Kebakaran di Padang
Api Tiba-Tiba Muncul di Bawah Ekskavator Dalam Gudang Batu Bara Jalan By Pass Padang
Kebakaran terjadi di gudang batu bara kawasan Jalan By Pass KM 4, Kelurahan Parak Laweh Pulau Air Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM, PADANG– Kebakaran terjadi di gudang batu bara kawasan Jalan By Pass KM 4, Kelurahan Parak Laweh Pulau Air Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Selasa (3/3/2026) dini hari.
Satu unit alat berat jenis ekskavator merek Komatsu hangus terpanggang si jago merah.
Insiden yang terjadi saat warga tengah terlelap ini sontak mengejutkan pekerja yang berada di lokasi kejadian.
Baca juga: Khawatir Barang Sisa Kebakaran Dicuri, Warga Andalas Firmansyah Pilih Tinggal di Tenda Darurat
Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, informasi kebakaran ini pertama kali diterima oleh pusat komando pada pukul 01.05 WIB. Respons cepat pun langsung dilakukan oleh petugas piket di Mako 113.
Hanya berselang satu menit setelah laporan masuk, unit pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi.
Jarak tempuh sekitar 8,7 kilometer dari markas komando berhasil ditembus petugas dalam waktu singkat, yakni sekitar enam menit perjalanan.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi menjelaskan bahwa petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 01.12 WIB.
Saat itu, api terlihat sudah berkobar cukup besar menyelimuti bagian mesin dan bodi alat berat tersebut.
Baca juga: Kisah Pilu Korban Kebakaran Andalas Padang: Tidur di Puing Rumah hingga Menumpang ke Tetangga
Saksi mata di lokasi kejadian bernama Rozi (34) menceritakan detik-detik awal munculnya api.
Pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ini mengaku melihat percikan api yang muncul dari bagian bawah excavator tersebut sebelum akhirnya membesar.
"Saksi melihat ada percikan api dari bawah komatsu (ekskavator ), kemudian ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang," tulis laporan resmi yang diterima TribunPadang.com.
Kondisi lokasi yang merupakan gudang batu bara dan berada di pinggir jalan lintas sempat menimbulkan kekhawatiran api akan merembet ke tumpukan material mudah terbakar lainnya.
Belum lagi akses jalan menuju titik api tergolong sempit bagi armada besar.
Untuk menjinakkan si jago merah, Damkar Kota Padang mengerahkan kekuatan penuh dengan menerjunkan sedikitnya 4 unit armada pemadam kebakaran.
Personel yang diterjunkan pun mencapai 70 orang dari Peleton C untuk memastikan api benar-benar padam.
Beruntung, berkat kesiapsiagaan petugas, api berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan sekitar.
Luas area yang terdampak langsung oleh kobaran api diperkirakan mencapai 10x4 meter persegi.
Proses pemadaman hingga pendinginan dinyatakan selesai pada pukul 02.03 WIB.
Petugas memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) yang tersisa di area mesin ekskavator maupun gudang batu bara tersebut.
Pemilik alat berat, Micho Friakie (28), yang tercatat sebagai warga setempat, harus menelan pil pahit.
Akibat insiden ini, kerugian materil ditaksir mencapai angka yang cukup fantastis, yakni sekitar Rp1,5 miliar.
Selain tim Damkar, personel dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang juga tampak bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi adanya korban luka.
Namun, hingga penanganan selesai, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya percikan api dari bawah alat berat tersebut masih menjadi misteri.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pemicu utama kebakaran.
| Kesaksian Ketua RT di Padang Saksikan Kebakaran Rumah, Dengar Bunyi Seperti Kembang Api |
|
|---|
| Amukan Si Jago Merah Lahap 3 Rumah di Tarantang Padang, 6 Armada Damkar Dikerahkan |
|
|---|
| Tiga Rumah Terbakar di Lubuk Kilangan Padang, Damkar: Dua Motor Ikut Hangus |
|
|---|
| Tiga Rumah Terbakar di Lubuk Kilangan Padang, Api Diduga dari Hunian Tetangga Ketua RT 04 Tarantang |
|
|---|
| Damkar Padang Tangani 100 Kasus Kebakaran dan 951 Aksi Penyelamatan hingga April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kebakaran-alat-berat-di-Lubeg.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.