Pemkab Dharmasraya
Sebanyak 1.316 PPPK Dharmasraya Terima SK, Pj Sekda Tekankan Kedisiplinan dan Integritas
Loyalitas bukan dimaknai sebagai kepatuhan tanpa nalar, tetapi kesetiaan untuk bekerja sungguh-sungguh demi kepentingan organisasi dan masyarakat.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 1.316 PPPK Paruh Waktu resmi menerima SK pengangkatan.
- PPPK Paruh Waktu tersebut terdiri terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis di halama kantor bupati setempat.
- Kepada penerima SK tersebut ditekankan tiga pesan utama yang harus menjadi pegangan seluruh PPPK Paruh Waktu, yakni disiplin, loyalitas, dan integritas.
TRIBUNPADANG.COM,DHARMASRAYA - Sebanyak 1.316 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan, Rabu (24/12/2025).
Momen ini menjadi puncak penantian panjang bagi ribuan tenaga honorer yang telah mengabdi selama belasan tahun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Jasman atas nama Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, memimpin pengambilan sumpah dan janji 1.316 PPPK Paruh Waktu, yang terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis di halama kantor bupati setempat.
Baca juga: Pemkab Dharmasraya Sukses Masak 2 Ton Rendang untuk Korban Bencana Hidrometeorologi Sumatera
Bagi banyak peserta ini adalah ujung dari penantian panjang, yang memakan waktu lima tahun, sepuluh tahun, bahkan hingga lima belas tahun, sebelum akhirnya negara dan pemerintah daerah mengetuk pintu pengabdian mereka secara resmi.
Jasman menekankan tiga pesan utama yang harus menjadi pegangan seluruh PPPK Paruh Waktu, yakni disiplin, loyalitas, dan integritas.
Tiga nilai ini disebut sebagai fondasi utama dalam membangun aparatur yang profesional, berkarakter, dan dapat dipercaya.
Pesan pertama adalah disiplin. Pj Sekda menegaskan bahwa kehidupan dan pekerjaan berjalan sesuai dengan ketetapan waktu, sebagaimana keteraturan alam semesta yang diciptakan Allah SWT, tidak pernah bertabrakan satu sama lain.
Baca juga: Hadapi Lonjakan Mobilitas Libur Natal dan Tahun Baru, Pertamina Siagakan Satgas Nataru di Sumbar
“Karena itu, aparatur dituntut menghargai waktu, tidak menunda-nunda pekerjaan, serta menjadikan disiplin sebagai prioritas utama. Mereka yang tidak disiplin secara perlahan akan tereliminasi dari sistem kerja yang menuntut ketepatan dan tanggung jawab,”ucapnya dilansir resmi
Pesan kedua adalah loyalitas. Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan dalam birokrasi terletak pada loyalitas yang utuh, yakni loyal kepada pimpinan, loyal kepada aturan, dan loyal terhadap pekerjaan yang menjadi tanggung jawab.
Baca juga: Gebrakan Nikahpedia di Dharmasraya, Pasutri Baru Langsung Kantongi 9 Dokumen Usai Akad Nikah
Loyalitas bukan dimaknai sebagai kepatuhan tanpa nalar, tetapi kesetiaan untuk bekerja sungguh-sungguh demi kepentingan organisasi dan masyarakat.
Pesan ketiga adalah integritas. Pj Sekda menegaskan bahwa integritas bermakna kejujuran dalam bekerja.
Aparatur diminta untuk tidak menutup-nutupi persoalan, serta memberikan masukan yang benar kepada pimpinan. Integritas, menurutnya, menjadi penopang utama kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Selain kepada PPPK Paruh Waktu, pesan juga disampaikan kepada keluarga yang hadir. Pj Sekda meminta keluarga memahami bahwa dengan dilantiknya PPPK Paruh Waktu, maka tanggung jawab akan semakin besar.
Baca juga: HUT ke-22, Pemkab Dharmasraya Masak 2 Ton Rendang untuk Korban Bencana di Sumbar, Sumut dan Aceh
Intensitas kebersamaan mungkin mengalami perubahan, namun dukungan keluarga menjadi kunci agar aparatur tetap kuat dan konsisten dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengingatkan bahwa ritme kerja pimpinan daerah saat ini sangat tinggi demi percepatan pembangunan.
Pemkab Dharmasraya
Dharmasraya
Sumatera Barat
PPPK Paruh Waktu
Bupati Dharmasraya
Annisa Suci Ramadhani
| Jelang Lebaran, Bupati Dharmasraya Larang ASN Terima Gratifikasi dan Pakai Mobil Dinas untuk Mudik |
|
|---|
| Kejar Target Akhir Maret 2026, Dharmasraya Percepat Pemasangan 700 Titik Lampu Jalan |
|
|---|
| Bangunan Tua dan Arah Kiblat Tak Presisi, Masjid Nurul Iman di Solsel Dipugar, Butuh Rp3,7 M |
|
|---|
| Tanpa Sekat, Bupati Annisa Duduk Bersama Anak Yatim dan Bagikan Bingkisan Lebaran |
|
|---|
| Bupati Dharmasraya Terbitkan Aturan Ramadan 2026, Hiburan Tutup Total, Warung Tak Boleh Buka Siang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/PPPK-Paruh-Waktu-di-Dharmasraya-25122025.jpg)