Orang Hanyut di Pasaman Barat

Diduga Tak Bisa Berenang, Bocah 6 Tahun Hanyut di Koto Balingka Pasbar

Setelah selesai memancing, korban bersama temannya bermain pasir. Saat temannya melempar pasir, korban menghindari dengan melompat ke sungai.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Kantor SAR Padang
PERSIAPAN OPERASI PENCARIAN- Petugas Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman melakukan persiapan, Senin (16/3/2026). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pasaman Barat, Afrizal, mengatakan bahwa korban bernama Fahri Rifki Adrian (6). 
Ringkasan Berita:
  • Seorang anak usia 6 tahun dilaporkan hanyut di aliran sungai Batang Lapu, Pasaman Barat, Minggu (15/3/2026).
  • Korban diduga tidak bisa berenang, sehingga dilaporkan hilang atau hanyut.
  • Korban sempat dicari oleh warga sekitar, namun masih belum ditemukan.
  • Pencarian dilanjutkan Senin (16/3/2026), dibantu oleh BPBD Pasaman Barat dan Pos SAR Pasaman.

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Seorang anak dilaporkan hanyut di aliran sungai Batang Lapu Jorong Trans Aek Nabirong, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, pada Minggu (15/3/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pasaman Barat, Afrizal, mengatakan bahwa korban bernama Fahri Rifki Adrian (6).

"Berdasarkan data awal, korban pergi memancing ikan bersama temannya di sungai Batang Lapu, Jorong Trans Aek Nabirong, Kacamatan Koto Balingka," kata Afrizal, Senin (16/3/2026).

Setelah selesai memancing, korban bersama temannya bermain pasir. Saat temannya melempar pasir, korban menghindari dengan melompat ke sungai.

Baca juga: 4 Berita Populer Padang: Pencuri Pakaian Dalam, Truk Rem Blong Tabrak Motor & Kasus Campak Melonjak

Afrizal menyebut diduga korban tidak bisa berenang sehingga hanyut terbawa arus sungai.

"Setelah kejadian tersebut, pemerintah nagari dan warga Jorong Trans Aek Nabirong berupaya melakukan pencarian di sekitar area korban diduga hanyut. Namun, belum ditemukan," ujarnya.

Kemudian kejadian ini dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang.

"Petugas saat ini sedang dalam perjalanan menuju lokasi," sebutnya.

Baca juga: 4 Berita Populer Sumbar: Perahu Hantam Batu, Kasus Sodomi di Padang Panjang dan Pantauan H-6 Lebaran

Terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan bahwa telah menerima informasi terkait laporan adanya anak hanyut di Pasaman Barat.

Kata dia, informasi diterima dari BPBD Pasaman Barat. Kemudian, pada Senin pukul 05.30 WIB, dikerahkan sebanyak sembilan petugas dari Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman menuju ke lokasi kejadian.

"Berdasarkan informasi sementara, korban diduga tidak bisa berenang dan hanyut terseret arus sungai," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved