Ibadah Haji 2026
Antisipasi Jemaah Hilang, Pendamping Haji Solok Selatan Wajibkan Bepergian Minimal 3 Orang
Aturan ini diperketat menyusul adanya laporan mengenai jemaah haji asal Indonesia lainnya yang sempat dinyatakan hilang.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Pihak pendamping haji Kabupaten Solok Selatan memperketat aturan pergerakan jemaah selama berada di Mekkah.
- Antisipasi jemaah terpisah dari rombongan, jemaah diwajibkan bepergian secara berkelompok minimal tiga orang.
- Kemudian selalu mengenakan alat pelindung diri saat beraktivitas di luar hotel.
- Aturan ini diperketat menyusul adanya laporan mengenai jemaah haji asal Indonesia lainnya yang sempat dinyatakan hilang.
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN - Pihak pendamping haji Kabupaten Solok Selatan memperketat aturan pergerakan jemaah selama berada di Mekkah, Arab Saudi.
Untuk mengantisipasi adanya jemaah yang tersesat atau terpisah dari rombongan, para jemaah kini diwajibkan bepergian secara berkelompok minimal tiga orang dan selalu mengenakan alat pelindung diri saat beraktivitas di luar hotel.
Pihak panitia memastikan bahwa kondisi fisik dan mental para jemaah terjaga dengan baik. Hal ini menjadi angin segar bagi pihak keluarga yang melepas mereka dari tanah air.
Kendati kondisi kesehatan jemaah terbilang prima, pihak pendamping haji menerapkan aturan yang jauh lebih ketat dari sebelumnya. Langkah antisipatif ini diambil demi keselamatan dan kenyamanan bersama selama berada di Arab Saudi.
Pendamping Jemaah Haji Solok Selatan, Miftahul Iqbal Maulid, mengungkapkan adanya kebijakan baru mengenai pergerakan jemaah. Aturan ini diperketat menyusul adanya laporan mengenai jemaah haji asal Indonesia lainnya yang sempat dinyatakan hilang.
Baca juga: Sempat Batuk dan Tak Nafsu Makan, Jemaah Haji Berusia 81 Tahun Asal Pessel Wafat di Makkah
"Kami meminta dengan sangat agar jemaah tidak meninggalkan rombongan atau pergi sendirian. Jika memang ada keperluan keluar, minimal harus pergi bertiga," ujar Miftahul Iqbal dalam keterangan tertulis Jumat (22/5/2026) pagi waktu Arab Saudi.
Selain larangan bepergian seorang diri, faktor cuaca dan kesehatan lingkungan juga menjadi perhatian serius tim pendamping. Jemaah diwajibkan untuk selalu melindungi diri dari paparan cuaca ekstrem.
Iqbal menekankan pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) setiap kali jemaah melangkahkan kaki keluar dari penginapan.
APD yang dimaksud meliputi masker, payung, kacamata hitam, hingga ketersediaan air minum yang cukup agar terhindar dari dehidrasi.
Kesadaran mandiri dari jemaah sangat diharapkan dalam mematuhi protokol kesehatan ini. Mengingat suhu udara di Arab Saudi kerap berubah drastis dan berpotensi menguras stamina.
Saat ini, rombongan asal Solok Selatan menempati Al Hidayah Tower Hotel sebagai tempat bernaung sementara.
Baca juga: Tarekat Syattariyah Ulakan Tetapkan Idul Adha pada Jumat 29 Mei 2026, Langsung Sembelih Hewan Kurbanc
Lokasi hotel ini memang terhitung cukup jauh dari pusat ibadah, yakni berjarak sekitar 12 kilometer dari Masjidil Haram.
Meskipun jarak geografisnya lumayan jauh, Iqbal memastikan hal tersebut tidak menjadi kendala berarti bagi aktivitas ibadah jemaah. Manajemen haji telah mengantisipasi persoalan transportasi ini dengan matang.
Pemerintah menyediakan fasilitas bus shuttle atau angkutan khusus yang beroperasi secara penuh selama 24 jam. Dengan demikian, jemaah bisa kapan saja menuju Masjidil Haram tanpa perlu mengkhawatirkan akses transportasi.
Waktu pelaksanaan puncak haji kini sudah semakin dekat di depan mata. Berdasarkan kalender bimbingan ibadah, seluruh jemaah dijadwalkan akan segera bergeser dari hotel menuju mabit atau lokasi utama.
| Sempat Batuk dan Tak Nafsu Makan, Jemaah Haji Berusia 81 Tahun Asal Pessel Wafat di Makkah |
|
|---|
| Petugas PPIH Kloter 12 Padang Sisir Kamar Hotel, Cek Fisik Jemaah Haji Jelang Armuzna |
|
|---|
| Jemaah Haji Tanah Datar Gagal Terbang, Butuh Transfusi 3 Kantong Darah Akibat Anemia Berat |
|
|---|
| Viral Berkat Tulus Doakan Jemaah Haji, Tukang Sampah di Padang Nangis Haru Dapat Hadiah Umrah |
|
|---|
| Menabung 13 Tahun Petani Pasaman Barat Hasna Berangkat Haji, Ingin Doakan Anak di Depan Kakbah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Ibadah-haji-2026-2252026.jpg)