Liga Champions 2025

Final PSG Vs Inter Milan, Penggawa Les Parisiens Bongkar Strategi Hadapi Nerazzurri, Menebar Ancaman

Tersiar kabar bahwa ada pemain PSG yang menakut-nakuti Inter Milan Menjelang final Liga Champions, pada 31 Mei 2025 waktu setempat atau 1 Juni  2025 W

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TWITTER.COM/INTER_EN
PSG BONGKAR STRATEGI - Ada kabar penggawa PSG berniat dengan sengaja untuk membongkar strategi yang dipakai pelatih Luis Enrique guna meladeni Internazionale atau Inter Milan. Dijadwalkan babak final Liga Champions PSG vs Inter Milan pada 31 Mei mendatang perhelatannya di Muenchen, Jerman. 

TRIBUNPADANG.COM, MUNICH - Tersiar kabar bahwa ada pemain PSG yang menakut-nakuti Inter Milan Menjelang final Liga Champions, pada 31 Mei 2025 waktu setempat atau 1 Juni  2025 WIB mendatang.

Adapun penggawa PSG berniat dengan sengaja untuk membongkar strategi yang dipakai pelatih Luis Enrique guna meladeni Internazionale atau Inter Milan.

Sebagaimana yang telah dijadwalkan babak final Liga Champions PSG vs Inter Milan pada 31 Mei mendatang perhelatannya di Muenchen, Jerman.

Sebelumnya, keberadaan PSG di laga puncak cukup mengejutkan jika meneliti posisi di papan klasemen.

Pasalnya, semasa fase liga, PSG hanya finis di peringkat 15 sementara Inter mantap di posisi ke-4.

Les Parisiens bahkan sempat nyaris gagal lolos ke fase knock-out karena hanya menempati ranking 25 pada matchday 4 hingga 6.

Akan tetapi, tim asuhan Luis Enrique kemudian menemukan performa terbaik.

Mereka mengalahkan 4 klub Liga Inggris yakni Man City, Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal dalam perjalanan lolos ke final.

Baca juga: AC Milan Terseok-seok hingga Vonis Absen Ikut Liga Level Eropa, Scudetto Akhirnya Milik Napoli

Seminggu menjelang laga pamungkas menghadapi Inter Milan, PSG menebar perang urat syaraf.

Salah satu gelandang mereka, Vitinha, dengan percaya diri malah membongkar taktik yang dipakai Enrique.

Menurut pemain asal Portugal itu, taktik Enrique menyulitkan bagi semua lawan PSG.

Tentu saja itu akan termasuk Inter di final Liga Champions nanti.

"Tim ini memulai musim dengan prinsip yang sangat jelas dan pelatih mencoba memasukkan lebih banyak mobilitas," kata pemain kelahiran 13 Februari 2000 itu.

"Hari ini, pemain nomor 6 bisa menjadi nomor 8, nomor 8 bisa menjadi 10, seseorang bernomor 10 bisa menjadi 6."

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved