Kota Pariaman
Harga Sembako Jelang Libur Nataru di Kota Pariaman Sumbar Masih Stabil
Harga sembako di Kota Pariaman, Sumatera Barat, jelang libur Natal dan tahun baru 2025 masih stabil hingga, Kamis (12/12/2024).
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Harga sembako di Kota Pariaman, Sumatera Barat, jelang libur Natal dan tahun baru 2025 masih stabil hingga, Kamis (12/12/2024).
Kadis Perindagkop Kota Pariaman Alyendra mengatakan, berdasarkan pantauan harian pihaknya belum terlihat adanya kenaikan yang signifikan untuk harga sembako.
Ia menerangkan sejumlah harga sembako yang mengalami penurunan adalah cabai merah, mengingat kondisi cuaca sering hujan beberapa waktu belakang.
"Tapi untuk harga kebutuhan lainnya masih stabil, meski kondisi cuaca sering hujan. Sepertinya tidak berpengaruh pada tren harga di daerah kita," ujarnya.
Kendati tidak ada ada lonjakan harga yang signifikan, pihaknya memperkirakan akan ada sedikit kenaikan harga untuk ayam.
Baca juga: Peringati Hut DWP ke-25, Pemkab Dharmasraya Gelar Senam Massal & Berikan Bantuan Sembako pada Lansia
Kenaikan harga ini menurutnya tidak akan besar karena pantauan pihaknya stok ayam eceran di warung masih banyak. Stok sembako lainnya seperti telur, beras dan lainnya di pasar masih banyak dan mencukupi hingga akhir tahun.
Hanya saja yang dikhawatirkan oleh Pemko adalah kondisi cuaca yang nantinya bisa menyebabkan gangguan pada transportasi darat.
"Kalau ada gangguan, mungkin akan berpengaruh. Soalnya stok pangan Kota Pariaman masih banyak berasal dari luar Kota Pariaman," ujarnya. (*)
| Serap Aspirasi dari Dunia Pendidikan, Wako Yota Balad Kunjungi Ponpes Ibnu Abbas di Pariaman Utara |
|
|---|
| Menilik Buayan Kaliang yang Tetap Eksis di Pariaman, Tradisi Lebaran Sejak 70 Tahun |
|
|---|
| Pria Ditemukan Meninggal di Mobil Pikap Parkir di Pariaman, Tubuh Basah Bensin |
|
|---|
| Wako Pariaman Beri Santunan dan Jamin Beasiswa Anak Warga yang Diduga Minum Racun |
|
|---|
| Kematian Wanita di Pariaman Diduga Minum Racun, Wako Yota Balad Tegaskan Bukan karena Faktor Ekonomi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kadis-perindagkop-dan-UKM-Alyendra.jpg)