Berita Populer Sumbar

BERITA POPULER SUMBAR: Pemulihan Pascabencana dan Kunjungan Wisata Nataru Diprediksi Turun

Selanjutnya, BNNP Sumatera Barat mencatat 14 Laporan Kasus Narkotika (LKN) berhasil diungkap sepanjang tahun 2025.

Tayang:
Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/BPBD Sumbar
BENCANA SUMBAR- Rapat Pemprov Sumbar dengan BNPB, dan Pemerintah kabupaten/kota serta stakeholder terkait, mengenai berakhirnya status Tanggap Darurat Bencana di Sumbar pada Senin (22/12/2025) malam. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah percepatan pendataan kerusakan serta pemulihan layanan dasar bagi masyarakat terdampak. 

Ringkasan Berita:
  • Pemprov Sumbar fokus percepatan pendataan kerusakan serta pemulihan layanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana.
  • ASITA Sumatera Barat memprediksi penurunan drastis kunjungan wisatawan pada masa libur sekolah serta Nataru 2026.
  • BNNP Sumatera Barat mencatat 14 Laporan Kasus Narkotika (LKN) berhasil diungkap sepanjang tahun 2025.
  • Dishub Sumatera Barat memetakan sejumlah lokasi kemacetan di Sumbar yang berpotensi menghambat perjalanan masyarakat selama periode libur Nataru 2026.

TRIBUNPADANG.COM - Sejumlah berita menarik TribunPadang.com dalam 24 jam terakhir, yang disajikan pada berita populer Sumatera Barat (Sumbar).

Ada berita terkait Pemprov Sumbar fokus percepatan pendataan kerusakan serta pemulihan layanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana.

Hal itu ditegaskan, setelah Pemprov Sumbar secara resmi mengakhiri status tanggap darurat tingkat provinsi dan mulai beralih ke tahap pemulihan pascabencana.

Kemudian ASITA Sumatera Barat memprediksi penurunan drastis kunjungan wisatawan pada masa libur sekolah serta Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Selanjutnya, BNNP Sumatera Barat mencatat 14 Laporan Kasus Narkotika (LKN) berhasil diungkap sepanjang tahun 2025.

Baca juga: Jadwal Terbaru SIM dan Samsat Keliling Kota Padang Rabu 24 Desember 2025

Terdapat juga berita terkait Dishub Sumatera Barat memetakan sejumlah lokasi kemacetan di Sumbar yang berpotensi menghambat perjalanan masyarakat selama periode libur Nataru 2026.

Baca berita selengkapnya:

1. Sumbar Masuk Tahap Pemulihan Pascabencana, Gubernur Targetkan Pendataan Tuntas Desember 2025

KASUS PENYIMPANGAN SEKSUAL- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memberikan keterangan kepada wartawan di Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (17/12/2025), terkait dugaan tindakan asusila yang dilakukan seorang oknum guru SMA di Kota Padang. Mahyeldi menegaskan pelaku kini sedang diproses sesuai aturan dan menekankan guru harus menjadi teladan bagi masyarakat.
KASUS PENYIMPANGAN SEKSUAL- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memberikan keterangan kepada wartawan di Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (17/12/2025), terkait dugaan tindakan asusila yang dilakukan seorang oknum guru SMA di Kota Padang. Mahyeldi menegaskan pelaku kini sedang diproses sesuai aturan dan menekankan guru harus menjadi teladan bagi masyarakat. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) secara resmi mengakhiri status tanggap darurat tingkat provinsi dan mulai beralih ke tahap pemulihan pascabencana.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah percepatan pendataan kerusakan serta pemulihan layanan dasar bagi masyarakat terdampak.

Langkah ini diambil untuk memastikan transisi menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif dan tepat sasaran.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Hari Ini Rabu, 24 Desember 2025, Kota Padang Berawan

Fokus Pemulihan Layanan Dasar Masyarakat

Gubernur Mahyeldi menjelaskan bahwa pemenuhan layanan dasar menjadi prioritas dalam masa transisi ini. Hal ini mencakup penyediaan:

⁃ Air bersih dan sanitasi
⁃ Layanan kesehatan dan pendidikan
⁃ Hunian sementara (Huntara)

Baca juga: Jembatan Baley di Wilayah Kodim 0309/Solok Rampung, Akses Warga PascaBanjir Kembali Normal

“Kita targetkan pendataan kerusakan dan kerugian akibat bencana ini tuntas paling lambat 28 Desember 2025. Ini penting agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera berjalan pada awal tahun 2026,” tegas Mahyeldi.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved