Kota Padang Panjang

Tumpahan CPO Akibatkan Jalan Padang Panjang-Bukittinggi Licin, Akses Lalin Sempat Macet

"Personel bergerak cepat mendapatkan sekam dan langsung ditutup menggunakan itu," terganggu.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Polres Padang Panjang
TUMPAHAN MINYAK - Kondisi jalanan yang terkena tumpahan minyak CPO dan ditutupi sekam agar tidak licin di Bukit Berbunga, Silaing Bawah, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), pada Kamis (31/7/2025). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PANJANG - Arus lalu lintas Padang Panjang menuju Bukittinggi sempat terganggu atau macet akibat tumpahan Crude Palm Oil (CPO) di Bukit Berbunga, Silaing Bawah, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), pada Kamis (31/7/2025) 06:30 WIB.

Akibat tumpakan CPO atau minyak kelapa sawit mentah yang dihasilkan dari buah kelapa sawit membuat jalan menjadi licin dan akses lalu lintas terganggu.

Diketahui juga untuk daerah Kota Padang Panjang yang dikenal dengan julukan Kota Serambi Mekkah terletak di tengah-tengah wilayah Sumbar, tepatnya di daerah pegunungan antara Bukittinggi dan Padang.

Secara geografis, Padang Panjang berada di lereng Gunung Marapi dan berdekatan dengan Kota Bukittinggi dan Kabupaten Tanah Datar.

Baca juga: Cek Fakta dan Klarifikasi: Isu Kemunculan Ikan Paus Beluga Terkait Gempa Rusia Adalah Hoaks

Terkait adanya tumpahan CPO tersebut dibenarkan oleh Kasat Lantas Polresta Padang Panjang, Iptu Jamalluddin saat dikonfirmasi TribunPadang.com.

"Benar tadi ada tumpahan minyak di Bukit Berbunga, Silaing Bawah," ujar Iptu Jamalluddin.

Akibat tumpahan tersebut, akses lalu lintas sempat terganggu karena tidak bisa lewat.

"Hal ini juga dapat berakibat fatal terjadinya kecelakaan," ucapnya.

Baca juga: Gunung Marapi Sumbar Erupsi Pagi Ini, Pos PGA Bukittinggi: Kolom Abu 400 Meter di Atas Puncak

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Jamalluddin 31/7/2025
TUMPAHAN CPO- Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Jamalluddin saat memberikan keterangan, Kamis (31/7/2025). Iptu Jamalluddin sebut akses lalu lintas sempat terganggu akibat tumpahan CPO, namun sudah kembali lancar.

Baca juga: Kijang Super vs Hiace di Jalur Lingkar Solok-Padang, 9 Korban Dilarikan ke RSUD M Natsir

Iptu Jamalluddin juga membantah terkait pemberlakukan akses lalu lintas buka tutup.

"Tidak buka tutup, kendaraan tidak bisa lewat dari atas maupun bawah. Jadi, harus menunggu," ujarnya.

Kata Iptu Jamalluddin, beruntung personel Polres Padang Panjang dengan cepat mendapatkan sekam (serpihan kayu).

"Personel bergerak cepat mendapatkan sekam dan langsung ditutup menggunakan itu," terganggu.

Setelah sekam tersebut diaplikasikan untuk tumpahan CPO, akses lalu lintas sudah kembali lancar pada pukul 08:00 WIB.

"Sekitar jam 08.00 sudah lancar kembali," pungkas Iptu Jmalluddin. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved