

"Kami menyediakan tempat istirahat bagi pemudik. Jangan memaksakan berkendara jika mengantuk atau lelah karena risiko kecelakaan sangat tinggi," tuturnya. Selain tempat istirahat, tim medis dari Dinas Kesehatan juga disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi pemudik yang merasa kurang fit.

Dominasi Pemudik Asal Pulau Jawa

Terkait kondisi arus lalu lintas saat ini, pihak kepolisian mencatat sudah terjadi peningkatan volume kendaraan sejak Sabtu (14/3/2026).

Kendaraan yang melintas didominasi oleh pemudik yang berasal dari daerah Jawa.

Baca juga: Polda Sumbar Siagakan 81 Pos Pengamanan dan Pelayanan Selama Libur Lebaran 2026

Meski volume kendaraan mulai naik, Iptu Wahyuli memastikan bahwa situasi di Jalur Lintas Sumatera wilayah Dharmasraya masih dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali.

Masyarakat diharapkan tetap mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama hingga sampai ke kampung halaman.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved