Denmark Open 2025
Daftar Unggulan Kalah di Denmark Open 2025 , Andalan Tuan Rumah Viktor Axelsen Hampir Takluk
Daftar unggulan kalah pada Denmark Open 2025 atau turnamen Eropa yang terbilang penuh batu terjal, sehingga tak mudah bagi
BERIKUT Daftar unggulan kalah pada Denmark Open 2025 atau turnamen Eropa yang terbilang penuh batu terjal, sehingga tak mudah bagi para pebulu tangkis ranking papan atas.
Dengan demikian, hasil fase menjelang babak final Denmark Open 2025 yang semula jadi turnamen wajib menang, malahan menjadi kuburan bagi mereka.
Bahkan, tidak tanggung-tanggung, sebanyak 14 kontestan dengan status unggulan mengalami kalah dini di Denmark Open 2025.
Mereka semua tumbang sebelum perempat final yang mana titik ketika para favorit bertemu dalam undian bagan pertandingan.
Daftarnya pun mengejutkan di ajang bertaraf BWF World Tour Super 750 ini karena memuat pemain-pemain yang sebelumnya digdaya.
Kejutan terbesar terjadi di ganda putra ketika pasangan nomor satu, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, tumbang di tangan underdog Malaysia pada babak kedua.
Baca juga: Hasil Denmark Open 2025: Viktor Axelsen Atasi Chou Tien Chen yang Jadi Lawan Tersulit Jojo
Ini menjadi kedua kalinya Kim/Seo kalah sebelum perempat final sejak bereuni pada awal tahun ini.
Kim/Seo sudah menggondol delapan gelar dengan enam di antaranya dari level Super 750 ke atas dan termasuk Kejuaraan Dunia.
Kans Indonesia di ganda putra terbuka lebar karena tak hanya Kim/Seo tetapi empat unggulan teratas di Denmark Open 2025 tersungkur duluan.
Hanya empat unggulan yang tersisa dengan salah satunya adalah wakil Indonesia yaitu Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Jawara Tanah Air ikut berperan. Duet anyar Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menjegal unggulan keduanya, Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), di babak pertama.
Perlu dicatat pula partisipasi dari jajaran 10 besar dunia sudah berkurang karena absennya duet nomor 8, Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia), karena cedera.
Bukan tidak mungkin keduanya menciptakan final senegara karena berada di paruh yang berbeda.
Tuah penakluk raksasa Rian/Rahmat diharapkan berlanjut saat menantang eks pasangan nomor satu, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, di 8 besar.
"Pastinya tidak mudah, mereka pernah nomor satu dunia dan beberapa kali juara turnamen," ucap Rian yang juga pernah nomor 1 bareng Fajar dilansir dari PBSI. Tapi kami akan coba menunjukkan yang terbaik."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/pebulu-canada.jpg)