Kampung Nelayan Merah Putih
Dekat Bandara dan Kaya Potensi Wisata, Katapiang Dipilih Jadi Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis sebut pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Katapiang akan dongkrak ekonomi pesisir dan pariwisata
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: afrizal
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyambut pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Katapiang yang digagas KKP
- Bupati John Kenedy Azis menyebut Katapiang strategis karena dekat Bandara Minangkabau dan berpotensi menjadi kawasan wisata bahari
- Dengan dukungan KKP dan pemerintah daerah, Kampung Nelayan Merah Putih Katapiang diharapkan memperkuat ekonomi pesisir Padang Pariaman.”
TRIBUNPADANG.COM, PADANGPARIAMAN- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyambut positif pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di kawasan Katapiang, Kecamatan Batang Anai.
Program ini dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan serta mendorong ekonomi pesisir daerah.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengatakan, pembangunan KNMP Katapiang merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap aspirasi pemerintah daerah.
Ia menyebut, kawasan Katapiang dipilih karena memiliki posisi strategis yang dekat dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan potensi wisata bahari yang besar.
Baca juga: Fasilitas Apa yang Bakal Ada di Kampung Nelayan Merah Putih Katapiang Padang Pariaman?
“Kami dari pemerintah daerah tentu berterimakasih karena sudah menampung aspirasi kami terkait Kampung Nelayan ini. Kenapa kita memilih di sini, karena daerah Katapiang ini dekat dengan bandara. Jadi, nantinya jika turis datang bisa langsung menikmati wisata bahari dan naik kapal dari sini,” ujar John Kenedy Azis, Rabu (15/10/2025).
Selain faktor lokasi, kata John, kawasan pesisir Katapiang juga dihuni banyak nelayan aktif yang menjadi basis utama sektor perikanan di Padang Pariaman.
Pemkab Siapkan Perluasan Kampung Nelayan di Pesisir Padang Pariaman
Pemerintah daerah pun berencana memperluas jangkauan program KNMP ke kawasan pesisir lainnya.
“Kabupaten Padang Pariaman memiliki area pesisir sejauh 60 kilometer, jadi nantinya akan kita masukkan kampung nelayan ini sebanyak-banyaknya,” ucapnya.
John menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung, menjaga, serta mengelola KNMP Katapiang secara berkelanjutan.
Ia berharap program ini dapat sejalan dengan visi pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, khususnya dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis maritim.
Baca juga: KKP Mulai Bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Sumbar, Produksi Ikan Ditargetkan Meningkat
“Kami dari pemerintah daerah juga akan support, menjaga, pelihara, dan kelola kampung nelayan ini dengan sebaik mungkin agar apa yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan Asta Citanya bisa tercipta,” tegasnya.
Jadi Titik Kumpul dan Edukasi Masyarakat Hadapi Potensi Megathrust
Terkait potensi bencana alam, khususnya isu megathrust, John menjelaskan pemerintah daerah akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat pesisir dengan memanfaatkan kampung nelayan sebagai titik kumpul dan sarana evakuasi.
“Menanggapi isu megathrust, nantinya pemerintah daerah akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan menjadikan kampung nelayan sebagai sarana dan prasarananya, seperti menjadi titik kumpul masyarakat sebelum dievakuasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, KKP juga akan membantu pemerintah daerah dalam mencegah abrasi pantai melalui pembangunan struktur pelindung pesisir. Meski begitu, menurut John, kawasan Katapiang tidak terlalu terdampak abrasi parah.
“Tapi menurut saya di sekitaran Katapiang ini tidak terlalu terjadi abrasi, jadi rasanya tidak terlalu mempengaruhi,” kata John.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/KAMPUNG-NELAYAN-Bupati-Padang-Pariaman-John-Kenedy-Azis-3.jpg)