Bencana Sumbar
Polda Sumbar Kirim 2.000 Selimut hingga Popok Bayi ke 5 Daerah Bencana Terparah
Pelepasan pengiriman bantuan di Mapolda Sumbar, Sabtu (29/11/2025), dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta.
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) kembali menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana yang melanda sejumlah wilayah di provinsi tersebut.
Pelepasan pengiriman bantuan berlangsung di Mapolda Sumbar, Sabtu (29/11/2025), dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta.
Irjen Gatot mengatakan, bantuan ini difokuskan untuk lima daerah yang terdampak paling parah dari total 15 kabupaten dan kota yang mengalami bencana beberapa hari terakhir.
Daerah prioritas tersebut yakni Kota Padang, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Solok, dan Padang Pariaman.
Baca juga: Kapolda Sumbar Ungkap Jorong Koto Alam di Agam Masih Terisolir, Akses Sedang Dibuka
"Seperti yang saya sampaikan tadi, dari 15 kabupaten terdampak, lima di antaranya menjadi prioritas karena di sana banyak saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan," ujar Kapolda kepada wartawan.
Menurutnya, pendistribusian bantuan dilakukan secara proporsional berdasarkan laporan kebutuhan dari jajaran di lapangan serta kolaborasi dengan masyarakat.
Irjen Gatot menegaskan bahwa bantuan sudah mulai diberikan sejak 25 November dan terus dilanjutkan hingga hari ini.
Kapolda juga menginstruksikan seluruh personel kepolisian di Sumbar untuk terus hadir membantu masyarakat tanpa mengenal hari libur.
Baca juga: Jumlah Korban Banjir Sumbar, Meninggal 88 dan Hilang 85 Akibat Bencana Hidrometeorologi
"Sudah beberapa hari Sumbar dilanda bencana, dan jajaran saya tidak ada hari libur. Semua harus hadir membantu, baik evakuasi, penyaluran makanan, maupun kebutuhan lainnya. Saudara-saudara kita yang terdampak harus bisa kembali bangkit," tegasnya.
Ia menambahkan, bantuan yang dikirimkan tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga sebagai dukungan bagi personel Polri yang sedang bertugas di lokasi bencana.
Adapun bantuan sosial yang dikirimkan Polda Sumbar meliputi pada sore ini meliputi 1.000 buah popok bayi, 500 buah pembalut wanita, 500 stel pakaian sekolah,
500 tas sekolah, 1.000 minyak angin,1.000 minyak telon,1.000 autan, 2.000 nasi cepat saji,
100 kasur lipat, 500 boks air mineral dan 2.000 selimut.
Sementara peralatan penanganan bencana yang ikut diberangkatkan hari ini antara lain 300 velbed, 15 tenda pleton, 5 chainsaw, 200 paket MTP, 3 unit perahu karet, 100 pelampung, 100 sekop dan 100 jas hujan.
Baca juga: Korban Banjir Bandang di Agam Butuh Sembako, Makanan Bayi hingga Air Mineral
Irjen Gatot berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan warga di lima daerah terdampak utama, serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Koto Alam di Agam Masih Terisolir
Kapolda Sumatera Barat Irjen Gatot Tri Suryanta mengungkapkan bahwa Jorong Koto Alam, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, hingga Sabtu (29/11/2025), masih dalam kondisi terisolir akibat bencana yang melanda wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Kapolda usai memimpin pelepasan bantuan di Mapolda Sumbar.
| Petani Terdampak Bencana Diminta Bertahan, Sarankan Tanam Ubi di Lokasi Lahan Pertanian Rusak |
|
|---|
| Nasib Petani Sumbar Menggantung, Anggaran Perbaikan Lahan Rusak Berat Akibat Bencana Belum Ada |
|
|---|
| Kementan Targetkan Pemulihan Lahan Pertanian Sumbar Rampung Satu Bulan, Dinas Percepat Cairkan Dana |
|
|---|
| Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana di Sumbar Mulai Pulih, Petani di Solok Segera Panen Mei 2026 |
|
|---|
| Anggaran Cair, Pemulihan Sawah Terdampak Banjir di Sumbar Sasar Ribuan Hektare Lahan Petani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/BANTUAN-Kapolda-Sumbar-Irjen-Gatot-2.jpg)