Prakiraan Cuca Sumbar

Update Peringatan Dini Cuaca Sumbar, Hujan Lebat dan Angin Kencang Hantam Sejumlah Wilayah Sore Ini

Update cuaca Sumbar hari ini menunjukkan potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah titik pada Jumat (26/12/2025) sore.

Tayang:
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
Istimewa/bmkg
PRINGATAN DINI CUACA - Update cuaca Sumbar hari ini menunjukkan potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah titik pada Jumat (26/12/2025) sore. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau melaporkan kemunculan awan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Update cuaca Sumbar hari ini menunjukkan potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah titik pada Jumat (26/12/2025) sore.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau melaporkan kemunculan awan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Sementara di Kota Padang, saat berita ini ditulis pukul 17.50 cuaca menunjukkan cerah.

Fenomena ini menghantam wilayah Pesisir Selatan, Solok, hingga Pasaman Barat mulai pukul 17.10 WIB.

BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait update cuaca Sumbar yang disertai ancaman kilat, petir, dan angin kencang.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Minggu 28 Desember 2025, Hujan Ringan di Padang dan Pariaman pada Pagi Hari

Di Kabupaten Solok, wilayah seperti Lembah Gumanti, Gunung Talang, dan Payung Sekaki masuk dalam zona merah guyuran hujan. 

Sementara itu, warga di Kabupaten Agam, khususnya Tanjung Raya dan Tilatang Kamang, harus mewaspadai perubahan cuaca mendadak ini.

Masyarakat perlu memantau terus update cuaca Sumbar karena hujan lebat ini diprediksi meluas ke area perkotaan.

Kota Bukittinggi dan Padang Panjang terpantau masuk dalam daftar wilayah yang terdampak perluasan cuaca ekstrem.

Kabupaten Solok Selatan dan Lima Puluh Kota juga tidak luput dari ancaman mendung tebal yang membawa angin kencang hingga malam hari.

Baca juga: Anak SLB Waraqil Jannah Terima Bantuan Beras dan Karpet dari Polres Padang Panjang dan Bhayangkari

Prakirawan BMKG Sumatera Barat menyebut kondisi atmosfer ini memicu peningkatan curah hujan di kawasan Pasaman dan Tanah Datar secara drastis.

Para pengendara yang melintasi jalur lintas Sumatera diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap jalanan licin dan jarak pandang yang terbatas.

Petugas terus memantau pergerakan awan melalui citra radar terbaru.

Kondisi darurat cuaca ini diperkirakan masih bertahan hingga pukul 19.00 WIB malam ini.

Pastikan Anda tetap mengacu pada update cuaca Sumbar untuk mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi seperti pohon tumbang atau genangan air di jalur utama.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved