BBM Langka di Padang
Curhat Sopir Antre Solar di Padang, Jika Tak Dapat Langsung Balik Rumah, Cari Info dan Antre Lagi
Abdul Rahman mengaku sudah antre sejak Jumat malam namun belum kunjung mendapatkan BBM Solar.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: afrizal
Ringkasan Berita:
- Pengemudi truk di Padang, Sumatera Barat terpaksa antre berjam-jam agar truk yang mereka gunakan bisa mendapatkan solar
- Sejumlah sopir terpaksa berpindah-pindah SPBU.
- Tiga SPBU di jalur Padang-Solok yang menjadi tumpuan sopir truk dan bus antar kota juga kehabisan solar, Sabtu (16/5/2026) sore.
TRIBUNPADANG.COM- Pengemudi truk di Padang, Sumatera Barat mulai kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.
Mereka terpaksa antre berjam-jam agar truk yang mereka gunakan untuk mencari nafkah bisa kembali beroperasi.
Bahkan beberapa SPBU di Kota Padang, kehabisan persediaan solar.
Sabtu (16/5/2026) sejumlah truk mulai berpindah-pindah SPBU agar bisa mendapatkan solar.
Baca juga: Demi Solar Sopir Truk di Padang Antre Sejak Jumat, Sabtu Sore Belum Dapat
Seorang sopir truk, Feri mengatakan ia sudah antre selama dua jam dari Simpang Ketaping menuju SPBU Pisang untuk membeli BBM Solar.
Pria yang berasal dari Padang ini hendak menuju Dharmasraya mengantarkan barang.
"Saya sudah antre dua jam, banyak truk yang tidak dapat solar di beberapa SPBU lain, sehingga antrean banyak terjadi di sini, karena stoknya ada," ucapnya saat mengantre BBM Solar di dekat Simpang Ketaping, Padang, sekira pukul 15.46 WIB.
Ia hanya berharap setelah antrean panjang, bisa mendapatkan BBM Solar.
Sehingga, perjalanan dari Padang menuju Dharmasraya dapat dilakukan.
Informasi yang ia dapat dari para sopir lainnya, BBM Solar mengalami kelangkaan sejak Sabtu (16/5/2026) pagi.
Namun, Feri tidak begitu khawatir bila hari ini tidak mendapatkan solar setelah antre Panjang.
Jika tidak mendapatkan BBM, Feri mengaku akan memutar kendaraannya ke rumah.
"Kalau tidak dapat Solar, langsung balik ke rumah, cari lagi informasi SPBU yang ada solar, lalu mengantre lagi," sebutnya.
Antre Panjang
Antrean truk mengular panjang dari Simpang Ketaping hingga SPBU Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sabtu (16/5/2026) sore.
Pantauan Jurnalis TribunPadang.com, Muhammad Iqbal di lapangan sejak pukul 15.42 WIB, truk-truk tersebut mengantre untuk mengisi Bahan Bakar (BBM) Solar.
Saat TribunPadang.com datang dari arah Simpang Lubuk Begalung (Lubeg) menuju Simpang Ketaping, dari arah berlawanan truk sudah berjejer di pinggir jalan.
Antrean tersebut tidak terlalu berdekatan, namun diberi jarak sekitar 50 hingga 100 meter.
Jarak dari Simpang Ketaping hingga SPBU Pisang, Kecamatan Pauh sekitar 1,2 kilometer.
Hal itu disebabkan oleh beberapa kedai ataupun toko pedagang tidak mengizinkan truk tersebut antre di depannya.
Tidak hanya itu, di persimpangan, truk juga tidak boleh mengantre, sebab arus lalu lintas bisa terganggu.
Namun, antrean kali ini tidak seperti biasanya.
Pada umumnya, antrean hanya terjadi untuk beberapa kendaraan, sedangkan sekarang mengular cukup panjang.
Pindah-Pindah SPBU Demi Solar
Sejumlah sopir truk mengeluh kelangkaan solar di Padang, Sumatera Barat.
Mereka terpaksa berpindah-pindah SPBU agar bisa mendapatkan solar.
Sopir rata-rata antre berjam-jam, hanya untuk mengisi BBM Solar.
Sebab perjalanan tidak dapat dilanjutkan ke daerah tujuan.
Selain antre berjam-jam, para sopir mengaku beberapa SPBU di Kota Padang kehabisan stok BBM Solar.
Namun saat ada SPBU memiliki stok solar, dipastikan menimbulkan antrean panjang.
Antre Sejak Jumat Malam
Seorang sopir truk, Abdul Rahman mengaku sudah antre sejak Jumat malam namun belum kunjung mendapatkan BBM Solar.
Dirinya pun sudah antre beberapa SPBU sebelum akhirnya ikut menunggu giliran dan antre panjang saat pengisian BBM dari Simpang Ketaping menuju SPBU Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sabtu (16/5/2026).
Sebelum di SPBU Pisang Sabtu sore, pria 52 tahun ini sudah di SPBU Kayu Gadang, Kecamatan Kuranji, Jumat (15/5/2026) malam.
Namun, nasib baik belum berpihak padanya.
"Saya antre sudah sejak Jumat malam di SPBU Kayu Gadang, Kecamatan Kuranji namun habis, antre lagi Sabtu pagi pukul 09.00 WIB, juga habis. SPBU Pisang ini sudah tempat kedua, sudah dua jam juga antre," kata dia saat memberikan keterangan di dalam truknya.
Info Sesama Sopir
Setelah kehabisan solar Sabtu pagi, Abdul Rahman mengaku dapat informasi dari sopir lainnya jika pasokan BBM Solar masih tersedia di SPBU Pisang.
Berdasarkan informasi dari sesama sopir truk ini mereka pun antre untuk mengisi BBM.
Namun ia belum bisa memastikan akan mendapatkan solar kali ini.
"Saya tidak tahu bagaimana nanti, apakah dapat atau tidak, yang jelas mengantre, kemungkinan sekitar beberapa jam lagi giliran saya. Mudah-mudahan saja dapat, bisa melanjutkan perjalanan dari Padang ke Tebo, Jambi untuk membawa garam," jelasnya.
SPBU Banyak Kosong
Tiga SPBU di jalur Padang-Solok kawasan Indarung, Kota Padang, terpantau kosong untuk bahan bakar jenis solar, Sabtu (16/5/2026) sore.
Pantauan TribunPadang.com sekitar pukul 16.17 WIB, kondisi tersebut terjadi di SPBU Pitameh, SPBU Bandar Buat, dan SPBU Indarung.
Ketiga SPBU itu tampak sepi dari antrean kendaraan truk yang biasanya mengisi solar.
Di SPBU Pitameh, bahkan terdapat tulisan solar kosong yang dipasang di pintu masuk SPBU.
Baca juga: Demi Solar Sopir Truk di Padang Antre Sejak Jumat, Sabtu Sore Belum Dapat
Meski demikian, antrean kendaraan roda dua untuk pengisian pertalite masih terlihat ramai.
Sementara itu, di SPBU Bandar Buat, pintu masuk utama tampak ditutup menggunakan pagar besi.
Petugas hanya membuka akses bagi kendaraan roda empat dan sepeda motor yang hendak mengisi bahan bakar selain solar.
Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Indarung.
Pada area SPBU tersebut turut dipasang pemberitahuan bahwa stok solar telah habis.
Padahal, ketiga SPBU yang berada pada satu jalan ini menjadi andalan sopir truk saat mengisi BBM.
Akibat kosongnya solar di tiga SPBU tersebut, sejumlah sopir truk memilih mencari BBM ke wilayah lain.
Berharap Solar di Luar Kota
Seorang sopir truk, Toni, mengaku terpaksa melanjutkan perjalanan untuk mencari solar ke SPBU Lubuk Selasih, Kabupaten Solok.
“Di sini kosong semua. Saya mau coba cari ke Lubuk Selasih, mudah-mudahan masih ada,” ujar Toni saat ditemui TribunPadang.com di SPBU Bandar Buat.
Warga sekitar SPBU Bandar Buat, Siti, juga menyebut stok solar di lokasi tersebut sudah habis sejak siang hari.
“Dari siang tadi sudah kosong. Biasanya banyak truk antre, tapi sekarang sepi,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab kosongnya stok solar di tiga SPBU tersebut.
| Toni Terpaksa Cari Solar ke Solok Akibat Tak Dapat BBM di Padang |
|
|---|
| Solar Kosong, 3 SPBU di Jalur Padang-Solok Kawasan Indarung Sepi Antrean Truk |
|
|---|
| Demi Solar Sopir Truk di Padang Antre Sejak Jumat, Sabtu Sore Belum Dapat |
|
|---|
| Solar Mulai Susah Didapatkan di Padang, Sopir Antre Berjam-jam: Saya Sudah Tunggu 2 Jam |
|
|---|