Harga BBM di Sumbar

Harga BBM Naik, Penjualan Pertamax Turbo dan Dexlite di SPBU Pisang Padang Anjlok 50 Persen

Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) Dexlite dan Pertamax Turbo terpantau sepi di Pertamina 14.251.518 Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
HARGA BBM NAIK - Pengawas SPBU Pisang, Ferdinan saat memberikan keterangan di Kecamatan Pauh, Kota Padang, Selasa (21/4/2026). Ia sebut penjualan Pertamax Turbo dan Dexlite merosot hingga 50 persen lebih pasca melonjak naik 
Ringkasan Berita:
  • Penjualan Pertamax Turbo dan Dexlite di Padang anjlok lebih dari 50 persen
  • SPBU Pisang terlihat sepi dari antrean dua BBM tersebut sejak harga naik
  • Pengendara mulai beralih ke Pertalite dan Pertamax yang lebih terjangkau
  • Penjualan Dexlite turun dari 1 ton lebih jadi sekitar 370 liter saja
  • Pertamax Turbo kini jarang dibeli, meski stok di SPBU masih tersedia
 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) Dexlite dan Pertamax Turbo terpantau sepi di Pertamina 14.251.518 Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Selasa (21/4/2026).

Pantauan TribunPadang.com di lapangan sekira pukul 10:12 WIB, tampak di SPBU tersebut untuk pengisian Dexlite dan Pertamax Turbo minim kendaraan.

Sementara untuk antrean solar, kendaraan tampak berjejer. Selain itu, kendaraan juga mengantre pada pengisian pertalite.

Diketahui, harga BBM Dexlite dan Pertamax turbo mengalami kenaikan, terhitung sejak 18 April 2026.

Kenaikan tersebut dipicu oleh naiknya harga minyak mentah dunia. Melonjaknya harga, membuat kendaraan beralih ke pengisian BBM lain, seperti Pertamax dan Pertalite.

Pengawas SPBU Pisang,  mengatakan penjualan Pertamax Turbo dan Dexlite menurun lebih dari 50 persen di tempatnya.

Baca juga: Wanda Terdakwa Mutilasi 3 Wanita di Padang Pariaman Tiba di Pengadilan, Keluarga Korban Minta Mati

Penurunan ini terjadi sejak harga melonjak naik pada 18 April 2026 lalu. Bahkan, kendaraan yang mengisi bahan bakar tersebut dapat dihitung jari.

"50 persen anjloknya, untuk Pertamax Turbo dan Dexlite di sini," kata Ferdinan memberikan keterangan.

Penjualan Dexlite sebelum kenaikan harga bisa mencapai 1 ton, bahkan lebih. Akan tetapi, pasca harga melonjak merosot ke 370 liter.

Ia menegaskan, harga yang melonjak tersebut membuat pengendara enggan mengisi BBM Pertamax Turbo dan lebih memilih alternatif lain.

"Agak berpengengaruh sekarang, biasanya sampai 1 ton lebih, kemarin hanya 370 liter," ujar Ferdinan.

Sedangkan untuk Pertamax Turbo, sangat sepi pembeli, padahal kata Ferdinan stok tersedia.

"Dulu sebelum naik banyak anak muda yang beli, sekarang tidak ada," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved