Demo di Sumbar
Mahasiswa Demo di Sumbar Kritik Program Makan Bergizi Gratis, Nilai Kebijakan Tak Tepat Sasaran
Mereka menyoroti program nasional Makan Bergizi Gratis yang dinilai tidak tepat sasaran dan harus segera dievaluasi oleh pemerintah.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Puluhan mahasiswa Sumbar yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat menggelar aksi demo di DPRD Sumbar, Kamis (23/10/2025).
Mereka menyoroti program nasional Makan Bergizi Gratis yang dinilai tidak tepat sasaran dan harus segera dievaluasi oleh pemerintah.
Puluhan mahasiswa tersebut tampak menggunakan almamater dari beberapa kampus, seperti UIN Imam Bonjol, Universitas Perintis, Universitas Dharma Andalas dan beberapa universitas lainnya.
Aksi demo dimulai sekira pukul 15.50 WIB dengan long march dari arah Ulak Karang menuju kantor DPRD Sumbar.
Sampai di depan kantor DPRD Sumbar, puluhan mahasiswa tersebut langsung membentangkan sejumlah spanduk yang berisi tulisan.
Baca juga: Polisi Ungkap Kasus Ganda di Gasan, Pelaku Pencabulan Anak Ditangkap, Isu Pembunuhan Terbantahkan
Seperti Bangun Ulang Indonesia, Negara Borjuis Kapitalis Penghisap Darah Rakyat, Suarakan Kebenaran, Cukong Oligarki, Evaluasi Total dan beberapa spanduk lainnya.
"Kita hadir disini karena setiap kali kebijakan-kebijakan yang dibuat untuk rakyat tapi kenyataan dilapangan bukan seperti yang dijanjikan," teriak salah seorang orator aksi.
Ia menyoroti beberapa program nasional yang telah berjalan, namun banyak menimbulkan polemik dan tidak sesuai dengan yang dijanjikan.
"Kita merasa bahwa saat ini kita di suguhi dengan Makan Bergizi Gratis, yang banyak membuat anak-anak keracunan," teriaknya.
"Indonesia ini tidak butuh makan bergizi gratis, tapi lebih butuh pendidikan gratis sehingga anak-anak di Indonesia ini bisa menempuh pendidikan yang baik secara merata," tambahnya.
Baca juga: Kuasa Hukum Ajukan Praperadilan, Polres Pariaman Diduga Langgar Prosedur Penahanan Pelaku Penembakan
Karena banyaknya program yang tidak sesuai dengan kenyataan oleh karena itu puluhan mahasiswa tersebut melakukan demo dan meminta DPRD Sumbar menyampaikan evaluasi ke pemerintah pusat.
"Kita datang kesini untuk menyampaikan bobroknya kepemimpinan Prabowo-Gibran selama satu tahun ini," teriaknya lagi.
"Banyak kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai dan lebih menyengsarakan rakyat. Jadi semua program-program dari mereka harus dievaluasi secara menyeluruh," sambungnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/AKSI-DEMO-daberbagai-kampdsi-tersebutd.jpg)