Pemkab Dharmasraya
Kadis Dagperinkop Dharmasraya Sebut Koperasi Merah Putih Tak Tumpang Tindih dengan Bumnag
Kedua lembaga tersebut memiliki karakteristik berbeda dan justru bisa saling melengkapi dalam memperkuat ekonomi desa.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Dagperinkop) Kabupaten Dharmasraya, Nofriadi Roni, menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih di Dharmasraya tidak akan tumpang tindih dengan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag).
Hal itu dilakukan dengan cara kolaborasi program yang dijalankan hingga saling menguatkan.
Kedua lembaga tersebut memiliki karakteristik berbeda dan justru bisa saling melengkapi dalam memperkuat ekonomi desa.
“Kopdes ini milik warga nagari sementara Bumnag itu milik pemerintah nagari. Jadi bukan tumpang tindih, tetapi bagaimana koperasi desa merah putih ini bisa memberi manfaat sebanyak-banyaknya untuk warga,” katanya saat dihubungi Kamis (5/6/2025).
Baca juga: Petani Solok Terancam Rugi Besar Akibat Kemarau Dua Pekan Lebih, Tanaman Bisa Gagal Panen
Ia juga menjelaskan seluruh nagari di Kabupaten Dharmasraya telah melakukan Musyawarah Nagari Khusus (Musnagsus) pembentukan Koperasi Merah Putih.
“Alhamdulillah kita 100 persen sudan Musnagsus pembentukan Koperasi Merah Putih di semua nagari,” katanya.
Kabupaten Dharmasraya lanjutnya, akan memiliki 52 Koperasi Merah Putih, yang mana satu nagari terdapat satu Koperasi Merah Putih.
Sampai tanggal 2 Juni 2025 sudah ada 18 Koperasi Merah Putih yang memiliki akta notaris.
Baca juga: 52.090 Orang Terdata Sebagai Penerima Daging Kurban Idul Adha 2025 di Pariaman
“Untuk selebihnya ada yang menunggu akta notaris selesai atau sedang membuat aktanya,” terangnya.
Lanjut Nofriadi Roni, setelah seluruh Koperasi Merah Putih di Dharmasraya memiliki akta notaris maka pengurus koperasi akan diberikan pelatihan.
“Kita tentu harus memberikan pembekalan pada pengurus koperasi sebelum launching nasional 12 Juli nantik hingga mereka paham apa yang akan dikerjakan,” ucapnya.
Pembentukan Koperasi Merah Putih ini, sebagai bagian dari upaya menguatkan ekonomi kerakyatan.
Koperasi Merah Putih dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal jika dibina secara berkelanjutan. (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)
| Jelang Lebaran, Bupati Dharmasraya Larang ASN Terima Gratifikasi dan Pakai Mobil Dinas untuk Mudik |
|
|---|
| Kejar Target Akhir Maret 2026, Dharmasraya Percepat Pemasangan 700 Titik Lampu Jalan |
|
|---|
| Bangunan Tua dan Arah Kiblat Tak Presisi, Masjid Nurul Iman di Solsel Dipugar, Butuh Rp3,7 M |
|
|---|
| Tanpa Sekat, Bupati Annisa Duduk Bersama Anak Yatim dan Bagikan Bingkisan Lebaran |
|
|---|
| Bupati Dharmasraya Terbitkan Aturan Ramadan 2026, Hiburan Tutup Total, Warung Tak Boleh Buka Siang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/vProgram-ini-digagas-seun-2025.jpg)