Berita Populer Sumbar

BERITA POPULER SUMBAR: Tahun Baru Tanpa Kembang Api dan Pertamina Siagakan Satgas Nataru

Jalur utama Lembah Anai mulai mengalami kepadatan volume kendaraan yang signifikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Tayang:
Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
MISA MALAM NATAL- Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat memberikan keterangan di kawasan Gereja Katedral Santa Theresia, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Rabu (24/12/2025) malam. Mahyeldi minta jemaat yang merayakan Misa Malam Natal 2025 di Gereja Katedral Padang untuk mendoakan korban bencana di Sumatera Barat. 

Selain itu, Wako Hendri bersama rombongan melakukan peninjauan ke sejumlah Posko Nataru serta kunjungan ke gereja yang ada di Padang Panjang guna memastikan perayaan Natal berjalan aman dan kondusif.

Baca juga: Buya Mulyadi Tegaskan Komitmen PKS Dampingi Korban Banjir Bandang Padang hingga Masa Pemulihan

Dalam rapat tersebut, Hendri Arnis juga membahas perkembangan harga komoditas utama di pasar. Ia menyebutkan, saat ini terjadi lonjakan harga cabai rawit, sementara harga cabai merah justru mengalami penurunan.

“Untuk harga komoditas ini, kami minta agar terus di-update setiap hari dan diinformasikan secara rutin, seperti melalui radio. Dengan begitu, masyarakat mengetahui perkembangan harga di pasar kita,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi dan bekerja sama demi menyukseskan pelaksanaan Nataru, terlebih di tengah masa pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di Padang Panjang.(*)

4. Penyumbang Wisman Terbanyak, 5.879 Wisatawan Malaysia Kunjungi Sumbar Oktober 2025

Dokumentasi Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
WISATAWAN MANCANEGARA SUMBAR - Dokumentasi Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Wisatawan asal Malaysia tercatat sebagai penyumbang terbesar kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Barat pada Oktober 2025. (Doc.TribunPadang.com)

Wisatawan asal Malaysia tercatat sebagai penyumbang terbesar kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Barat pada Oktober 2025.

Dari total 7.588 kunjungan wisman yang masuk melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), sebanyak 5.879 di antaranya berasal dari Negeri Jiran.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat dikutip pada Kamis (25/12/2025) menunjukkan, kontribusi wisatawan Malaysia mencapai lebih dari 77 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara selama Oktober 2025.

Baca juga: Kota Padang Catat 442.011 Perjalanan Wisatawan Nusantara Selama Oktober 2025

Angka ini menegaskan posisi Malaysia sebagai pasar utama wisman bagi pariwisata Sumbar.

Selain Malaysia, wisatawan mancanegara yang paling banyak berkunjung ke Sumatera Barat berasal dari Australia sebanyak 270 kunjungan, disusul Singapura 209 kunjungan, Amerika Serikat 106 kunjungan, dan Prancis 74 kunjungan.

Negara-negara tersebut melengkapi lima besar asal wisman yang masuk ke Sumbar pada periode tersebut.

BPS mencatat, secara keseluruhan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Barat pada Oktober 2025 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada September 2025, kunjungan wisman tercatat sebanyak 9.699 kunjungan, sementara pada Oktober turun menjadi 7.588 kunjungan atau mengalami penurunan sebesar 21,77 persen secara bulanan.

Baca juga: Dua Petak Toko yang Terbakar di Lubeg Padang, Enam Mobil Damkar Dikerahkan

Meski demikian, dominasi wisatawan asal Malaysia tetap konsisten. Secara kumulatif sepanjang Januari hingga Oktober 2025, jumlah kunjungan wisman asal Malaysia mencapai 57.386 kunjungan.

Angka ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan wisman dari negara lain, sekaligus mencerminkan kuatnya keterikatan historis, budaya, dan geografis antara Sumatera Barat dan Malaysia.

Kedekatan budaya Minangkabau dengan masyarakat Malaysia menjadi salah satu faktor utama tingginya minat kunjungan.

Selain itu, akses penerbangan langsung dari Malaysia ke Bandara Internasional Minangkabau turut mempermudah mobilitas wisatawan.

Masuknya ribuan wisatawan mancanegara juga berdampak pada sektor perhotelan di Sumatera Barat. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Oktober 2025 tercatat sebesar 47,15 persen.

Angka ini mengalami peningkatan 0,91 poin dibandingkan September 2025 yang berada di angka 46,24 persen.

Baca juga: Warga Kuranji Padang Geser Batu Pakai Tangan, Aki Alat Berat Dicuri Saat Perbaikan Sungai Guo

Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang Sumatera Barat pada Oktober 2025 tercatat selama 1,32 malam.

Angka tersebut menunjukkan adanya pergerakan aktivitas wisata, meskipun kunjungan wisman secara total mengalami penurunan.

Sementara itu, sektor pariwisata Sumatera Barat juga ditopang oleh pergerakan wisatawan nusantara.

Pada Oktober 2025, jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Sumatera Barat mencapai 1.661.426 perjalanan. Kota Padang masih menjadi tujuan utama, diikuti Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.(*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved