Berita Populer Sumbar
3 Berita Populer Sumbar: Abu Vulkanik Marapi Mengarah ke Tanah Datar dan Dampak Konflik Israel-Iran
Ia memperkirakan harga emas dan logam mulia lainnya berpotensi terus meningkat seiring meningkatnya permintaan sebagai safe haven asset.
Ringkasan Berita:
TRIBUNPADANG.COM - Sejumlah berita menarik TribunPadang.com dalam 24 jam terakhir, yang disajikan pada berita populer Sumatera Barat (Sumbar).
Ada berita terkait sebaran abu vulkanik Gunung Marapi yang dilaporkan bergerak ke arah tenggara. Sebaran abu diperkirakan mengarah ke wilayah Kabupaten Tanah Datar dan sekitarnya.
Diketahui bahwa Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar mengalami erupsi pada pukul 15.11 WIB.
Kemudian, empat rekomendasi tempat berburu pabukoan di Kabupaten Sijunjung yang paling ramai dikunjungi warga pada saat Ramadan.
Baca juga: Konflik Israel dan Iran Kian Memanas, Ekonomi Indonesia Terancam hingga Harga Emas Bakal Melonjak
Selanjutnya, terkait ketegangan geopolitik antara Israel dan Iran mengancam stabilitas ekonomi dunia namun tidak banyak menyentuh sektor barang lokal.
Komoditas yang berasal dari dalam negeri cenderung lebih stabil daripada produk impor.
Baca berita selengkapnya:
1. Abu Vulkanik Gunung Marapi Capai 15.000 Feet, BMKG Sebut Sebaran Debu Mengarah ke Tanah Datar
Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (1/3/2026) terus dipantau secara intensif oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan laporan Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, abu vulkanik terdeteksi menyebar hingga ketinggian 15.000 feet dan bergerak ke arah Tenggara.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, Decky Irmawan, mengatakan informasi tersebut diterima berdasarkan pembaruan data VAAC Darwin pada 1 Maret 2026, yang memantau sebaran abu sejak pukul 15.53 WIB hingga 21.53 WIB.
“Teramati sebaran debu abu vulkanik Gunung Marapi pada pukul 15.53 WIB dengan ketinggian mencapai 15.000 feet. Arah pergerakan abu ke timur dengan kecepatan angin sekitar 10 knot dan intensitasnya dilaporkan semakin melemah,” ujar Decky.
Ia menjelaskan, berdasarkan analisis arah angin di lapisan tersebut, sebaran abu diperkirakan mengarah ke wilayah Kabupaten Tanah Datar dan sekitarnya. Meski demikian, kondisi di lapangan tetap dipengaruhi dinamika angin yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Baca juga: Dilema Posisi Indonesia di Tengah Konflik Iran-Amerika, Pengamat Unand Soroti Netralitas Jakarta
“Untuk saat ini kecenderungan arah sebaran menuju Tanah Datar. Namun kami terus memantau perkembangan arah angin dan konsentrasi abu di atmosfer,” katanya.
BMKG juga melakukan koordinasi dengan otoritas penerbangan guna memastikan keselamatan jalur udara, terutama di sekitar Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
"Namun sejauh ini belum ada dampak atau laporan terkait abu vulkanik yang menuju atau mengarah ke Bandara," ujarnya.
Decky menyebutkan, pemantauan abu vulkanik penting dilakukan karena partikel abu di ketinggian tertentu berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Informasi dari VAAC Darwin menjadi acuan dalam melihat potensi dampak terhadap ruang udara,” jelasnya.
Baca juga: 4 Tempat Berburu Takjil Sijunjung Ramai Pengunjung, Simpang Tugu hingga RTH Muaro untuk Ngabuburit
Sebelumnya, Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar mengalami erupsi pada pukul 15.11 WIB. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.8 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 8 detik.
Tinggi kolom abu saat kejadian teramati secara visual di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas puncak.
Hingga kini, status aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar gunung diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas di Kawah Verbeek.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan abu, khususnya di wilayah yang berada di arah sebaran.
Jika terjadi hujan abu, warga disarankan menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan guna mencegah gangguan pernapasan.
Baca juga: Pengamat HI Unand Nilai Indonesia Sulit Jadi Penengah Konflik Israel–AS dan Iran
Decky menambahkan, pihaknya akan terus memberikan pembaruan informasi sesuai perkembangan terbaru aktivitas Gunung Marapi dan dinamika atmosfer di wilayah Sumatera Barat.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumbernya, serta mengikuti perkembangan resmi dari BMKG dan PVMBG,” tutupnya.
2. 4 Tempat Berburu Takjil Sijunjung Ramai Pengunjung, Simpang Tugu hingga RTH Muaro untuk Ngabuburit
Memasuki bulan suci Ramadhan 2026, antusiasme masyarakat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, dalam menyemarakkan tradisi berburu takjil atau pabukoan.
Fenomena menjamurnya pedagang musiman di berbagai sudut jalan menjadi pemandangan rutin yang dinantikan warga setiap sore menjelang waktu berbuka puasa.
Kabupaten yang dikenal dengan julukan Ranah Lansek Manih ini menawarkan berbagai titik strategis yang menyuguhkan aneka kuliner, mulai dari jajanan tradisional hingga menu kekinian yang sedang viral.
Bagi yang sedang berada di Sijunjung atau baru saja sampai dari perantauan, memilih lokasi berburu pabukoanyang tepat tentu akan menambah keseruan momen ngabuburit.
Berikut TribunPadang.com sudah merangkum 4 rekomendasi tempat berburu pabukoan di Kabupaten Sijunjung yang paling hits dan selalu ramai dikunjungi warga.
Baca juga: Besaran Zakat Fitrah 2026 Kabupaten Agam, Tertinggi Rp 51 Ribu per Jiwa, Simak Rinciannya
Simpang Tugu Muaro Sijunjung: Ikon Ngabuburit Jantung Kota
Salah satu lokasi paling ikonik yang wajib dikunjungi tentu saja adalah Kawasan Simpang Tugu Muaro Sijunjung yang menjadi pusat gravitasi warga ibu kota kabupaten setiap harinya.
Sebagai simbol jantung kota, Simpang Tugu menawarkan aksesibilitas yang sangat mudah bagi siapa saja, sehingga tak heran jika arus lalu lintas di area ini kerap merayap akibat padatnya pembeli yang antre.
Di lokasi ini, deretan tenda pedagang menyajikan menu-menu legendaris seperti kolak pisang, berbagai sambal hingga aneka gorengan hangat yang digoreng langsung di hadapan pembeli.
Suasana di Simpang Tugu terasa sangat hidup dengan hiruk-pikuk warga yang saling tawar-menawar, menjadikannya lokasi paling favorit untuk merasakan Ramadhan yang kental di Muaro.
Baca juga: Gunung Marapi Sumbar Erupsi Sore Ini, Kolom Abu Tebal Capai 1.500 Meter, Warga Jauhi Radius 3 Km
Pasar Tanjung Ampalu: Gudang Kuliner Tradisional dan Lauk Pauk
Bergeser ke arah Kecamatan Koto VII, terdapat Pasar Tanjung Ampalu yang dikenal luas sebagai gudangnya kuliner tradisional Minangkabau dengan cita rasa yang menggugah selera.
Pasar ini menjadi destinasi wajib bagi mereka yang merindukan masakan rumahan untuk menu berbuka puasa tanpa harus repot memasak sendiri di dapur.
Selain takjil yang manis dan segar, para pedagang di Pasar Tanjung Ampalu banyak menyediakan lauk pauk siap saji seperti gulai paku, ikan bakar, hingga rendang daging dengan bumbu rempah yang sangat kuat.
Baca juga: Besaran Zakat Fitrah 2026 di Kota Pariaman, Cek Rincian Harga Beras dan Biaya Fidyah
Pasar Kamang Baru: Pusat Takjil Jalur Lintas Sumatera
Sementara itu, bagi warga yang berada di wilayah timur atau sedang melintasi Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), Pasar Kamang Baru hadir sebagai pilihan yang sangat strategis dan lengkap.
Mengingat lokasinya yang berada di jalur transit utama antarprovinsi, variasi makanan yang ditawarkan di Pasar Kamang Baru cenderung lebih beragam dan memiliki pengaruh rasa yang unik.
Pengunjung bisa menemukan perpaduan antara masakan khas lokal Sijunjung dengan pengaruh jajanan dari daerah tetangga seperti Riau dan Jambi yang dijajakan oleh para pedagang kreatif di sepanjang jalan.
Baca juga: Besaran Zakat Fitrah 2026 di Kota Pariaman, Cek Rincian Harga Beras dan Biaya Fidyah
RTH Muaro Sijunjung: Berburu Takjil Sambil Bermain di Taman
Sebagai pilihan terakhir yang paling modern, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muaro Sijunjung hadir menjadi spot paling ideal bagi keluarga dan generasi muda yang ingin bersantai.
Berbeda dengan pasar kaget pada umumnya, di RTH Muaro pengunjung bisa menikmati sensasi ngabuburit yang seru sambil membawa anak-anak bermain di area taman yang asri, hijau, dan tertata rapi.
Di sekitar area RTH, banyak ditemui jajanan viral seperti smoties, aneka jus hingga sate seafood bakar yang tampilannya sangat menarik dan menjadi incaran utama para pemburu takjil kekinian.
Dengan fasilitas pendukung yang memadai dan suasana yang sejuk, RTH Muaro menjadi penutup daftar lokasi terbaik untuk menikmati sore Ramadhan yang berkesan di jantung Kabupaten Sijunjung.
3. Ekonomi Global Terguncang Dampak Konflik Israel-Iran, Barang Lokal Justru Aman dari Kenaikan Harga
Ketegangan geopolitik antara Israel dan Iran mengancam stabilitas ekonomi dunia namun tidak banyak menyentuh sektor barang lokal. Komoditas yang berasal dari dalam negeri cenderung lebih stabil daripada produk impor.
Akademisi Universitas Andalas, Prof. Dr. Harif Amali Rivai, SE, MSi, menyebut perang memicu lonjakan biaya logistik internasional. Namun, distribusi barang lokal tidak mengalami hambatan berarti karena tidak melewati jalur laut global.
Eskalasi konflik yang melibatkan serangan balasan, ancaman penutupan jalur strategis, hingga pengerahan kekuatan militer di kawasan Timur Tengah dinilai berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dunia.
Harif Amali Rivai, menilai konflik antarnegara besar tersebut tidak hanya berdampak pada kawasan Timur Tengah, tetapi juga berimbas pada perdagangan internasional, termasuk Indonesia.
“Jika yang kita lihat hari ini adalah permasalahan geopolitik, perseteruan antarnegara-negara besar, tentu hal ini akan ada dampaknya ke perdagangan internasional Indonesia, terutama perdagangan yang melalui jalur laut yang nantinya akan terhambat dengan situasi perang,” ujar Harif, Minggu (1/3/2026).
Baca juga: Wali Kota Fadly Amran Targetkan Pasar Raya Padang Jadi Pusat Dagang Modern, Bakal Mirip Malioboro
Menurutnya, jalur distribusi global berpotensi mengalami gangguan apabila konflik meluas, terlebih jika menyentuh kawasan strategis seperti Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dunia. Kondisi tersebut dapat memicu lonjakan biaya logistik dan keterlambatan pengiriman barang.
Ia menjelaskan, komoditas impor yang didatangkan dari luar negeri sangat mungkin mengalami kenaikan harga akibat terganggunya rantai pasok.
“Tentu barang-barang atau komoditi impor yang didatangkan dari luar akan terjadi lonjakan harga. Dengan adanya perang ini, kemungkinan akan ada peralihan distribusi jalur barang karena menghindari risiko dampak perang,” katanya.
Selain itu, penundaan distribusi secara global akan berpengaruh pada ketersediaan barang. Jika suplai menurun sementara permintaan tetap, harga dipastikan naik dan berdampak hingga ke tingkat lokal.
“Namun jika dilihat, hal tersebut tidak akan terlalu berdampak pada komoditi-komoditi lokal. Yang terpengaruh tentu komoditi yang peredarannya secara global, seperti minyak yang bisa saja terjadi kenaikan,” jelasnya.
Baca juga: Warga BBI Kuranji Gelar Bazar Ramadan, Wali Kota Padang Fadly Amran Puji Pengelolaan Sampah Warga
Harif mengingatkan, apabila konflik berlangsung dalam waktu lama, dampaknya bisa semakin luas dan merembet ke berbagai sektor domestik. Padahal, kondisi ekonomi nasional saat ini masih dalam fase pemulihan dan mengejar target pertumbuhan.
“Kalau ini terlalu berlarut, jangka panjangnya pasti akan berdampak ke lokal. Harapan kita tentu ini bisa segera mereda, karena ekonomi kita saat ini bisa dikatakan masih sulit dan sedang mengejar target pertumbuhan,” ungkapnya.
Tak hanya sektor riil, pasar keuangan juga dinilai rentan terdampak. Ia memprediksi bursa saham berpotensi mengalami tekanan akibat sentimen negatif global.
“Dampak dari perang geopolitik ini bisa saja bursa saham anjlok, terjadi pelemahan di trading. Dengan menurunnya transaksi perdagangan tentu terjadi penurunan di sektor perekonomian. Salah satu indikator perekonomian kan bursa, jadi indeks di bursa efek bisa berpengaruh dan terjadi penurunan,” katanya.
Jika indeks saham turun, investor berisiko mengalami kerugian karena nilai portofolio yang dipegang menyusut. Kondisi tersebut mencerminkan perlambatan ekonomi.
Baca juga: 4 Tempat Berburu Takjil Sijunjung Ramai Pengunjung, Simpang Tugu hingga RTH Muaro untuk Ngabuburit
“Jika terjadi penurunan, maka investor akan merasa rugi karena nilai saham yang dipegang itu turun. Harapannya kan naik, tentu itu mencerminkan ekonomi bagus jika indeks meningkat,” ujarnya.
Selain pasar modal, nilai tukar rupiah juga dinilai sensitif terhadap gejolak geopolitik. Ketidakpastian global kerap mendorong investor menarik dana dari negara berkembang dan beralih ke aset yang lebih aman.
“Kemungkinan akan terjadi pelemahan mata uang karena stabilitas nilai tukar di Indonesia sangat sensitif dengan situasi geopolitik. Rupiah bisa mengalami depresiasi,” jelas Harif.
Pelemahan rupiah akan berdampak langsung pada barang impor yang dibayar menggunakan dolar Amerika Serikat, termasuk produk teknologi yang selama ini banyak digunakan di dalam negeri.
“Barang-barang impor yang dibayar dengan dolar tentu akan terdampak, seperti produk teknologi yang penggunaannya cukup besar di Indonesia,” tambahnya.
Baca juga: BMKG Pantau Jalur Penerbangan Pasca Erupsi Gunung Marapi, Pastikan Bandara Minangkabau Tetap Aman
Di sisi lain, kondisi ketidakpastian global biasanya mendorong investor mengalihkan asetnya ke instrumen yang dinilai lebih aman, seperti logam mulia.
“Dengan nilai investasi atau saham yang turun, investor bisa saja beralih ke komoditi yang lebih berpotensi lebih baik, seperti logam mulia. Saat ini kita lihat logam mulia menjadi investasi yang aman dan menjanjikan, terbukti tingkat keuntungannya terus naik dalam satu tahun terakhir,” katanya.
Ia memperkirakan harga emas dan logam mulia lainnya berpotensi terus meningkat seiring meningkatnya permintaan sebagai safe haven asset.
“Bisa saja harga logam mulia seperti emas akan terus naik, sehingga orientasi masyarakat beralih ke investasi tersebut,” pungkasnya.
Meski demikian, Harif berharap konflik tidak berkepanjangan agar dampak terhadap perekonomian global maupun nasional dapat diminimalisasi.(*)
BERITA POPULER SUMBAR
Populer Sumbar hari ini
Populer Sumbar
Sumatera Barat
Konflik Iran Vs Israel
Iran
Israel
Ramadan 1447H
Ramadan 2026
Ramadan
erupsi Gunung Marapi
| 4 Berita Poluler Sumbar: Aksi Rombongan Berhenti di Sitinjau Lauik Disoroti dan Kecelakaan Beruntun |
|
|---|
| 4 Berita Populer Sumbar: Polisi Selidiki Kecelakaan Tambang Sijunjung, Penemuan Mayat Pria di Sungai |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Rumah Terbakar saat Ditinggal, Gerebek Pesta Sabu dan Pajak Air Permukaan |
|
|---|
| 4 Berita Populer Sumbar: Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Makan Korban, Hari Pertama WFH ASN Pemprov |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Soal Tol Sicincin-Bukittinggi, 2 Remaja Gantung Diri dan Diskusi Andre |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/bdERUPSI-GUNUNG-MARAPI-Erud.jpg)