Harga Cabai di Padang
Harga Cabai di Padang Turun, Pedagang Keluhkan Sepinya Daya Beli
Harga sejumlah bahan pokok, terutama cabai, di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Harga sejumlah bahan pokok, terutama cabai, di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.
Namun, kondisi ini justru tidak sepenuhnya membawa kabar baik bagi pedagang karena daya beli masyarakat ikut menurun.
Wek, salah seorang pedagang di Pasar Raya Padang, menyebutkan bahwa beberapa jenis cabai mengalami penurunan harga yang cukup signifikan, sementara jenis lainnya masih bertahan stabil.
“Cabai merah medan turun dari Rp34 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram. Cabai merah jenis jawa juga turun, dari Rp38 ribu ke Rp35 ribu per kilogram. Lalu cabai rawit juga ikut turun dari Rp35 ribu ke Rp33 ribu per kilogram,” ungkap Wek, Rabu (20/8/2025).
Meski demikian, ia menyebutkan bahwa cabai jenis setan masih bertahan di harga tinggi.
Baca juga: Diva Aurel Asal Tanah Datar Guncang Istana saat HUT RI, Ayah Beri Pesan Tetap Rendah Hati
“Jenis setan ori masih Rp36 ribu per kilogram, sedangkan jenis setan jantung Rp32 ribu. Harganya belum ada tanda-tanda turun sejak beberapa bulan terakhir, sebelumnya masih di bawah Rp30 ribu,” sambungnya.
Hal serupa juga disampaikan pedagang lainnya, Zelta. Menurutnya, penurunan harga cabai baru terlihat pada hari ini.
“Kalau hari ini harga cabai banyak yang turun. Baru hari ini turunnya,” ujar Zelta.
Ia merinci, cabai merah lokal Padang Aro turun cukup drastis dari Rp35 ribu ke Rp25 ribu per kilogram. Cabai Bukittinggi kini dijual Rp30 ribu dari harga sebelumnya Rp35 ribu, sedangkan cabai jawa berada di kisaran Rp35 ribu dari sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Menurut Zelta, stok cabai di pasaran saat ini cukup melimpah, yang menjadi salah satu faktor turunnya harga.
Baca juga: Harga Bawang Merah Turun Rp4.500 di Pasar Bawah Bukittinggi, Kini Dijual Rp43.500 Sekilo
“Stok cabai saat ini banyak tersedia, mungkin karena itu harganya ikut turun,” jelasnya.
Namun, di sisi lain, ia mengaku penurunan harga ini tidak diikuti dengan meningkatnya penjualan. Justru, daya beli masyarakat disebut mengalami penurunan drastis.
“Kalau biasanya bisa dapat Rp5 juta sampai Rp6 juta per hari, sekarang paling Rp2 juta sampai Rp3 juta saja,” ungkapnya.
Zelta berharap agar pemerintah bisa membantu meningkatkan kembali daya beli masyarakat, terutama di kawasan Pasar Raya Padang.
“Semoga ada perhatian agar ekonomi bisa lebih bergairah lagi, khususnya di pasar tradisional,” pungkasnya.(*)
| Mahasiswa PNP Diduga Akhiri Hidup, Pemilik Kos Kaget Temukan Korban dalam Kamar |
|
|---|
| Breaking News: Sesosok Mayat Laki-Laki Gegerkan Warga Limau Manis Padang |
|
|---|
| 3 Berita Populer Padang: Pemko Belum Terapkan WFH dan Polisi Bongkar Pengoplosan Gas Bersubsidi |
|
|---|
| 4 Berita Populer Sumbar: Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Makan Korban, Hari Pertama WFH ASN Pemprov |
|
|---|
| WALHI Sumbar: Minimal 60 Nyawa Hilang Akibat Tambang Ilegal Sejak 2012, Terbaru di Sijunjung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/HARGA-CABAI-Seorang-peddng-tampakd-menurun.jpg)