Banjir di Padang

Banjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Rumah Warga di Dadok Tunggul Hitam Padang

“Jika hujan lebat kisaran empat jam sudah dipastikan banjir terjadi, dan kami sudah siap-siap menyelamatkan barang dari rendaman banjir,” ucapnya.

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
BANJIR- Penampakan warga yang sedang berjalan di tengah genangan banjir di Gang Babussalam I, Jalan DPR Ujung, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (21/11/2025). Banjir terjadi akibat hujan yang turun sejak Kamis (20/11/2025) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir merendam permukiman warga di Gang Babussalam I Jalan DPR Ujung, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Padang, Jumat (21/11/2025).
  • Banjir terjadi akibat hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis (20/11/2025) malam.
  • Ketinggian air pada saat terjadinya banjir mencapai 1,5 meter dan saat ini sudah berangsur surut.
  • Warga yang terdampak banjir saat ini sedang membersihkan rumahnya.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sejak Kamis (20/11/2025) malam mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah.

Salah satu lokasi terdampak adalah Gang Babussalam I, Jalan DPR Ujung, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.

Pantauan TribunPadang saat di lokasi banjir pada Jumat (21/11/2025) siang terlihat anak-anak bermain di tengah genangan air.

Mereka terlihat akrab dengan suasana air yang sudah mencapai semata kaki.

Baca juga: Kisah Warga Rawang Padang Terjebak Banjir Dini Hari, Tak Bisa Salat Subuh dan Aktivitas Lumpuh

Bermain seolah tidak terjadi apa-apa padahal banjir telah merendam beberapa rumah warga.

Di seberang aspal yang basah terlihat seorang perempuan menyapu, dan membersihkan sisa banjir yang menghantam rumahnya.

Perempuan itu bernama Billy yang juga korban dari banjir di Dadok Tunggul Hitam.

Billy menceritakan air perlahan memasuki rumahnya semenjak pagi akibat curah hujan yang tinggi semalam.

Baca juga: Banjir Rendam Dadok Tunggul Hitam Padang, Petugas Gabungan Evakuasi Warga

“Daerah ini memang rawan banjir bahkan sebelumnya tinggi air mencapai 2 meter lebih sekarang hanya 1,5 meter saja dan sudah berangsur surut,” katanya sembari menghela nafas setelah menyapu genangan air.

Dikatakan Billy, dua tahun terakhir, baru kali ini banjir kembali terjadi yang diduga akibat saluran air tidak bisa menampung debit air yang tinggi hingga meluap.

Warga gang Babussalam sudah menjadi langganan banjir dan sudah tak heran lagi.

“Jika hujan lebat kisaran empat jam sudah dipastikan banjir terjadi, dan kami sudah siap-siap menyelamatkan barang dari rendaman banjir,” ucapnya.

Baca juga: Cemas Setiap Awan Gelap, Lam Torang Siaga Menghadapi Bayang-bayang Banjir Padang

Warga lain bernama Sri menuturkan air berangsur-angsur naik setelah hujan reda.

“Untung rumah saya ada dua lantai hingga tidak banyak barang yang basah atau terendam,” jelasnya.

Ia juga menceritakan tadi juga ada perempuan hamil yang dievakuasi menggunakan pelampung.

“Ada perempuan hamil dievakuasi menggunakan pelampung oleh petugas BPBD, ia merupakan warga baru di sini dan mungkin kaget sedangkan kami sudah terbiasa serta tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved