Wali Kota Pariaman Genius Umar: Selama PPKM Mikro, Sektor Esensial Tetap Buka

Penulis: Wahyu Bahar
Editor: Saridal Maijar
Wali kota Pariaman Genius Umar saat ditemui wartawan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Senin (19/7/2021) siang.

Laporan wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Wali Kota Pariaman mengatakan, selama masa PPKM Mikro di daerahnya, warung-warung atau kedai tetap diperbolehkan untuk beroperasi, hingga pukul 20.00 WIB.

"Kedai tetap buka sampai pukul 8 malam, namun kedai – kedai yang menyangkut sektor esensial tetap dibuka seperti biasa, misalnya kedai sembako, obat-obatan, dan lain-lainnya," ungkap Genius.

Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan, bahwa PPKM Mikro diterapkan mulai tanggal 18 Juli 2021 hingga tanggal 25 Juli 2021.

Baca juga: PPKM Darurat, Pemko Bukittinggi Tidak Gelar Salat Idul Adha di Lapangan

"Demi menjaga keamanan masyarakat, PPKM Mikro akan dilakukan selama satu minggu, dan dibuka kembali jika status wilayah Kota Pariaman sudah menjadi lebih baik," jelas dia.

Wilayah Kota Pariaman sedang mengalami masa PPKM Mikro, berdasarkan instruksi Wali Kota Pariaman Nomor 01/ HKM/ 2021.

Peraturan mengenai operasional sektor esensial, tertuang dalam poin 8 B dari Instruksi tersebut.

Baca juga: PPKM Mikro di Kota Pariaman, Genius Umar Larang Warga Baralek, Kecuali yang Sudah Sebar Undangan

Adapun bunyi instruksi pada poin 8 B ialah sebagai berikut:

Sektor esensial (bidang kesehatan, pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% (seratus persen) dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat dapat beroperasi seperti biasa tetapi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, baik saat berada di Zona Merah, Orange, Kuning maupun hijau.

Selanjutnya, Poin 8 C menjelaskan tentang kegiatan makan minum ditempat umum.

Poin ini menyasar aktivitas di warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima,dan lapak jajanan. Baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi dipusat perbelanjaan.

Berikut uraiannya:

Makan/ minum ditempat sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari kapasitas, dengan jam operasional dibatasi sampai pukul 20.00 WIB dan diutamakan pelayanan tidak makan di tempat.

Pelaksanaan ketentuan poin ini, dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. (*)