Usaha Kecil di Sumbar Berpotensi Besar Melantai di Pasar Bursa
Memanfaatkan IDX Inkubator dan Papan Akselerasi IDX, pelaku usaha kecil akan didampingi hingga layak masuk bursa saham.
Penulis: afrizal | Editor: Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Usaha kecil dan menengah di Sumatera Barat memiliki potensi besar bisa melantai di pasar bursa.
Walaupun usaha yang dikelola tidak masuk kategori "raksasa" peluang masuk ke bursa saham tetap ada.
Memanfaatkan IDX Inkubator dan Papan Akselerasi IDX, pelaku usaha kecil akan didampingi hingga layak masuk bursa saham.
Hal tersebut diungkapkan Komisaris Utama IDX atau Bursa Efek Indonesia, Nurhaida, saat media visit ke TribunPadang.com, Kamis (25/9/2025).
Baca juga: Kronologi Ayah Korban Pencabulan di Padang Pariaman Ditemukan Tewas, Diduga Dibunuh Pelaku yang Sama
Melalui IDX Inkubator, pelaku usaha akan diajarkan cara serta mempersiapkan diri agar bisa go public.
Bahkan beberapa usaha kuliner di Kota Padang, sudah ada yang memanfaatkan IDX Inkubator ini.
"Mungkin masyarakat belum terlalu paham dengan cara masuk bursa saham ini. Peluang itu ada. Potensinya juga sangat besar," ujar Nurhaida yang dating didamping Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Irvan Susandy, Kepala Divisi Riset IDX, Verdi Ikhwan serta Kepala Kantor Perwakilan IDX Sumbar, Early Saputra.
IDX Incubator adalah program inkubasi dari Bursa Efek Indonesia bertujuan untuk mendukung perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah dalam mempersiapkan bisnis mereka menuju tahap go public.
Baca juga: Dosen Pendidikan IPA UNP Laksanakan PIPN untuk Tingkatkan Kompetensi Guru IPA SMP di Kota Padang
Jenis usaha di Sumbar yang bisa terjun ke bursa saham pun beragam.
Tergantung usaha apa yang sedang berkembang saat ini.
Seperti kuliner yang jamak di Minangkabau, memiliki potensi yang sama dengan usaha lainnya.
"Misal industri oleh-oleh. Ini bisa. Mereka tahap awal akan dibina dulu hingga mampu," ujar Nurhaida.
Baca juga: Emas Kembali Capai Harga Tertinggi di Padang, Kini di Harga Rp5 Juta per Emas
Menurut alumni SMAN 1 Bukittinggi ini, beragam usaha di Sumatera Barat punya potensi sangat besar.
Namun sepertinya belum terlalu terarah untuk melantai di bursa saham.
Di sini lah peran besar bursa dan media memberikan literasi pada masyarakat.
Bisa jadi pelaku usaha di Sumbar belum terpikir untuk go publik karena mereka belum paham.
Ditambahkan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Irvan Susandy, IDX bersifat proaktif dalam mendorong pelaku usaha di daerah untuk go public.
Nama-nama usaha yang daftar, nanti akan diseleksi.
Usaha yang potensial akan didampingi dalam IDX Inkubator dan diberi bantuan dalam mengembangkan usahanya.
Baca juga: Baru Tiga Dapur MBG Beroperasi, Wali Kota Bukittinggi Akui Belum Cukup untuk Seluruh Siswa
"Kita ada tim khusus yang akan turun ke daerah. Nanti bisa kita guidance pelaku usaha hingga mereka tercatat di bursa saham," katanya.
Potensi besar pelaku usaha ini melantai ini pun sudah dibuktikan.
Irvan mencontohkan ada satu bimbingan belajar yang sudah tercatat di bursa saham saat ini.
Bahkan salah satu usaha kebab yang ada di Indonesia pun sudah listing di bursa saham.(*)
| Hadirkan Listrik Andal 2 Rumah Sakit di Padang, PLN: Sektor Kesehatan Prioritas Utama |
|
|---|
| Sinergi BGN di Padang Pariaman, Bupati JKA: MBG Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal |
|
|---|
| Gubernur Mahyeldi Minta Perhatian Khusus untuk Jemaah Lansia saat Lepas Kloter 1 Embarkasi Padang |
|
|---|
| Seusai Kayu Tanam Bupati Padang Pariaman Pastikan Goro Akbar Susul Daerah Lain |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Mentawai Sabtu 25 April 2026: Pagi Cerah Berawan, Malam Berpotensi Hujan Ringan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Komisaris-Utama-IDX-Nurhaida-2992025.jpg)