Kota Padang

Sampah Padang Masih 73 Persen ke TPA, Pemko Targetkan Pengelolaan Berbasis 3R

Pemerintah Kota Padang menargetkan pengurangan jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Pemko Padang
BUKA BERSAMA — Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan sambutan saat berbuka puasa bersama petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR, dan petugas Lembaga Pengelola Sampah (LPS) se-Kota Padang di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (10/3/2026). Pada kesempatan itu Pemko Padang mendorong penguatan pengelolaan sampah berbasis 3R serta partisipasi masyarakat melalui program kebersihan lingkungan. 
Ringkasan Berita:
  • 73,25 persen sampah Padang masih berakhir di TPA, jauh dari target nasional di bawah 30 persen.
  • Pemko Padang siapkan pengelolaan sampah berbasis 3R untuk menekan jumlah sampah yang dibuang.
  • Fadly Amran dorong penguatan bank sampah dan pemilahan dari rumah tangga.
  • Padang pernah masuk delapan kota terbersih dan meraih Sertifikat Adipura.
  • Pemko akan gelar lomba Padang Rancak, warga RT dan RW diajak ikut memilah sampah.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pemerintah Kota Padang menargetkan pengurangan jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Saat ini, sekitar 73,25 persen sampah di Kota Padang masih berakhir di TPA, sementara target nasional mengharuskan angka tersebut berada di bawah 30 persen.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama bagi pemerintah dan masyarakat dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Kota Padang.

“Ke depan, penanganan sampah dan kebersihan di Kota Padang akan lebih terstruktur dan berbasis prinsip 3R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle. Salah satunya melalui penguatan bank sampah dan lomba pemilahan sampah,” kata Fadly Amran, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, berbagai upaya pengelolaan sampah yang telah dilakukan sejauh ini menunjukkan hasil positif. Kota Padang bahkan berhasil meraih Sertifikat Adipura dan masuk dalam delapan kota terbersih di Indonesia.

Fadly menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras petugas kebersihan, termasuk petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR, serta petugas Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang setiap hari bertugas di lapangan.

Baca juga: Update Harga Pangan di Pasar Bawah Bukittinggi, Cabai Rp40 Ribu dan Daging Rp150 Ribu

“Semoga kerja sama kita ke depan semakin baik untuk mewujudkan cita-cita menjadikan Kota Padang sebagai kota terbersih nomor satu di Indonesia,” ujarnya.

Untuk mendorong partisipasi masyarakat, Pemerintah Kota Padang juga berencana kembali menggelar lomba kebersihan dan keindahan lingkungan tingkat RT se-Kota Padang bertajuk Padang Rancak pada April mendatang.

Melalui kegiatan tersebut, warga diharapkan aktif menjaga kebersihan lingkungan, termasuk melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga.

“Kami berharap setiap RW dan RT bisa berpartisipasi. Nantinya juga akan ada hadiah khusus bagi lingkungan yang berhasil melakukan pemilahan sampah dengan baik,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved