Kota Padang

Polresta Padang Tangkap Dua Jambret dan Puluhan Preman Pasar Raya Sepekan Operasi Pekat

Kepolisian juga mengamankan sekitar 50 orang yang diduga terlibat praktik premanisme di kawasan Pasar Raya Padang.

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Polresta Padang
OPERASI PEKAT- Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Muhammad Yasin memberikan keterangan kepada awak media terkait hasil Operasi Pekat yang digelar selama sepekan di wilayah hukum Polresta Padang, Selasa (17/2/2026). Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan pelaku jambret dan puluhan terduga premanisme. 
Ringkasan Berita:
  • Polresta Padang menggelar Operasi Pekat, dan sudah berlangsung selama sepekan.
  • Hasilnya, sejumlah pelaku kejahatan jalanan hingga aksi premanisme berhasil diamankan.
  • Polisi berhasil menangkap dua orang pelaku jambret yang diduga beraksi di puluhan lokasi di Padang.
  • Kepolisian juga mengamankan sekitar 50 orang yang diduga terlibat praktik premanisme di kawasan Pasar Raya Padang.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Polresta Padang mengintensifkan penindakan terhadap penyakit masyarakat melalui Operasi Pekat yang telah berlangsung selama sepekan terakhir. Hasilnya, sejumlah pelaku kejahatan jalanan hingga aksi premanisme berhasil diamankan.

Kasatreskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, menjelaskan, pihaknya berhasil menangkap dua orang pelaku jambret yang diduga beraksi di puluhan lokasi berbeda di wilayah hukum Polresta Padang.

“Dari hasil pengungkapan, dua tersangka ini terlibat dalam aksi jambret di sekitar 30 tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Yasin, Selasa (17/2/2026).

Baca juga: Aksi Pencurian Terekam CCTV Musala, Pelaku Ditangkap Polresta Padang saat Tertidur di SPBU

Selain pengungkapan kasus kejahatan jalanan, kepolisian juga mengamankan sekitar 50 orang yang diduga terlibat praktik premanisme di kawasan Pasar Raya Padang.

Langkah tersebut dilakukan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang dan selama bulan Ramadan.

Menurut Yasin, Operasi Pekat tidak hanya menyasar tindak kriminalitas, tetapi juga difokuskan pada upaya menjaga ketertiban umum dan stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.

Satreskrim Polresta Padang turut melakukan pemantauan harga bahan pangan dan kebutuhan penting di sejumlah pasar tradisional.

Baca juga: Tradisi Balimau di Pantai Parkit Padang Dijaga Ketat, Polisi Larang Warga Mandi-mandi ke Tengah

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, tertib, dan nyaman, termasuk dari sisi ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok,” katanya.

Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas lainnya, Polresta Padang juga menyiagakan tim khusus, di antaranya tim anti tawuran dan balap liar yang berpatroli pada malam hari, terutama menjelang waktu berbuka puasa dan setelah salat tarawih.

Yasin mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat meninggalkan rumah untuk melaksanakan ibadah di masjid atau musala selama Ramadan.

“Silakan berkoordinasi dengan perangkat lingkungan setempat agar Bhabinkamtibmas yang bertugas bisa ikut memantau, terutama saat ibadah malam Ramadan maupun saat masyarakat mudik nanti,” ujarnya.

Sebagai bentuk pelayanan, Polresta Padang juga menyediakan layanan pengaduan melalui hotline 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

“Layanan ini bebas pulsa dan siap merespons laporan masyarakat Kota Padang,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved