China Masters 2025

Ratu Bulu Tangkis An Se-young Melaju dan Tampil Dominan pada China Masters 2025

RATU Bulu Tangkis An Se-young (Korea Selatan), tidak menemui kesulitan berarti setelah menangi babak 32 besar China Masters 2025.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Emil Mahmud
TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM
RATU BULU TANGKIS JUARA - Ratu Bulu tangkis sekaligus Tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, berjuang habis-habisan untuk bangkit dari ketertinggalan jauh pada final Indonesia Open 2025. An Se-young membuktikan kerja keras berbuah manis setelah sukses menghindari kekalahan saat bersua unggulan kedua asal China, Wang Zhi Yi, di final Indonesia Open 2025. 

RATU Bulu Tangkis An Se-young (Korea Selatan), tidak menemui kesulitan berarti setelah menangi babak 32 besar China Masters 2025.

Alhasil, Tunggal putri nomor satu dunia mengamankan tiket 16 besar setelah sukses mengalahkan Natsuki Nidaira asal Jepang, Selasa (16/9/2025).

Bermain di Shenzhen Arena, Shenzhen, China, pemain asal Gwangju tersebut tampil dominan sejak awal.

Sempat sengit di awal, An mampu segera memanfaatkan kelengahan Nidaira untuk menjauh dan sulit dikejar.

Juara Olimpiade itu bahkan sempat unggul telak 19-8 dan menang dua gim langsung dalam durasi 47 menit.

Gim pertama berjalan dengan penuh kehati-hatian bagi kedua pemain.

An dan Nidaira sama-sama berbagi angka. Margin poin antara keduanya hanya berselisih satu angka hingga imbang 7-7.

Mulai memasuki pertengahan gim, An berhasil menemukan ritme yang tepat untuk mendikte serangan.

Dia berhasil memimpin di interval bahkan unggul jauh sampai 13-7.

Keunggulan pemain 24 tahun itu semakin menjadi. An membuat Nidaira seakan linglung hingga terus ditinggal sampai 19-8.

Gim pertama berjalan cukup cepat dengan skor 21-13.

Baca juga: Ratu Bulu Tangkis An Se-young Meski Cedera, Tak Surut untuk Unjuk Gigi di Kejuaraan Dunia 2025

Pada gim kedua, An sempat tertinggal 3-4.

Namun dia tidak membiarkan Nidaira mendapatkan ritme permainan yang diinginkan dan segera mengambil alih kendali serangan.

An mulai berbalik menekan dan terus memimpin sampai 10-6.

Reli panjang terjadi setelah interval. Nidaira mencetak winner untuk memangkas ketertinggalan menjadi 9-12. Lapangan kedua pemain sampai banjir keringat karenanya.

Kesalahan dari An yang terlalu hati-hati, terutama di netting, membuat keunggulan dia masih tertahan 15-11.

Dominasi An belum habis. Dia masih konsisten menjaga margin angka 19-12.

Tanpa berlama-lama dan tidak membiarkan Nidaira mendapat peluang berkembang, dia akhirnya berhasil mengunci kemenangan dengan skor akhir 21-13, 21-13.(*)

 


 

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved