Kabupaten Padang Pariaman
Seusai Kayu Tanam Bupati Padang Pariaman Pastikan Goro Akbar Susul Daerah Lain
Bupati Padang Pariaman turun langsung memimpin gotong royong perbaikan jalan rusak akibat banjir.
Ringkasan Berita:
- Goro Akbar di Nagari Balah Aia Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam dilakukan untuk memperbaiki dan menghubungkan kembali tanggul sepanjang sekitar satu kilometer yang rusak akibat banjir
- Goro Akbar akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah rawan bencana, seperti Kecamatan Ulakan, Batang Anai, Sungai Geringging, dan Aur Malintang
TRIBUNPADANG.COM- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana melalui Apel Gabungan dan Gotong Royong (Goro) Akbar di Nagari Balah Aia Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Padang Pariaman sebagai langkah konkret menangani kerusakan jalan yang kembali amblas akibat banjir susulan.
Jalur alternatif menuju Tanah Taban, Lubuk Alung yang memiliki peran vital bagi mobilitas warga dan distribusi ekonomi kembali terdampak setelah hujan lebat pada Jumat (17/4/2026).
Baca juga: Toboh Gadang Barat Jadi Nagari Creative Hub, Bupati Padang Pariaman: Hanya 3 di Sumbar
Bupati menyebutkan, sebelumnya tanggul di lokasi tersebut telah diperbaiki dan bisa dilalui masyarakat.
Namun, curah hujan tinggi menyebabkan kerusakan kembali terjadi.
Ia menegaskan, Goro Akbar dilakukan untuk memperbaiki dan menghubungkan kembali tanggul sepanjang sekitar satu kilometer agar akses masyarakat segera pulih.
Baca juga: Tengkorak Manusia Ditemukan di Padang Pariaman, Wali Korong Menduga Korban Banjir Bandang 2025 Lalu
Kegiatan ini melibatkan lintas sektor, mulai dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), personel TNI-Polri, hingga masyarakat setempat yang turut bergotong royong memperbaiki badan jalan.
Selain itu, upaya penanganan diperkuat dengan dukungan Balai Wilayah Sungai berupa satu unit alat berat, 1.000 geobag, serta kawat bronjong dengan volume mencapai 1.000 meter kubik.
Bupati menegaskan, Goro Akbar akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah rawan bencana, seperti Kecamatan Ulakan, Batang Anai, Sungai Geringging, dan Aur Malintang.
Menurutnya, Kecamatan Kayu Tanam menjadi prioritas karena merupakan salah satu titik rawan banjir yang kerap berdampak pada kerusakan infrastruktur vital.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah menargetkan pemulihan akses jalan secara cepat agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Baca juga: Tim SAR Cari Bocah 4 Tahun Hilang Misterius di Sungai Kataping Padang Pariaman, Diduga Tenggelam
Pemkab Padang Pariaman juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana di daerah tersebut. (rls)
| Toboh Gadang Barat Jadi Nagari Creative Hub, Bupati Padang Pariaman: Hanya 3 di Sumbar |
|
|---|
| Bupati Padang Pariaman Resmikan 6 Jembatan di Tengah Efisiensi, Akses Warga Kembali Pulih |
|
|---|
| Bupati Padang Pariaman Tuntaskan Bantuan UMKM, 570 Pelaku Usaha Siap Bangkit dari Dampak Bencana |
|
|---|
| Pasien Perdarahan Hebat Diselamatkan Tim Medis RSUD Padang Pariaman |
|
|---|
| Bupati JKA Optimistis Pacu Kuda Padang Pariaman 2026 Berlangsung Meriah: Persiapan Sudah 90 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/goro-john-kene.jpg)