Pemkab Dharmasraya

Pemkab Dharmasraya Gelar Bazar Pertanian Murah di Launching Program OVOP

"Langkah ini diambil sebagai komitmen Bupati dalam menyediakan pangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Dharmasraya," ujar Yefrinaldi.

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Pemkab Dharmasraya
BAZAR- Pemerintah Kabupaten Dharmasraya secara resmi meluncurkan program unggulan One Village One Product (OVOP) sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi di tingkat nagari. Peresmian program ini dibarengi dengan aksi nyata bagi masyarakat melalui gelaran Bazar Pertanian yang dipusatkan di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Senin (19/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Dharmasraya secara resmi meluncurkan program unggulan One Village One Product (OVOP) sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi di tingkat nagari.
  • Peresmian program ini dibarengi dengan aksi nyata bagi masyarakat melalui gelaran Bazar Pertanian yang dipusatkan di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya.
  • Bazar Pertanian ini dirancang khusus untuk menyediakan komoditas pangan dengan harga yang jauh lebih miring.

TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya secara resmi meluncurkan program unggulan One Village One Product (OVOP) sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi di tingkat nagari.

Peresmian program ini dibarengi dengan aksi nyata bagi masyarakat melalui gelaran Bazar Pertanian yang dipusatkan di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Senin (19/1/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol peluncuran program 'Satu Desa Satu Produk', tetapi juga menjadi solusi jangka pendek dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah fluktuasi pasar.

Baca juga: Bupati Annisa Luncurkan Program OVOP, Dorong Ekonomi Nagari Jadi Penopang Dharmasraya

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, melalui jajarannya menegaskan bahwa kebijakan ini adalah bentuk perlindungan pemerintah terhadap daya beli masyarakat.

Ketua Pelaksana kegiatan, Yefrinaldi, menyebutkan bahwa Bazar Pertanian ini dirancang khusus untuk menyediakan komoditas pangan dengan harga yang jauh lebih miring.

"Langkah ini diambil sebagai komitmen Bupati dalam menyediakan pangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Dharmasraya," ujar Yefrinaldi yang juga menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Dharmasraya.

Sebanyak 500 paket pangan disiapkan oleh pemerintah daerah.

Baca juga: Pemkab Dharmasraya Luncurkan Program OVOP, Libatkan Pakar untuk Dorong Ekonomi Nagari

Paket-paket tersebut berisi hasil bumi lokal yang bersumber langsung dari petani dan peternak di wilayah Dharmasraya dan sekitarnya.

Isi dalam paket pangan ini tergolong sangat lengkap untuk kebutuhan dapur rumah tangga.

Mulai dari sayur-mayur hingga sumber protein hewani tersedia dalam satu kemasan.

Beberapa komoditas yang dijual antara lain bawang merah dengan harga Rp35.000/kg, kentang Rp15.000/kg, tomat Rp15.000/kg, serta cabai merah yang dibanderol Rp45.000/kg.

Selain itu, terdapat pula sayuran hijau seperti sawi seharga Rp5.000, kol Rp7.000, serta bumbu dapur seperti seledri, bawang daun, hingga bunga bawang yang harganya dipatok di bawah standar pasar.

Tidak ketinggalan, telur ayam yang menjadi sumber protein utama dijual hanya seharga Rp52.000 per tray.

Hal yang menarik dari bazar ini adalah adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan sektor perbankan. Bank Nagari turut memberikan kontribusi nyata berupa subsidi harga.

Total nilai asli dari paket komoditas tersebut sebenarnya mencapai Rp183.100. Namun, berkat subsidi sebesar 10 persen, masyarakat hanya perlu membayar Rp164.790 per paket.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved