BBM Langka di Padang
Toni Terpaksa Cari Solar ke Solok Akibat Tak Dapat BBM di Padang
Tak ingin terhenti, Toni pun mengaku terpaksa melanjutkan perjalanan mencari solar ke SPBU Lubuk Selasih, Kabupaten Solok.
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: afrizal
Ia hanya berharap setelah antrean panjang, bisa mendapatkan BBM Solar.
Sehingga, perjalanan dari Padang menuju Dharmasraya dapat dilakukan
Jika tidak mendapatkan BBM Solar setelah antrean panjang, Feri mengaku akan memutar kendaraannya ke rumah.
"Kalau tidak dapat Solar, langsung balik ke rumah, cari lagi informasi SPBU yang ada solar, lalu mengantre lagi," sebutnya.
Berharap Dapat Solar
Senada, sopir truk lainnya bernama Rahman (52) juga mengantre BBM Solar di SPBU Pisang, Kota Padang.
Ia mengaku sudah mengantre selama dua jam, dimulai dari Simpang Ketaping hingga berangsur perlahan ke SPBU Ketaping.
"Sudah dua jam antre, antrean panjang, dari lampu merah Simpang Ketaping sampai ke SPBU Pisang," kata dia saat dimintai keterangan di dalam truk miliknya.
Ia berharap, antrean panjang ini bisa membuahkan hasil.
Jika tidak, perjalanannya akan terganggu dan tidak dapat dilanjutkan.
"Kalau tidak dapat terpaksa menunggu lagi, dilanjutkan antre besok, tapi saya tetap menunggu di sini," tambahnya.
Kondisi serupa juga sempat terjadi di SPBU Jalan Sutomo Kota Padang.
SPBU yang berada dekat pusat kota ini juga banyak antrean truk.
Sekitar pukul 14.15 WIB, antrean truk sudah mendekati Me Gacoan Sutomo.
Antrean truk tidak terlalu rapat agar toko-toko yang berada di pinggir jalan tidak tertutup.
Namun sekitar pukul 15.19 WIB, antrean truk satu persatu bergerak.
Seorang sopir dari kejauhan sambil berteriak mengatakan solar sudah habis dan mereka pun bergerak mencari SPBU lainnya.