Banjir ROB di Sumbar

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar dan Mentawai, Terjadi 3-6 Maret 2026

Peringatan tersebut berkaitan dengan fenomena astronomi Bulan Penuh (Full Moon) yang terjadi pada 3 Maret 2026

Tayang:
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Banjir ROB - Banjir rob di kawasan Rt 04/Rw 04, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar, Sabtu (4/12/2021). BMKG Maritim Teluk Bayur mengingatkan adanya potensi banjir rob di wilayah pesisir Sumbar dan Kepulauan Mentawai pada 3-6 Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • BMKG Maritim Teluk Bayur mengingatkan potensi banjir rob di pesisir Sumbar dan Mentawai pada 3-6 Maret 2026.
  • Fenomena Bulan Penuh 3 Maret 2026 memicu pasang maksimum 1,3–1,4 meter sekitar pukul 18.00–20.00 WIB.
  • Periode tersebut juga berpotensi hujan ringan–sedang disertai angin di perairan Sumbar.
  • Wilayah terdampak meliputi Pasaman Barat, Agam, Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Mentawai.
  • Dampak diperkirakan kategori ringan, gelombang 0,50–1,30 meter, masyarakat diminta tetap waspada.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengingatkan adanya potensi banjir rob di wilayah pesisir Sumatera Barat (Sumbar) dan Kepulauan Mentawai pada 3-6 Maret 2026.

Peringatan tersebut berkaitan dengan fenomena astronomi Bulan Penuh (Full Moon) yang terjadi pada 3 Maret 2026 dan berpotensi memicu pasang maksimum air laut.

Baca juga: 3 Berita Populer Sumbar: Abu Vulkanik Marapi Mengarah ke Tanah Datar dan Dampak Konflik Israel-Iran

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur menjelaskan, pasang maksimum diprediksi mencapai 1,3 hingga 1,4 meter yang berpotensi terjadi sekitar pukul 18.00-20.00 WIB.

Selain itu, pada periode yang sama juga diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai angin di wilayah perairan Sumbar dan Mentawai.

BMKG menyebutkan, kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya banjir rob di sejumlah wilayah pesisir, yakni Pasaman Barat, Agam, Kota Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, serta Kepulauan Mentawai.

Baca juga: Harga Bawang Merah di Pasar Raya Padang Turun Rp5.000, Kini Dijual Rp30.000 per Kilogram

Meski demikian, dampak yang ditimbulkan diperkirakan dalam kategori ringan.

Untuk kondisi laut, tinggi gelombang pada saat itu diperkirakan berkisar antara 0,50 hingga 1,30 meter dengan kecepatan angin 2 hingga 10 knots.

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob selama periode tersebut.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved