Sumatera Barat
Empat Orang Terluka, BKSDA Pasang Perangkap Beruang Madu di Pasaman Barat
BKSDA Pasaman Barat merencanakan pemasangan perangkap untuk mengamankan beruang madu yang menyerang warga di Labuah Barulak.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Muhammad Afdal Afrianto
Ringkasan Berita:
- Empat orang terluka akibat serangan beruang madu di Labuah Barulak, Pasaman Barat, Sabtu-Minggu (14–15/2/2026).
- Korban terdiri dari tiga warga dan satu petugas BKSDA yang mengalami luka lima jahitan di kaki.
- Beruang sempat kembali muncul ke permukiman sebelum melarikan diri ke arah bukit.
- BKSDA mengimbau warga tidak melakukan pengejaran karena berisiko tinggi.
- Petugas akan memasang perangkap dan menambah personel untuk mengamankan beruang tersebut.
TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pasaman Barat merencanakan pemasangan perangkap untuk mengamankan beruang madu yang menyerang warga di Labuah Barulak, Nagari Sinuruik, Kabupaten Pasaman Barat.
Langkah tersebut diambil setelah empat orang terluka akibat serangan beruang dalam dua hari berturut-turut, Sabtu-Minggu (14-15/2/2026).
Korban terdiri dari tiga warga dan satu petugas BKSDA.
Baca juga: Petugas BKSDA Terluka Diserang Beruang Madu di Pasaman Barat, Total Korban Jadi Empat Orang
Kepala Resort Pasaman BKSDA Sumbar, Edi Susilo, mengatakan perangkap akan dipasang di lokasi larinya beruang, yakni ke arah bukit di kawasan tersebut.
“Kalau berhadapan dengan binatang buas, risikonya besar. Untuk itu kita lakukan pemasangan perangkap di lokasi larinya binatang buas,” ujarnya.
Perangkap masih dalam perjalanan dari BKSDA wilayah Agam dan dijadwalkan dipasang pada malam hari.
Selain itu, dua personel tambahan dari Agam juga dikerahkan ke lokasi.
Saat ini, tujuh petugas telah berjaga di lapangan, terdiri dari tiga petugas BKSDA, satu dokter hewan, satu COP, serta personel pendukung lainnya.
“Saat ini ada tujuh yang berjaga-jaga di lokasi, sembari menunggu tambahan personel dan kedatangan perangkat dari Lubuk Basung, Agam,” tambahnya.
Baca juga: Beruang Madu Serang Warga di Pasaman Barat, Tiga Orang Terluka Saat Panen Padi
Sebelumnya, pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, beruang madu menyerang tiga warga yang tengah panen padi di kawasan tersebut. Ketiganya adalah Aidil Putra (20), warga Barulak; Sabri (65), warga Talu; dan Maijasman (63), warga Barulak.
Sehari berselang, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, beruang kembali muncul dan menyerang seorang petugas BKSDA yang hendak melakukan pembiusan. Petugas tersebut mengalami luka di kaki kiri dan harus mendapatkan lima jahitan.
Usai kejadian, warga sempat melakukan pengejaran, namun BKSDA mengimbau agar pengejaran dihentikan karena berisiko tinggi.
Seluruh korban telah mendapatkan perawatan di RSUD Pasaman Barat dan Puskesmas Talu. Hingga kini, petugas bersama masyarakat masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif.
| Gubernur Mahyeldi: Tambang Emas Tradisional Masih Ditoleransi, Penggunaan Alat Berat Harus Ditindak |
|
|---|
| Mahyeldi Dorong Legalisasi Tambang Rakyat, Usulkan 15 Ribu Hektare WPR ke Kementerian ESDM |
|
|---|
| Pemprov Sumbar Siapkan Skema WFH ASN, Gubernur: Rumah Sakit dan Layanan Publik Tetap Jalan |
|
|---|
| Aturan WFH ASN Tiap Jumat, Pemprov Sumbar Tunggu Surat Resmi dari Pusat |
|
|---|
| Gubernur Mahyeldi Sebut KNKT Rekomendasikan Jalur Sitinjau Lauik Ditutup karena Rawan Kecelakaan |
|
|---|