Longsor di Lembah Anai
Jalan Padang-Bukitinggi Putus di Dekat Mega Mendung Sudah Diperbaiki, Akses Kendaraan Masih Lumpuh
Ruas Jalan Padang menuju Bukittinggi yang amblas tepatnya dekat Mega Mendung, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Suma
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR - Ruas Jalan Padang menuju Bukittinggi yang amblas tepatnya dekat Mega Mendung, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar sudah mulai diperbaiki.
Pantauan TribunPadang.com, Sabtu (29/11/2025) siang dua alat berat telah mulai beroperasi membersihkan material banjir.
Pembatas jalan pun sudah terpasang menandakan akses jalan yang ditutup dan belum bisa lewati.
Perlahan-lahan material kayu dari jalan mulai diangkat oleh alat berat.
Beberapa warga ada juga yang berdatangan untuk melihat proses perbaiakan jalan sembari merekam suasana yang terjadi.
PPK 1.1 BPJN Sumbar Noor Arias Syamsu, mengatakan jalan nasional yang rusak parah atau amblas berada di KM 63+500 atau kerap disebut mega mendung oleh masyarakat setempat.
Di KM 63+500 jalan amblas sepanjang 150 meter dengan kedalman 3,5 meter sampai 4 meter.
Ruas jalan lain yang mengalami kerusakan berada di KM 64+500, kondisi ruas jalan tersebut amblas setengah sepanjang 20 meter.
Kedalaman jalan amblas tersebut mencapai 6 meter hingga 7 meter.
Pihaknya menargetkan pengerjaan di KM 63+500 kawasan mega mendung akan rampung dalam tujuh hari ke depan.
“Pengerjaan bisa berjalan tepat waktu bahkan lebih cepat dengan catatan debit air dan cuaca tidak terlalu ekstrem,” ujar Noor Arias Syamsu yang akrab disapa Arias pada Jumat (28/11/2025).
Selain itu, pihaknya berharap agar antusias masyarakat untuk melihat akses jalan bisa ditahan terlebih dahulu karena menggangu proses pengerjaan.
“Beri kami waktu dan kepercayaan, supaya kami bisa melakukan pekerjaan dengan cepat dan efektif,” ujar Arias.
Baca juga: Desirwan Susuri Lembah Anai Cari Kakek, Nenek dan Paman, Korban Longsor di Jembatan Kembar
Sebelumnya, akses jalan Padang menuju Bukittinggi terhambat tepatnya berada di dekat kawasan Mega Mendung, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025).
Saat TribunPadang berkunjung sekitar jam 15.53 WIB terlihat jalan amblas dengan kedalaman sekitar 4 meter.
Puluhan warga juga turut menyaksikan tak lupa merekam suasana yang terjadi.
Dentuman air yang deras ditepi jalan berwarna cokelat membuat suasana mencekam.
Cuaca masih mendung, awan hitam menyelimuti kawasan Mega Mendung.
Sisa material kayu juga berserakan di jalan maupun ditepi sungai dengan ukuran yang beragam.
Putusnya akses lalu lintas ini berdampak pada juga pada sektor perekonomian masyarakat.
Hal ini dirasakan oleh salah satu pedagang bernama Sutan Mongguang.
Sutan Mongguang bersama istrinya Ros terpaksa tidak berjualan karna akses lalu lintas yang tersendat.
“Saya tidak berjualan karna kedainya di seberang jalan yang amblas kemudian lalu lintas tersendat, kendaraan tidak ada yang bisa lewat,”ucapnya sembari memakai mantel berwana hijau.
Ia juga menceritakan jalan amblas dekat kawasan Mega Mendung ini terjadi pada pagi hari.
Awalnya cuma pinggir jalan yang rusak namun karna derasnya air merusak seluruh badan jalan.
“Amblasnya jalan ini cukup parah dan tak tau penyelesaiannya sampai kapan belum lagi jembatan dekat Silaiang juga longsor,”tutupnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/rokok-jisamsu.jpg)