Prakiraan Cuaca Sumbar

Gunung Marapi Erupsi Kemaren, Simak Kondisi Cuaca Lereng hingga Puncak 11 Wilayah Rawan Hari Ini

BMKG merilis prakiraan cuaca Kawasan Rawan Bencana Gunung Marapi pada Selasa (27/1/2026) setelah gunung api paling aktif

Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/PVMBG
ERUPSI GUNUNG MARAPI - Kolom abu vulkanik terlihat membumbung dari puncak Gunung Marapi, Sumatera Barat, Senin (26/1/2026). BMKG merilis prakiraan cuaca Kawasan Rawan Bencana Gunung Marapi pada Selasa (27/1/2026) setelah gunung api paling aktif di Sumatera Barat tersebut kembali mengalami erupsi pada Senin (26/1). 

Ringkasan Berita:
  • Gunung Marapi kembali erupsi pada Senin siang dengan kolom abu setinggi ratusan meter.
  • Status Marapi masih Waspada, warga dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer.
  • Sehari setelah erupsi, BMKG merilis kondisi cuaca terbaru di lereng hingga puncak gunung.
  • Sebanyak 11 wilayah rawan bencana diprakirakan mengalami hujan ringan dan berawan.
  • Kondisi cuaca ini berpengaruh pada potensi lahar di aliran sungai sekitar Marapi.

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - BMKG merilis prakiraan cuaca Kawasan Rawan Bencana Gunung Marapi pada Selasa (27/1/2026) setelah gunung api paling aktif di Sumatera Barat tersebut kembali mengalami erupsi pada Senin (26/1).

Masyarakat perlu mewaspadai kondisi cuaca di sekitar lereng hingga puncak untuk mengantisipasi potensi ancaman banjir lahar dingin.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Marapi Bukittinggi mencatat letusan terjadi dengan tinggi kolom abu mencapai 600 meter di atas puncak.

Saat ini, prakiraan cuaca Kawasan Rawan Bencana Gunung Marapi menunjukkan kondisi yang didominasi cerah berawan hingga berawan tebal di berbagai titik kecamatan terdampak.

Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau memprediksi prakiraan cuaca Kawasan Rawan Bencana Gunung Marapi berlaku mulai Selasa (27/1/2026) pukul 10.00 WIB hingga Rabu (28/1/2026) pagi pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan Laporkan SPT Tahunan via Coretax Lebih Awal

Data ini mencakup 11 wilayah di Kabupaten Agam dan Tanah Datar yang berada langsung di kaki gunung.

Berikut adalah daftar lengkap prakiraan cuaca Kawasan Rawan Bencana Gunung Marapi di 11 wilayah dan puncak gunung:

  1. Kecamatan Banuhampu: Cerah berawan sepanjang hari, berubah menjadi berawan mulai pukul 22.00 WIB hingga pagi hari.
  2. Kecamatan Candung (Lereng Utara): Berawan tebal pada siang hari pukul 13.00 WIB, kemudian didominasi cuaca berawan hingga Rabu pagi.
  3. Kecamatan Sungai Pua (Lereng Barat): Kondisi berawan mendominasi sejak siang hingga dini hari pukul 04.00 WIB.
  4. Kecamatan X Koto: Cerah berawan pada siang hari, namun berubah menjadi berawan mulai pukul 16.00 WIB secara konsisten.
  5. Kecamatan Batipuh (Lereng Barat Daya): Didominasi cuaca berawan mulai pukul 13.00 WIB hingga Rabu pukul 07.00 WIB.
  6. Kecamatan Baso: Mengalami cuaca berawan mulai pukul 13.00 WIB dan bertahan hingga pagi hari.
  7. Kecamatan Salimpaung: Cuaca berawan mulai menyelimuti wilayah ini pada pukul 13.00 WIB.
  8. Kecamatan Sungai Tarab (Lereng Timur): Berawan sejak siang hari pukul 13.00 WIB secara terus-menerus.
  9. Kecamatan Lima Kaum: Kondisi cerah berawan pada pukul 10.00 WIB, kemudian berganti berawan mulai pukul 13.00 WIB.
  10. Kecamatan Pariangan (Lereng Selatan): Berawan tebal pada siang hari pukul 13.00 WIB, disusul cuaca berawan hingga pagi.
  11. Puncak Gunung Marapi: Area puncak diprediksi mengalami cuaca berawan tebal pada pukul 13.00 WIB dan 16.00 WIB, serta berawan sepanjang malam hingga pukul 07.00 WIB.

PVMBG tetap mempertahankan status Gunung Marapi pada Level II (Waspada).

Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak gunung wajib memantau prakiraan cuaca Kawasan Rawan Bencana Gunung Marapi guna menghindari risiko bencana susulan

Gunung Marapi Meletus

Gunung Marapi yang berada di wilayah Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Senin (26/1/2026) siang.

Letusan terjadi sekitar pukul 11.11 WIB dengan tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 600 meter di atas puncak gunung.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Marapi Bukittinggi, Ahmad Rifandi, menjelaskan bahwa kolom abu hasil erupsi terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut.

“Telah terjadi erupsi Gunung Marapi pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 11.11 WIB. Tinggi kolom abu teramati sekitar 600 meter di atas puncak atau kurang lebih 3.491 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut,” ujar Ahmad Rifandi dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, aktivitas erupsi tersebut juga terekam jelas pada alat seismograf yang terpasang di Pos Pengamatan Gunung Api Marapi.

Baca juga: Truk Rem Blong Hantam Mobil dan Motor di Panyalaian, Kendaraan Terguling Hingga Tabrak Bangunan

Berdasarkan hasil pemantauan, erupsi tercatat memiliki amplitudo maksimum 30,4 milimeter dengan durasi sekitar 34 detik.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved