Demo Pedagang Permindo

BREAKING NEWS : Ratusan Pedagang Permindo Padang Gelar Demo, Tolak Pindah ke Pasar Raya Fase VII

Ratusan pedagang yang mayoritas berjualan di sekitar Jalan Permindo, Kota Padang, Sumatera Barat, mendatangi Rumah Dinas Walikota Padang

|
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
AKSI DEMO PEDAGANG : Sejumlah pedagang Jalan Permindo saat melakukan aksi demo ke Rumah Dinas Walikota Padang, Selasa (27/5/2025). Para pedagang meminta agar diberikan solusi terbaik dan menolak dipindahkan ke Pasar Raya Fase VII. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ratusan pedagang yang mayoritas berjualan di sekitar Jalan Permindo, Kota Padang, Sumatera Barat, mendatangi Rumah Dinas Wali Kota Padang untuk menyampaikan aspirasi, Selasa (27/5/2025).

Pantauan TribunPadang.com di lapangan, tampak ratusan pedagang tersebut memulai aksi sekira pukul 16.30 WIB.

Sejumlah pedagang juga tampak membawa sejumlah kain bewarna hitam yang diikatkan ke sebatang kayu.

"Kita datang kesini untuk menyampaikan aspirasi kami sebagai pedagang di Jalan Permindo yang merasa terzholimi," teriak salah seorang orator aksi.

"Tolong pak Wali juga mengatur dan mengusut tuntas oknum-oknum anggota Satpol PP yang menertibkan kami secara paksa, banyak rekan-rekan yang terluka, bahkan sampai ada yang dirawat," sambungnya.

Baca juga: Jaga Stabilitas Keuangan dan Perbankan, LPS Sesuaikan Tingkat Bunga Penjaminan

AKSI DEMO PEDAGANG :  Sejumlah pedagang Jalan Permindo saat melakukan aksi demo ke Rumah Dinas Walikota Padang, Selasa (27/5/2025). Para pedagang meminta agar diberikan solusi terbaik dan menolak dipindahkan ke Pasar Raya Fase VII.
AKSI DEMO PEDAGANG : Sejumlah pedagang Jalan Permindo saat melakukan aksi demo ke Rumah Dinas Walikota Padang, Selasa (27/5/2025). Para pedagang meminta agar diberikan solusi terbaik dan menolak dipindahkan ke Pasar Raya Fase VII. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Sementara itu, perwakilan pedagang, Muhammad Yani yang juga selaku Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia Sumbar, mengatakan bahwa solusi yang diberikan Pemko Padang hanya tinggal janji.

"Solusi dari pak Walikota hanya tinggal janji, karena semuanya dilimpahkan kepada Dinas Perdagangan. Selama ini kami mendampingi kawan-kawan yang belum mendapatkan tempat di Fase VII masih banyak. 600 kios yang ada, sementara itu 800 pedagang yang akan dimasukan, hari ini malah dipaksakan lagi masuk ke Fase VII," jelasnya.

"Dulu juga pernah 40 lebih pedagang sudah mengambil nomor looting, tapi malah memberikan kios yang sudah berisi pedagang, jadi sama saja ini membenturkan kita sesama pedagang," sambungnya.

Yani juga meminta agar Pemko Padang menijau ulang kondisi dan keadaannya di pasar, karena masih banyak pedagang yang belum dapat tempat.

Yani beserta pedagang lainnya tetap tegas untuk berdagang di Jalan Permindo hingga diberikan solusi yang tepat.

Baca juga: Bukan Larangan Total, Disdik Sumbar Hanya Terapkan Pembatasan Ponsel di Sekolah

"Kita juga akan tetap menolak untuk dipindahkan, karena lokasi dan tempat di Fase VII tidak nyaman untuk ditempati kawan-kawan pedagang," ujarnya.

"Kita tegaskan bahwa kita akan tetap berdagang di permindo hingga ada solusi dari Dinas Perdagangan dan Pemko Padang," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved