Akses Utama Padang-Bukittinggi Hanya Bisa Lewat Sitinjau Lauik, Usai Jalan Mega Mendung Putus

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar menyebut akses jalan Padang Bukittinggi untuk saat sekarang hanya

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
AKSES JALAN: Dirlantas Polda Sumbar, AKBP M. Reza Chairul saat memberikan keterangan di RS Bhayangkara Padang, Kamis (4/12/2025). AKBP Reza sebut akses utama Padang-Bukittinggi hanya menggunakan jalur Sitinjau Lauik, estimasi pengerjaan jalan Mega Mendung berkisar sebulan. 
Ringkasan Berita:
  • Ditlantas Polda Sumbar menyebut akses Padang–Bukittinggi saat ini hanya bisa melalui jalur Sitinjau Lauik akibat dampak bencana alam.
  • Perbaikan jalur di Mega Mendung diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan dan belum bisa kembali normal sepenuhnya.
  • Polda Sumbar menyiapkan satu regu personel setiap hari untuk mengurai kemacetan di Sitinjau Lauik, dengan harapan tidak terjadi kecelakaan atau kendaraan mogok.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar menyebut akses jalan Padang Bukittinggi untuk saat sekarang hanya bisa melewati jalur Sitinjau Lauik.

Diketahui, bencana alam yang terjadi di Sumbar beberapa waktu lalu membuat akses lalu lintas antar kota hingga provinsi lumpuh total.

Mulai dari jalan provinsi di Mega Mendung, Tanah Datar ambles akibat banjir bandang.

Baca juga: Bantuan Logistik KN Ganesha Basarnas Tiba di Pelabuhan Bungus untuk Korban Bencana Sumbar

Lalu, dari Lubuk Basung menuju Bukittinggi juga terputus akibat longsor. Sehingga akses utama hanya tersisa jalur di Sitinjau Lauik.

"Saat sekarang akses utama masyarakat dari Padang menuju Bukittinggi hanya bisa melewati jalur Sitinjau Lauik," ungkap Dirlantas Polda Sumbar, AKBP M. Rizal Chairul saat ditemui di RS Bhayangkara Padang, Kamis (4/12/2025).

Ia juga menjelaskan, untuk estimasi pengerjaan jalur di Mega Mendung, berkisar satu bulan.

"Tapi, dalam sebulan itu baru sebagian juga, belum normal seperti sediakala," jelasnya.

Baca juga: Warga Sungai Batang Agam Masih Terisolir, Trisa Sebut Pengungsi Butuh Kasur, Selimut dan Popok Bayi

Dirlantas Polda Sumbar dalam hal ini juga telah menugaskan personel untuk membackup jalur di Sitinjau Lauik agar tidak terjadi kemacetan.

"Setiap harinya akan kita backup, ada satu regu, terdiri dari 5 orang untuk membantu mengurai kepadatan laly lintas di Sitinjau Lauik," bebernya.

Ia menambahkan, kunci untuk menghindari kepadatan kendaraan di Sitinjau Lauik, yakni tidak ada kecelakaan dan kendaraan yang mogok di jalan.

"Kuncinya itu saja, insyaallah lancar," tambah AKBP M. Reza Chairul.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved