Solok Selatan
Solok Selatan Perkuat SDM Religius dan Pendidikan, 432 Rumah Tahfidz & Sekolah Gratis 2026
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang religius sekaligus kompetitif.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Muhammad Afdal Afrianto
Ringkasan Berita:
- Pemkab Solok Selatan kembangkan SDM religius lewat 432 Rumah Tahfidz hingga Feb 2026.
- Program melahirkan 3.628 hafidz dan hafidzah dengan hafalan 1–30 juz.
- Pendidikan agama dikombinasikan dengan pendidikan formal; 99.934 stel seragam gratis telah didistribusikan.
- Tahun 2026, biaya sekolah SMA/SMK digratiskan untuk cegah putus sekolah.
- Bupati Khairunas ajak masyarakat dukung kelanjutan program pro-rakyat demi kemajuan daerah.
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang religius sekaligus kompetitif. Melalui Program Unggulan (Progul) di bidang keagamaan, Bupati Solok Selatan, Khairunas, mengonfirmasi lonjakan signifikan jumlah institusi penghafal Al-Qur’an di wilayahnya.
Hal ini disampaikan Bupati Khairunas saat Safari Ramadan di Masjid Nurul Iman, Jorong Taratak Tinggi, Kecamatan Pauh Duo, Sabtu (28/2/2026). Hingga akhir Februari 2026, tercatat sebanyak 432 Rumah Tahfidz berdiri kokoh dan tersebar di berbagai nagari, menandai kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membentuk karakter generasi muda.
Baca juga: Pemerintah Solok Selatan Gratiskan Biaya Sekolah SMA/SMK, Dorong Pendidikan dan Karakter
Keberadaan Rumah Tahfidz terbukti membuahkan hasil: tercatat 3.628 hafidz dan hafidzah yang lahir dari program ini, dengan hafalan mulai dari satu hingga 30 juz.
“Alhamdulillah, berkat dukungan masyarakat, kita sudah memiliki ribuan penghafal Al-Qur’an,” ujar Khairunas.
Ia menekankan pembinaan generasi Qurani adalah fondasi agar anak-anak tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia.
Selain pendidikan agama, Pemkab Solok Selatan juga fokus pada pendidikan formal.
Data terbaru menunjukkan hingga 2026, sebanyak 99.934 stel seragam sekolah gratis telah didistribusikan, menjadi salah satu pilar pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok kabupaten.
Baca juga: Satpol PP Damkar Padang Panjang Tertibkan Baliho dan Spanduk Rusak atau Tak Berizin
Lebih jauh, Khairunas menyampaikan kabar gembira bagi pendidikan menengah atas. Tahun ini, melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, biaya sekolah SMA dan SMK digratiskan.
Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada lagi anak di Solok Selatan yang terpaksa putus sekolah karena kendala biaya operasional.
Bupati Khairunas menegaskan, kombinasi pendidikan agama yang kuat melalui Rumah Tahfidz dan akses pendidikan formal gratis merupakan kunci melahirkan generasi masa depan yang tangguh dan berdaya saing.
Ia menutup sambutannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengawal dan mendukung program pro-rakyat ini demi kemajuan daerah yang berkelanjutan.
| GOR Pinti Kayu Solsel Resmi Dibuka, Pemkab Ingin Cetak Atlet dan Aktivitas Positif Generasi Muda |
|
|---|
| Khairunas Tinjau Kesiapan Damkar Solok Selatan, Tekankan Armada Harus Prima |
|
|---|
| 4 Pelajar Solok Selatan Bersaing Rebut Peluang Jadi Paskibraka di Istana Negara |
|
|---|
| Bupati Solok Selatan Lantik Pejabat Baru, Tegaskan Tak Ada Titipan Jabatan |
|
|---|
| Hardiknas 2026, Pemkab Solsel Fokus Tingkatkan Kesejahteraan dan Kompetensi Guru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/234.jpg)