Natal 2025
Penjualan Hampers Natal di Padang Turun Imbas Bencana Sumbar
Dua hari menjelang Natal serta berbarengan dengan bencana di Sumbar, penjualan hampers mengalami penurunan
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Rentetan bencana alam ternyata ikut memukul bisnis bingkisan di Kota Padang tepat menjelang Natal.
- Meski situasi sulit, pedagang di kawasan Pondok ungkap fakta mengejutkan soal angka penjualan mereka.
- Terkuak jumlah ratusan paket yang sudah berpindah tangan meski kondisi daerah sedang tidak menentu.
- Terungkap rahasia cara warga memesan paket agar tetap sampai ke orang tersayang di tengah situasi bencana.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dua hari menjelang Natal serta berbarengan dengan bencana di Sumbar, penjualan hampers mengalami penurunan di kawasan Pondok Kota Padang.
Kendati demikian, penurunan penjualan hampers tidak terlalu signifikan lantaran masih banyak masyarakat yang datang untuk membeli.
Ungkapan itu disampaikan oleh pemilik toko, Henny saat ditemui Tribunpadang.com di Jalan Niaga No.273, Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Selasa (23/12/2025).
Henny mengatakan, penjualan hampers dua hari menjelang Natal memang mengalami penurunan, namun tidak terlalu signifikan.
"Kalau penurunan memang ada, apalagi juga terjadi bencana di Sumbar, namun tetap ada yang datang mencari hampers Natal," ungkapnya.
Baca juga: Lembah Anai Buka Tutup, Dishub Sumbar Kerahkan Petugas Jaga Ketat Jalur Sitinjau Lauik
Kata Henny, tokonya mulai banyak pembeli pada hari kelima jelang Natal. Biasanya, masyarakat sudah mulai mencari hampers.
"Hari kelima jelang Natal itu sudah mulai ramai," kata Henny.
"Di toko saya, sudah terjual sebanyak 1000 hampers pada dua hari jelang Natal," pungkasnya.
Untuk metode penjualan sendiri masih sama dengan tahun lalu, meski di 2025 terjadi bencana di Sumbar.
"Metode penjualan kita masih sama, ada online dan offline. Onlinenya lewat whatsapp, biasanya dipesan dulu, baru dijemput," tuturnya.
Baca juga: Tak Cuma Jadi Tujuan, BNNP Ungkap Sumbar Kini Pemasok Sabu ke Provinsi Lain
Sementara itu dari isian hampers, Henny mengatakan cukup bervariasi tergantung request atau permintaan.
"Namun biasanya seperti kue kering, pecah belah, dan jajanan untuk mengganjal perut," terangnya.
Di sisi lain, hampers biasanya melambangkan tanda kasih untuk orang tersayang dan diberikan saat Natal.
"Hampers ini pemberian untuk tanda kasih kepada orang yang disayangi, diberikan saat Natal," pungkasnya.
"Biasanya orang membeli memang untuk diserahkan kepada orang tersayang atau dibeli untuk pribadi," tambahnya.(*)
| Lembah Anai Buka Tutup, Dishub Sumbar Kerahkan Petugas Jaga Ketat Jalur Sitinjau Lauik |
|
|---|
| Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Dishub Sumbar Fokuskan Pengamanan di Jalur Sitinjau Lauik |
|
|---|
| Dishub Sumbar Prediksi Lalu Lintas Nataru 2026 Tak Padat, Bencana Pengaruhi Perjalanan Wisata |
|
|---|
| Cek Lokasi Kemacetan di Sumbar Saat Libur Nataru 2026, Lembah Anai Masih Buka Tutup |
|
|---|
