Korea Open 2025

Si Anak Hilang telah Kembali, Anthony Ginting Melangkah Mulus Awali Korea Open 2025

Si Anak hilang telah kembali kiranya patut dialamatkan kepada Anthony Sinisuka Ginting, setelah sempat tenggelam dan kesulitan memenangi

Editor: Emil Mahmud
BADMINTON INDONESIA
ANTHONY GINTING MENANG - Anthony Sinisuka Ginting berhasil mengalahkan pemain Jepang, Yushi Tanaka, dengan skor 21-17, 21-17 dalam pertandingan di Suwon Gymnasium, Suwon, Korea Selatan, Rabu (24/9/2025) hari ini. 

TRIBUNPADANG.COM, SUWON - Si Anak hilang telah kembali kiranya patut dialamatkan kepada Anthony Sinisuka Ginting, setelah sempat tenggelam dan kesulitan memenangi sejumlah pertandingan belakangan ini.

Kali ini Anthony Ginting pun angkat bicara lantas mengungkapkan kondisinya setelah memenangkan babak pertama Korea Open 2025.

Sebagaimana diketahui Anthony Sinisuka Ginting berhasil mengalahkan Yushi Tanaka, Wakil Jepang dengan skor 21-17, 21-17 dalam pertandingan di Suwon Gymnasium, Suwon, Korea Selatan, Rabu (24/9/2025) hari ini.

Hasil positif ini sangat disyukuri oleh sang tunggal putra andalan Indonesia setelah mengalami masa-masa sulit pasca-cedera berkepanjangan.

Kemenangan tersebut menjadi yang kedua bagi Anthony Ginting pada tahun ini.

Terakhir kali dia melakukannya adalah ketika babak pertama Malaysia Open 2025 pada Januari silam. Delapan bulan yang lalu.

"Puji Tuhan sangat bersyukur dengan hasil hari ini," kata Anthony setelah laga melalui keterangan tertulis dari PBSI.

"Utamanya saya bersyukur bisa melewati masa-masa yang kurang enak atau sulit di lapangan, dimulai mengatasinya dari sana."

Cedera tulang rawan hingga peradangan otot di bahu kanan membuat Ginting absen selama enam bulan pada awal tahun ini.

Proses menemukan kembali daya saing tidak mudah baginya.

Sudah kembali bertanding sejak Japan Open pada Juli lalu, pemain asal Cimahi selalu kalah, dan sebagian dramatis, dalam total enam pertandingan.

Pertandingan menghadapi Yushi Tanaka pun sebenarnya tidak mudah bagi.

Anthony lebih dulu tertinggal dari pemain peringkat 26 dunia tersebut hingga berjarak tiga poin pada interval gim pertama.

Selepas jeda, Anthony makin tertinggal pada skor 8-14, tetapi akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada 16-16.

"Di gim pertama memang tidak bisa langsung in, dari strategi, pola permainan dan pola pikir," tutur Anthony.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved